Lucky Book

Lucky Book
partner baru


__ADS_3

dimasa depan Tony ada sebuah perusahaan pengembang game mmorpg, bernama satelit, dimana mereka berhasil menguasai pasar dan menjadi perusahaan pengembang game paling sukses di dunia, dimana game itu membebaskan player melakukan apapun.


mulai dari berdagang item, makanan di game, dan lainnya juga player bisa melakukan penjelajahan di manapun di game itu tanpa terkecuali.


namun di tanggal ulang tahun ke 5 game itu, tiba tiba game berhenti, semua server terhenti dan perusahaan juga ditutup dengan alasan tidak jelas, bahkan pembuat game itu hilang entah kemana tidak ada yang tahu.


rumor rumor mulai bermunculan, tentang si pembuat yang diduga di tangkap pemerintah untuk membuatkan senjata biologis, walaupun itu hanyalah rumor namun ketika melihat si pembuat game juga seorang yang jenius dan dikatakan dia juga sedang membuat kapsul vr agar bisa merasakan seperti apa di game dan pernah membantu membuat vaksin virus dulunya.


bukan tidak mungkin dia dipaksa oleh pemerintah yang saat itu sedang takut takutnya akan perang dunia ke 3.


Tony sendiri sedang duduk sendiri setelah si bulldog pergi untuk melakukan pekerjaannya, "hey nak dari tadi ada orang yang selalu melihat kita". kata riot yang dari tadi melihat orang tadi yang mengawasi Tony.


"aku tahu siapa mereka, ini adalah bisnis menguntungkan, jadi diam lah sebentar saja".


orang itu menghampiri Tony dan menyapanya, dia adalah CEO di satelit dan dia jugalah orang yang paling dipercayai si pembuat, "hay perkenalkan saya Lio bisakah saya duduk".


Tony yang berpura pura mengelus riot melihat kearahnya, "oh silahkan", walaupun penampilannya cupu dia ini adalah orang yang paling berjasa dalam perkembangan game mmorpg itu, dan saat ini mereka baru saja memulai pembuatan gamenya.


"jadi ada perlu apa ?",


"maafkan jika saya lancang menganggu waktu bersantai anda, saya perwakilan dari perusahaan satelit dan saya kesini atas suruhan tuan pemilik, maksud saya kesini saya ingin melakukan kerja sama dengan perusahaan kami saya pastikan anda akan mendapatkan keuntungan..."


Tony menahannya untuk tidak berbicara lagi, Tony menurunkan riot dan mulai serius, "biar ku perjelas Lio, perusahaan ku ini baru 3 bulan lalu akan bangkrut dan setelah aku menjadi pemilik baru perusahaan ini menjadi yang terbaik beberapa Minggu dan itu akan terus menaik, jadi apakah kau yakin akan melakukan kerja sama ? bisa saja jika kita gagal".


di dalam hatinya Lio berfikir apa yang dikatakannya ada benarnya, dia juga sadar jika perusahaan kecil pasti akan sulit melakukan kerja sama apalagi mendapatkan investor, pasalnya sudah lebih dari sebulan tidak ada satu pun investor yang datang sedangkan pengembangan game sedikit lagi akan selesai.


"tapi..... biar kulihat berkasnya ".

__ADS_1


........ apakah anda serius ". Lio kaget dan tidak percaya dengan apa yang terjadi, "hey jangan melamun, jadi ini berkasnya, woow ini luar biasa, oke aku tanda tangani".


Lio masih tidak menyangka, karena jika dipikir-pikir lagi jika proyeknya gagal maka makin sulit mendapatkan investor lagi, "ap ap apa anda serius tuan".


"kau kira muka ku ini bercanda, Jum'at ini kau bisa mempertemukan ku dengan atasan mu , ngomong ngomong seberapa lama sampai game yang kau maksud disini selesai?"


