
mendengar perkataan barusan Lee memanggil kembali Tony dengan perasaan terkejut.
dan menyuruhnya duduk, untuk itu Tony duduk disamping tuan Lee.
"tunggu apakah benar perkataan mu tadi"
dengan wajah penuh penasaran.
Tony mengangguk dengan santai, lalu tuan Lee menanyakan uang dari mana itu dan mengapa seorang anak SMA mempunyai uang sebanyak itu.
Tony menghela nafasnya sebentar.
"tuan Lee apa keperluan tuan Lee menanyakan hal itu, lagi pula jika uang itu bermasalah aku juga yang kena, kan".
tuan Lee mengatakan dalam hatinya jika perkataan Tony ada benarnya, dia hanya orang yang baru mengenal Tony serta hanya penjual saja, serta pebisnis saja.
tapi dia masih penasaran bagaimana seorang anak SMA bisa mempunyai uang yang sebegitu banyaknya di umurnya yang muda.
"baiklah tuan Lee, akan ke beritahu secara jelas padat. namaku Tony aku bersekolah di SMA Luwoon, pekerjaan masih pelajar. pekerjaan sampingan bermain main dengan pasar saham di depan komputer ku yang usang, sudah jelas".
Tony mengatakannya dengan begitu meyakinkan, Tony tidak ingin berkata bahwa uangnya keluar dari langit atau berbicara pada sistem, pasti tuan Lee akan menganggapnya kurang waras.
tuan Lee langsung memberikan kesimpulan jika Tony adalah anak jenius yang sangat ahli dalam bidang pasar saham dan bisnis lainnya, untuk itu dia memberikan kartu namanya serta nomor siapa tau Tony ingin berbisnis lagi dengannya.
"maaf atas hal tadi Mr T. kalau begitu aku pergi dulu"
tuan Lee pergi dengan muka penuh keringat dan jasnya juga basah karena keringatnya, ketika tuan Lee sudah pergi Tony mengeluarkan nafasnya dengan muka yang berubah ke panik.
"fiuh sial, tuan Lee orang yang penasaran"
dia tidak menyangka , dia menyebutkan kalau dia anak SMA, lalu seorang pelayan cafe itu menghampiri Tony dan menanyakan biaya yang habis dari makanan yang mereka berdua pesan.
Tony tidak memakan apapun hanya air tapi tuan Lee memakan cukup banyak makanan, dan sialnya dia belum bayar."orang tua ini!!!"
dengan terpaksa Tony memberikan uang yang dia simpan di meja serta uang tips nya.
"eh orang itu sudah pergi". seorang pelayan wanita tadi
dia membuka di bawah gelas itu tersimpan bayarannya serta permintaan maaf atas kejadian berisik tadi, pesannya hanya berharga 20$ saja tapi Andre memberikan 100$ yang membuat si pelayan kaget, untuk itu dia menyombongkan uang tip nya pada teman temannya.
Tony pergi dari sana membawa kantong kresek yang berisi uang, dia memasukannya ke kantong celananya agar nantinya dirumah tidak ditanyakan apa itu dan berbagai pertanyaan lain.
"aku pulang".
__ADS_1
dia membuka pintu ayah sudah membereskan barang barang dan koper yang besar. dengan muka keheranan Tony bertanya ada apa dan mengapa.
"yah Tony maaf, ayah tidak bisa membayar uang bulanan untuk kita tinggal, gaji ayah dibayarkan lusa jadi ayah tidak bisa beralasan lagi".
rupanya hari itu tanggal akhir bulan dan mereka belum membayar biaya sewa apartemen mereka, membuat mereka harus pergi dari sana secepatnya.
dengan muka marah dia menutup pintunya lagi dan pergi ke ruangan si pemilik, Tony mengetuk pintunya,"Hallo pak Agus ada", dia masuk si pemilik adalah pak Agus yang rumahnya di samping apartemen itu.
"hey Tony ada apa, aku hari ini baru pulang dari liburan". dengan muka senang
Tony lalu menanyakan berapa biaya sewa tempat ini, pak Agus mengatakan jika biayanya dan mengatakan pada Andre agar segera keluar dari apartemennya.
"pak Agus berapa biaya setahun".
pak Agus lalu mengetik di kalkulatornya dan sekitar 10.000$, pak Agus mempertanyakan sekali lagi mengapa Tony menanyakan hal itu.
"pegang ini pak Agus dan hitung, aku yang akan membayarnya", Tony meletakan uangnya di meja itu".
"oke tunggu ", dia lalu menghitung jumlah uangnya, lembaran demi lembaran, ribuan demi ribuan.
setelah menghitung uangnya ternyata lebih 500$, pak Agus mengembalikannya pada tony namun Tony menolak.
"itu biaya satu tahun apartemen keluarga ku pak Agus, dan uang yang lebih itu untuk colokan di dalam kamarku yang rusak".
