Lucky Book

Lucky Book
Masihlah dimulai


__ADS_3

Tony membayar semua bayaran pengobatan hingga pak Robert bisa pulang.


lalu bulldog datang, "maaf pelanggan atas apa yang terjadi".


Tony hanya terdiam dan dia tidak menyalahkan mereka karena kejadian ini, Tony pergi meninggalkan bulldog disana.


setelah kejadian itu Tony terbang ke tempat yang tenang, yaitu sebuah pulau terbengkalai di bagian selatan kota ini, dia masih menyalahkan dirinya atas kejadian yang menimpa pak Robert, Karena dia masih tidak bisa tenang dia pergi ke rumah Rin, atau bisa dibilang kontrakannya.


dia mengetuk pintunya, ketukan demi ketukan, lalu Rin keluar dari balik pintu itu, setelah mendorong pintunya dia melihat Tony yang sepertinya sangat murung sekali, "sayang masuk ayo masuk, duduk disini biar ku ambilkan minum".


Tony duduk termenung, entah kenapa ketika dia mengingat kejadian itu Tony begitu kesal dan marah sekali, "aku tahu masalahmu, mari kau bisa menangis di pelukanku", Tony memeluk Rin dan menangis atas rasa bersalahnya, Tony takut jika pak Robert tidak selamat.


atau tidak bisa menafkahi 4 anaknya dirumah, "cup, sudah lihat aku, ini bukan salahmu, jangan terus menyalahkan dirimu sendiri sayang, sepertinya kau lelah kebetulan aku juga capek mari tidur".


malam hari, Tony tertidur di pelukan Rin, pelukannya begitu hangat dan sangat nyaman sekali, dan dia bisa tenang untuk beberapa saat, [tuan, anda ...... begitu marah?].


.


.


esok paginya Tony terbangun, tidak ada Rin di kasur itu, dia lalu memakai bajunya karena dia telanjang, Tony mendengar suara kompor di dapur.


rupanya Rin sedang memasak ayam goreng bersama beberapa makanan yang lezat, "Rin kau bisa memasak?, Tak kusangka ". ucap Tony sembari memujinya, Rin yang dipuji tersipu malu, "ah, jangan menggodaku, ayo makan bersama".


"wah ini enak, sudah cocok sepertinya menjadi isteri", Tony merayu Rin yang sedang makan hingga tersedak, "sayang kau tak apa, minum air ini", Tony memberikan air pada Rin yang sedang tersedak makanannya.


di dalam isi pikiran Rin, dia begitu senang ketika mendengar kata istri dan membuatnya semakin cinta pada Tony,.


"sayang aku berangkat dulu,"


"baik, sampaikan salam ku pada ayah dan ibumu Tony ketika sudah pulang".


"baiklah!!"


Tony berangkat untuk bekerja, di perjalanan menuju tempatnya, dia bertemu Andre yang akan berangkat ke kuliah, dia juga sudah diterima sebagai salah satu pemain di klub kota mereka, walaupun ada di tim junior Tony yakin dia akan ke skuad utama.


mereka saling menyapa, dan bercanda walaupun Tony menyembunyikan masalahnya, Andre tahu jika dia memiliki masalah, tapi dia memilih tidak menanyakan karena dia berfikir jika dia menanyakan itu akan membuatnya tersinggung.


"fiuh jalan kita berbeda!!, hey Tony jika kau ada sesuatu yang ingin diungkapkan kau tahu harus kemana kawan"

__ADS_1


"oh oke, hey jangan lupa kau harus masuk ke tim utama, jika tidak aku tidak akan mengajak bicara,"


"lihat saja, dalam waktu dekat aku akan masuk ke skuad utama"


mereka berpisah dengan jalan yang berbeda, Tony sampai di gedungnya, dia berjalan seperti biasa ke ruangannya dan berkeliling sebentar, pendapatan mereka menaik pesat semenjak aplikasi itu dibuat.


gaji mereka juga sudah diberikan, jadi mereka masih bersemangat kerjanya, di dalam kepalanya masih mengingat kejadian kemarin, namun kali ini dia begitu tenang dan fokus pada pekerjaannya.


.


"bos ada seseorang yang ingin menelepon Anda", ujar seorang pegawainya, "baik sambungkan".Tony menyapanya tidak ada suara, Tony tetap menunggu hingga melewati 5 menit, dia akan menutup teleponnya namun tiba-tiba.


"bos Tony jangan ditutup dulu, ini aku ketua naga langit, maaf atas ketidakbecusan saudara saudara ku, apakah kau ingin menghukum mereka , supaya kau puas?".


Tony melotot mendengar suaranya yang terdengar tidak asing di ingatanya, seakan mereka pernah bercakap dimasa lalu.


