Lucky Book

Lucky Book
angkanya kebanyakan


__ADS_3

di sekolah para murid yang sudah menyelesaikan ujian kemarin sedang menunggu pemberitahuan kelulusan di kelasnya masing masing, dikarenakan bebas anak anak menggunakan baju bebas kesekolah tanpa terkecuali, Tony menggunakan jaket dan celana pendek saja kesekolah.


di ruang guru, guru sedang rapat karena banyak dari hasil ujian yang tidak sesuai ekspektasi mereka, banyak yang mendapatkan nilai dibawah 70 dan anak anak yang ingin naik kelas dan lulus harus memiliki nilai ujian diatas 70 itu peraturannya, dan saat keributan itu Bu Sri baru datang dan melihat keributan tersebut.


dia berjalan ke kantornya dan memberi perhatian pada guru guru di ruang guru itu yang sejak tadi heboh, "selamat siang ibu ibu dan bapak bapak pasti saudara sekalian bingung bagaimana bisa ini, karena peraturan yang mewajibkan nilai lebih dari 70 oke, untuk itu saya selaku kepala sekolah tadi malam menelepon bupati dan menjelaskan masalah yang terjadi, jadi kami menyepakati jika ada murid murid yang yang memiliki nilai dibawah 70 maka mereka tidak diperbolehkan libur saat liburan musim panas".


seorang guru mengangkat tangannya dan menanyakan ke Bu Sri jika anak anak hanya diberi waktu 3 Minggu saja untuk liburan mereka jadi jika dipotong pastinya akan banyak anak anak yang memperoleh pada mereka, ibu Sri menjawab pertanyaannya jika jumlah hari liburannya akan sama dan tidak akan di ubah, cuman nanti setelah minggu ini anak anak yang nilainya kurang tadi harus datang ke sekolah dengan baju bebas dengan catatan tidak wah atau mecing, dan harus mendapatkan ujian tambahan yang hanya 3 jam setiap harinya.


setelah Bu Sri menyampaikan itu selembaran dibuat dan di tempel di Mading sekolah, keributan baru dimulai murid murid berdatangan ke Mading sekolah dan membaca berita itu, ada yang tidak setuju dan ada yang oke oke saja, dan yang tidak setuju juga tidak bisa apa apa, karena ini juga untuk kebaikan mereka.


"hey Tony ini kartunya, emang kau mau apa membuat rekening segala?". budi menghampiri Tony


Tony menjelaskan dengan singkat dan jelas jika dia akan memulai bisnisnya sendiri saat lulus sekolah besok, Budi pun pergi berlalu dan Tony pergi ke kantin untuk menemui Rin disana.


dikantin sudah ramai satu kelasnya yang menunggu Tony.


"hey Tony kemari kau lama kita ingin mengambil foto kelas kita untuk kenang kenangan" ketua kelas memanggil Tony


setelah acara itu selesai Tony menghampiri Rin dan menanyakan apa yang akan dilakukan Rin setelah lulus nanti, Rin menjawab jika dia akan melanjutkan ke bangku kuliah agar dapat menggapai mimpinya yaitu menjadi dokter.


"bagus, kau pasti bisa cantik" dengan nada menggoda

__ADS_1


Rin juga mempertanyakan pertanyaan yang sama pada Tony. Tony menjawab jika dia ingin membangun sebuah perusahaan dari nol. Rin yang dari tadi mendengarkan Tony tidak sadar jika bajunya basah karena tumpahan dari botol es.


melihat itu Tony membuka jaketnya dan memakaikan jaketnya pada celananya agar tidak terlihat basahnya, dan Tony sekarang hanya menggunakan baju polos saja.


"maaf sayang ini salahku" Rin dengan nada bersalah


"sudah itu tidak sengaja ayo ke kelas katanya wali kelas akan mengumumkan siapa yang lulus".


mereka lalu berjalan untuk masuk kelasnya, Andre yang dari tadi memesan makanan tidak jadi dan menyusul Tony dengan tergesa-gesa, diperjalanan ke kelas banyak wanita yang menyala Tony di karenakan pertandingan Minggu lalu Tony menjadi terkenal, dan lagi sekarang Tony hanya menggunakan kaos polos dan lengan pendek yang membuat bentuk tubuhnya yang sixpack terlihat.