"oke, aku tidak perlu tau kau mendapatkan uang dari mana asalkan kau membayar aku oke. tony aku tahu kau tidak akan pernah melakukan hal yang buruk Tony jadi selamat sore".
"oh ya aku lupa aku akan menelepon telepon rumahmu oke jadi tahan orang tuamu agar tidak keluar".
Tony kembali ke rumahnya dengan segera dan mencegah ayah dan ibunya yang sudah keluar dari pintu dan akan mengunci pintu itu, mereka berdua menanyakan mengapa pada Tony, namun Tony menyuruh mereka untuk melihat telepon rumah.
"oke Tony, jangan terburu buru ayah akan melihat telepon rumah kita" .
adiknya menanyakan pada tony sebenarnya apa yang terjadi, Tony mengatakan pada Nina kalau dia sudah membayar biaya sewa rumah mereka dan sudah membayarnya bahkan setahun penuh.
adiknya yang mendengar itu hanya tertawa dan menyuruh Tony untuk tidak bercanda begitupun ibunya.
"nak tak apa , kita bisa cari tempat lain"
setelah menunggu beberapa lama ayahnya keluar dari ruangan itu, dia melihat ke arah Tony lalu memasukan tas mereka kembali ke ruangan itu.
Nina dan ibunya lili juga melihat pada Tony, namun Tony membalas mereka dengan senyuman tulusnya.
"baiklah Tony jelaskan pada ibu dan ayahmu ini sebenarnya ada apa ini?"
__ADS_1
Tony menyuruh mereka untuk tenang dan duduk di sofa.
"oke baiklah akan ku jelaskan secara singkat dan padat, selama aku masuk pertama ke SMA aku selalu menyisihkan uangku di tempat rahasia ku, dan aku mencoba mempelajari apa itu pasar saham serta menulis karya novelku saat aku senggang di komputer kamarku."
"selama setahun aku mempelajari terus menerus hingga aku ahli dalam hal itu. setiap malam aku mempelajarinya dengan rinci dan juga saksama, hingga aku mencobanya aku tidak mengira itu akan membuat uangnya menjadi berlipat-lipat aku terus begitu hingga mendapatkan keuntungan bersih 500.000$ dan begitulah"
"penjelasannya sangat rinci Tony, ayah percaya"
ayahnya yang mendengar itu mengerti dengan penjelasan Tony dan mempercayai itu, sementara ibu dan Nina hanya melongo dan tidak mengerti apa yang dikatakan Tony, "nanti biar aku jelaskan sayang", ayahnya mendekati Tony memeluknya dengan erat dan mengucapkan terima kasih kepada anaknya itu.
disusul oleh ibunya dan adiknya yang begitu emosional.
setelah momen emosional itu mereka kembali membereskan barang barang mereka pada tempatnya, dan membuat hubungan mereka semakin erat.
"apakah anak ibu ini masih pelajar". ibunya menggodanya
"ah ibu tentu saja, anak ibu ini masihlah pelajar SMA biasa".
berpindah di studio tumboo, para karyawan sedang membereskan barang barang nya untuk pergi dari sana, karena mereka mendengar studio ini akan dijual pada orang lain.
lalu tuan Lee masuk dengan wajah ceria, dia lalu menghampiri para pegawai dan menanyakan mereka sedang apa?.
lalu seorang pegawai wanita maju dan mengatakan apa yang sedang mereka lakukan.
"kami sedang membereskan barang-barang kami tuan Lee kan sudah menjual studio ini"
tuan Lee lalu menyampaikan sesuatu pada mereka disana.
"memang studio ini di jual, tapi kalian sedang apa, membereskan barang-barang kalian?. pemilik baru bilang jika dia tidak ingin karyawan baru dan juga ingin memperkerjakan pegawai lama, dimana si penulis".
tuan Lee menanyakan penulis mereka pada orang disana.
seorang pria mengatakan jika orang itu sudah pergi lebih awal karena mendengar kabar penjualan studio ini, lalu tuan Lee menyuruhnya orang itu untuk menelepon si penulis.
"telepon dia dan katakan kalau aku memanggilnya kembali".
setelah itu pegawai itu meneleponnya dan dia berkata si penulis menyetujui hal itu.
"bos dia mau"
"oke ada satu pengumuman lagi, pemilik baru memegang semua kendali di sini jadi aku tidak terlibat apapun, aku hanya akan menyampaikan apa yang dia pesan."
"pemilik ingin meluaskan studio ini ke gedung sebelah dan memberikan beberapa fasilitas yang nyaman untuk kalian, serta dia akan datang Minggu depan, entah ingin apa dia datang tapi kalian harus bersikap sopan oke".
__ADS_1
para karyawan kaget, karena selama 2 tahun terakhir tidak ada yang ingin membeli studio ini, dikarenakan berbagai alasan, bahkan penjualan mereka menurun dari hari ke hari, tapi mengapa ada seseorang yang ingin membeli studio ini bahkan, dia ingin membuat studionya diperbesar.
"aku penasaran siapa orang ini"