"tidak usah lagi pula itu bukan ulah mereka", Tony menjawab pertanyaannya, "baiklah, karena ini pekerjaan seminggu masih ada beberapa orang yang ku kirim ketempat mu, menarik!!!".


Tony berusaha mengingat suara siapa itu, lalu Tony ingat jika dia mempunyai lucky, "lucky analisis suara siapa itu, ".


[baik tuan]


mendengar nama itu Tony baru menyadari jika orang yang menelepon ia tadi adalah seorang walikota kota ini, yang namanya sama, namun dia belum pernah turun langsung dalam bisnisnya, dia lebih sering disebut, unknown.


chull ini salah satu politisi yang dihormati disana karena kebaikannya dan keberaniannya melawan suatu hukum yang dinilai tidak adil, akibatnya dia memiliki banyak musuh, dia berhasil membantu penangkapan korupsi besar-besaran dan dinobatkan sebagai walikota terbaik di negara ini.


.


.


.


waktu pulang sudah tiba, Tony pulang telat karena ada beberapa berkas yang harus di tandatangani, saat masuk ayahnya menanyakan mengapa kemarin dia tidak kesana, Tony menjawab jika dia pergi kerumahnya Rin untuk menginap.


"ouh nak Rin, yasudah sana".


namun baru saja Tony membuka jasanya, terdengar suara tangisan dari ruang tamu, dan setelah di cek itu Nina yang menangis.


melihat adik kesayangannya menangis Tony menanyakan kenapa, tapi Nina tidak ingin menjawabnya.

__ADS_1


untuk itu Tony kembali ke kamarnya dan menyuruh lucky menunjukan kamera cctv yang pernah dilewati Nina.


Nina pulang malam karena ada pesta ultah temannya.


semua sudah diperlihatkan, hingga sampailah di satu kamera cctv di tempat sepi, saat dia dalam perjalanan pulang, dia melihat adiknya diikuti 3 orang lelaki, yang ternyata mereka teman sekelasnya Nina. disana Tony melihat adiknya yang sedang dilecehkan bertiga, beruntungnya ada tetangga mereka yang melewati jalan itu dan membuat mereka bertiga lari.


"adik kesayangannya ku, di lecehkan, tangan mereka menyentuh bagian sensitifnya, kalau begitu kalian harus membayarnya Malam ini", kemarahannya seketika memuncak, aura membunuhnya begitu kuat, satu apartemen itu berguncang, mereka yang ada didalam mengira itu adalah gempa, namun mereka tidak tahu jika itu ulah Tony yang marah.


dia lalu membuat replika dirinya untuk tidur di kasurnya agar orang tuanya mengira dirinya sedang tidur.


di tempat sampah itu sendiri, mereka bertiga sepertinya sedang mabuk, namun saat tadi mereka dalam keadaan sadar, Tony sendiri membuat topeng wajahnya agar tidak bisa dikenali.


"weuih kawan, si Nina itu hampir ku masukan alatku, hahahaha".


"aku memegang ******, mukanya yang cantik membuatku *****"


"hahaha hahaha hahaha"


mereka sedang bersenang-senang di sebuah gudang kosong, Tony sudah ada di atas gedung itu, matanya bercahaya, auranya semakin kuat sekarang.


"lucky aktifkan aura raja iblis dan juga kemampuan nya "


[baik tuan]


suasana berubah jadi sunyi, Tony masuk lewat pintu depan dengan badasnya.


pertama Tama Tony membuat mereka pingsan dengan auranya yang kuat kedua Tony memborgol mereka.


hingga saat mereka sadar tony sudah memborgol mereka tanpa lengan dan kedua kaki mereka, "kalian orang orang berdosa yang harus segera dihukum, tangan dan kaki kalian adalah hukuman pertama".


"ahhhh sialan akan ku telfon ayahku dan menghabisi mu, lihat saja hahahaha" seorang bajingan itu mengertak Tony .


"ouh itu bagus, dengar ini baik baik, akan kubunuh kalian, mau itu kalian anak seorang presiden,malaikat bahkan dewa sekalipun aku tidak takut kalian DENGAR!!!".


di gudang itu ternyata sudah dipasangi penghalang sehingga orang orang tidak akan melihat mendengar bahkan merasakan mereka, Tony yang mengeluarkan aura iblisnya membuat mereka begitu takut dan gemetar, lalu ........" aghhhhh sakit sekali aghhhhh". Tony memotong kejantanan milik mereka dan juga meneguk kan mereka sebuah cairan yang membuat mereka tidak akan bisa berbicara bahkan hingga mereka mati.


[terima kasih, cairan dari neraka sudah terkirim].


merasa sudah puas Tony pergi dari sana meninggalkan mereka yang masih diborgol di atas tiang, tanpa lengan, kaki,alat kelamin, mulut dan pendengaran, agar mereka tersiksa seumur hidup mereka .

__ADS_1


__ADS_2