"sayang jangan lihat merekaaa" Rin yang sepertinya cemburu


Andre menanyakan pada Tony dimana silfi, Rin memotong dan mengatakan jika silfi tadi ada di luar dan melakukan bersih-bersih, "hey kalian duluan saja nanti aku akan menyusul, dan satu lagi Tony jika aku terlambat masuk katakan padaku apa yang wali kelas kita katakan oke". Andre pergi ke bawah untuk menemui silfi.


wali kelas berkata semua murid di kelasnya akan lulus namun dia mengecualikan sesuai ada beberapa yang lulus dengan syarat, yaitu harus mengikuti ujian Minggu depan saat liburan dan bagi siapa yang satu hari saja tidak datang dan absen maka akan diberikan sanksi yang sangat berat, ucap wali kelas penuh keseriusan.


disebutlah nama nama yang akan lulus dengan syarat satu persatu disebutkan, ada sekitar 5 orang dikelas Tony dan salah satunya adalah Andre. lalu Andre yang baru masuk menanyakan pada Tony apa yang terjadi dan Tony menjelaskannya dengan santai, "oh sial, tapi tidak apalah, lagipula ini salahku aku kurang belajar. oh ya Tony apa kau tahu tempat dimana aku bisa membeli chapter terbaru komik yang kubaca ini".


"coba kulihat.... dimana bagian depannya ini? dari studio mana diproduksinya".


melihat ada tulisan studio tumboo Tony mengatakan jika chapter terbaru komik itu akan segera rilis Minggu depan dengan chapter yang sangat menegangkan, ucap Tony. Andre menanyakan bagaimana Tony bisa tahu info itu.

__ADS_1


panik dengan pertanyaan itu Tony menjelaskan jika dia mendapatkan informasi dari sebuah blog dari internet tadi pagi dan dia juga ingin membelinya, world of sevty adalah komik yang ceritanya sangat kompleks dan menarik Tony yang sudah tau ceritanya akan seperti apa selalu ke studionya dan memberi saran pada karyawan nya.


setelah mereka mengobrol wali kelas kembali dan membawa amplop yang berisi surat kelulusannya, masing masing dapat, setelah pembagian selesai wali kelas meminta mereka berfoto dengan gaya mereka masing-masing di depan kelas.


"katakan lulus!!!"


jepretan foto didapatkan murid murid senang akan hal itu dan menanda tangani baju sekolah yang dibawa satu orang dengan tanda tangan mereka, canda tawa terjadi dikelas itu.


diselimuti rasa bahagia hingga lupa dengan suka duka yang ada, yah walaupun sesaat kebersamaan mereka memberi arti bagi diri mereka masing-masing.


pulang pukul 9:00 banyak yang tidak langsung pulang dan ada yang langsung pulang, Tony tidak langsung pulang karena dia ada janji dengan Andre di rental PS, diperjalanan mereka berdua bertemu Alex yang sedang pawai dengan motornya bersama temannya, Alex mengajak mereka ikut bersama, namun karena ada janji mereka tidak jadi ikut padahal mereka juga mau ikut.


singkat waktu setelah mengantar Rin pulang Tony akhirnya pulang kerumahnya, dia menyalami ibunya dan ayahnya.


Tony menyuruh mereka untuk mendengarkannya sebentar saja . "ibu ayah aku lulus dengan nilai yang lumayanlah, ada sesuatu yang ingin kutunjukan, lihat ini Bu, maaf karena menggunakan rekening ibu". ibunya melihat jumlah saldo pada buku rekening yang tadi sebelum pulang Tony ke bank dulu untuk mengambil cek. "astaga Tony nak kau tidak mencuri kan i i ini". ibunya dengan kaget dan menunjukan itu pada ayahnya.


"Tony jawab ayah dengan jujur, ini bukan dari menipu atau mencuri kan?". ayahnya dengan tegas


Tony mengatakan semuanya hingga mereka semua mengerti pada akhirnya, sangat lama mereka mengobrol sekitar hampir satu jam.


"boleh aku meminta sesuatu, apakah aku bisa fokus pada hal ini Bu yah, dan aku juga ingin membangun sebuah perusahaan dari nol".

__ADS_1


.......


__ADS_2