"tidak lama 2 bulan lagi akan selesai "


"hey apa kau serius itu tidak terlalu cepat, aku tidak ingin mencampuri urusan perusahaan mu tapi saranku, kau cek cek lagi sedetail mungkin mungkin ada bug dan sebagainnya, ingat hari Jum'at ya, aku bisa saja langsung menandatangani yang satunya lagi agar selesai, tapi aku agak tidak suka jika bawahannya yang datang padaku".


Tony pergi dari sana dan membayar makanan yang sebenarnya yang makan riot, 4 bulan akan mengganti tahun, dan Tony ingin game itu selesai di awal tahun karena dia juga salah satu penggemar game game buatan satelit inc.


"tuan, dia ingin bertemu dengan mu Jum'at".


"jadi begitu orang itu memang menarik, baiklah, hey bantu aku menerapkan beberapa elemen ke game ini"


perusahaannya kali ini hanya gedung kecil dan hanya 4 orang saja yang bekerja, namun dimasa depan perusahaan itu akan memiliki gedung besar dengan pendapatan yang fantastis.


"hey manusia mengapa kau tersenyum "


riot bertanya sambil menggigit daging.


"tak ada, tak kusangka akan bertemu pemilik itu, dia adalah panutan ku dari dulu".


lalu ditempat lain Rin sedang menggunakan kendaraan umum, pakainya rapih sekali, dia lalu turun dari bus itu, Rin tidak pernah tahu tempat kerja Tony jadi dia tidak tahu gedung yang sedang dibangun di depannya tempat Tony.


Tony melihatnya dia tidak menyapanya, karena dia ingin mengejutkannya, namun ada yang aneh dia melihat nya dengan baju yang rapih sekali berserta bibir yang merah, dia mengikutinya hingga ke sebuah restoran dia duduk dan sepertinya sedang menunggu seseorang.

__ADS_1


Tony juga ikut masuk dengan menyamar, "tak biasanya, dia berdandan seperti itu", lalu datang seorang laki laki dia menyapa Rin dan mencium di kedua pipinya, disana Tony tidak ingin berperasaan buruk, namun semakin lama suasananya semakin panas, dimana laki laki itu memegang tangannya Rin, dan Rin sepertinya menikmati hal tersebut.


Tony berdiri dan pergi ke kamar mandi, Rin sepertinya menyadari jika itu Tony, namun dia lebih memilih tidak berperasaan begitu.


"hey nak dengar terkadang hubungan bisa begitu jadi tenanglah nak......"


Tony terlihat marah dan mengaktifkan mode iblisnya hingga membuat bergetar restoran hingga tempat disekitarnya, "oh tidak, nak tenangkan dirimu hey nak, oh tidak jika terus di biarkan seluruh tempat ini akan hancur, kalau begitu teleport",


riot berkeringat sejadi jadinya dan berusaha menyadarkan Tony, namun karena semakin


dia berusaha menyadarkan Tony semakin kuat pula auranya, jadi dia berinisiatif sebagai mantan dewa dengan memindahkannya ke lapangan dekat sana.


.


.


"akhirnya selesai" dengan nafas terengah-engah riot berusaha menahan auranya agar tidak berdampak semakin parah dan menguras mana miliknya, "kenapa dia bersama lelaki lain, apakah aku berbuat salah padanya?, mungkin aku kurang perhatian padanya namun aku benar-benar tulus, kenapa kenapa KE NA PAAAAA!!!!"


"sial aku tidak bisa menahannya lagi agh.....", riot terlempar begitu juga pohon pohon dan binatang di dekatnya.


orang orang mulai mendekat dan melihat apa yang sedang terjadi, namun tiba-tiba saat mereka semakin dekat Tony menghilang, Rin dan lelaki itu sedang keluar dari restoran itu dengan berpegangan tangan.


lalu saat dia sedang menoleh kebelakang dia melihat wajah Tony dengan sweater, Tony yang menyadari itu lantas menutupi wajahnya dan pergi dari sana.


"astaga Tony, lepaskan tanganku, Tony tunggu , Tony kau salah faham , Tony......", Tony menghilang di jalan buntu dan meninggalkan secarik kertas.


"mengapa?"

__ADS_1


__ADS_2