
Tony menutupnya lagi, dan membukanya lagi,"apakah ini rusak, biar kucoba".
"lucky masukan 10.000$ ke rekening ku, ini pasti eror hehe jadi tak perlu khawatir" Tony masih berfikir positif dengan apa yang terjadi, dia lalu pergi ka ATM dan mengecek saldonya.
"ini pasti salah, mengapa ini beneran terkirim
....... cobaan apa lagi ini bukankah aku cheat namanya".
[tuan tenangkan diri anda, saya merasa emosi anda tidak stabil, apakah anda ingin saya membantu menstabilkan emosi anda?]
Tony keluar dari pintu ATM itu lalu pergi untuk makan, "pembuat sistem ini pasti orang gila, dan lagi emosiku mereda sekarang mungkin karena lucky, yah aku tidak bisa menyalahkan mu".
Tony yang selesai makan membayar sembari memberikan uang tips atas makanan dan pelayanan yang memuaskan sembari mengurangi uangnya tentu, "hey lucky Carikan hotel dengan kriteria sesuai keinginanku, yaitu tempatnya nyaman jauh dari keramaian kota yang berisik, dan memang sedang ingin dijual".
"kumohon semoga tidak ada".Tony memohon dalam hatinya
[lokasi ditemukan, hotel mawar merah dan jarak kita kesana, 50km harganya anda harus menemui pemiliknya].
Tony dengan wajah datarnya, menghela nafasnya dan memesan taksi untuk pergi kesana, tak lupa dia menyuruh lucky untuk mengirimkan saldo pointsnya ke rekeningnya, mereka berangkat, waktu menunjukkan pukul 1 siang Tony dengan santai turun dari taksi.
"ini uangnya pak terimakasih, oooh ini hotelnya, hotel ini sangat sering keluar masuk tv karena masalah pemiliknya yang dikabarkan memiliki skandal, namun setelah ia meninggal ternyata itu semua hanya fitnah sungguh kasihan.... tidak aku menginjak kotoran".
setelah mengagumkan megahnya, tenangnya dan nyamannya hotel itu Tony tidak sengaja menginjak tai yang ada di trotoar jalan, dan dengan terpaksa ia menggunakan sendal kebanggaannya sendal jepit, "maaf tuan ada yang bisa dibantu", seorang pelayan menyapanya dan mengantarnya ke resepsionis.
"permisi nyonya, apakah aku bisa menemui pemilik tempat ini?". resepsionis itu melihat dari bawah hingga atas dan mengatakan dalam hati jika Tony pasti orang miskin yang meminta sumbangan untuk itu dia mengabaikannya, merasa diabaikan Tony menemui pelayan yang kebetulan akan menemui pemilik, "oh tuan juga ingin menemui pemilik, mari dengan saya kebetulan saya ingin menemuinya".
__ADS_1
dia melihat tempat mewah itu yang memiliki lantai yang nyaman dan ruangan disekelilingnya tidak membuat orang yang menginap disini stress, perpaduan berbagai benua ada disana.
"tuan saya membawa berkasnya dan ada seseorang yang ingin menemui anda, silahkan masuk tuan", Tony masuk dan menyapa tuan pemilik yang seorang artis yang sangat terkenal dinegara itu, "senang bertemu anda saya Smith ada perlu apa tuan menemui saya", tuan Smith menjabat tangan Tony, setelah itu Tony memperkenalkan dirinya.
setelah perkenalan mereka berdua duduk, ruang kerjanya Smith ini cukup besar dan nyaman karena mengarah langsung ke pantai dan lokasi dari hotel ini sendiri ada diantara gunung gunung yang asri, "saya ingin hotel ini", dengan wajah senang sambil melihat nyamannya ruangan itu, "maaf anda!!!, maaf tuan aku terbawa suasana, kau ingin membeli ini".
"Mm" Tony mengangguk pada tuan Smith, "sepertinya kau tau hotel ini akan dijual, kalau begitu hey kau komentar aktifkan sistem keamanan", seketika ruangan berubah dan kaca kaca berganti menjadi kaca kedap suara.
dengan wajah serius tuan Smith mengatakan harganya, "200 miliar dalam bentuk dollar dengan tambahan 5 milyar dalam bentuk euro serta pajak 100 juta dalam bentuk won Korea aku ingin yang itu cash". Tony dengan muka datar menanyakan pada tuan Smith apa yang menjadi motivasi dia menjual hotel ini, secara ini adalah salah satu sumber uangnya selain menjadi selebriti dan aktor.
"sebelum kau tahu mengapa, maka akan kuberi pertanyaan juga, apa yang membuatmu ingin membeli hotel ini, yang tidak ada seorang pun di kota atau bahkan negara ini yang ingin membelinya"
"jawabannya cukup singkat, aku suka kenyamanan dan ketenangan". wajah mereka berdua seperti iblis dalam hal berbisnis.
mendengar Jawaban Tony tuan Smith terkejut karena biasanya orang yang membeli sesuatu itu untuk bisnis, dirinya sendiri, tapi Tony ingin membeli hotel mewah yang harganya mahal untuk menenangkan diri, "kau orang yang unik, baiklah akan ku siapkan berkasnya, tunggu disini, tuan ".
[kemampuan diaktifkan*]
Tony melihat sekeliling tidak ada apa apa, namun di pandangan orang lain bahkan mahluk lain, Tony mengeluarkan aura raja iblis yang begitu kuat, hingga membuat mahluk mahluk hutan ketakutan. dan ARI adalah singkatan dari aura raja iblis.
"tuan Tony maaf la...... ma"
"Tuan kenapa anda ketakutan memangnya ada sesuatu di belakangku"dengan suara mengintimidasi
[tuan matikan skill mu itu, itu adalah aura raja iblis]
__ADS_1
panik dengan apa yang terjadi Tony mematikan kemampuan itu dan kembali normal, "orang ini bulan orang biasa jadi aku tidak boleh berkata salah dan membuatnya tersinggung", didalam hati tuan Smith yang sudah duduk, sementara itu Tony merasa tidak enak atas perbuatannya tadi.
"ini berkasnya kau bisa tanda tangan disini, dan disini, uangnya bisa anda kirim sekarang atau besok".
"sekarang saja ada seseorang yang bisa mengantarku ke bank disini" ucap Tony memohon.
karena takut hal tadi terjadi Smith menyuruh anak buahnya mengantar Tony ke bank terdekat yang jaraknya nggak jauh jauh amat, setelah Tony pergi tuan Smith menghela nafas, seakan akan tadi nyawanya akan segera hilang dari muka bumi ini.
"sialan mengapa namanya malah singkatan, untuk saja ku matikan jika tidak akan seperti apa masalahnya tadi, oh sudah sampai".
Tony memasuki bank dan mulai menarik uangnya, para pegawai bank kewalahan menghitung uang dollar sebanyak itu hingga berangkas mereka habis, "da da tang lagi tuan, orang itu pasti seorang konglomerat". Tony berpindah 3 kali untuk menarik uang yang berbeda jenis itu, sementara itu ada sebuah mobil Van hitam mengikuti mobil yang ditumpangi Tony.
sepertinya mereka sindikat perampok yang tadinya ingin merampok bank tadi, tapi karena uang di brankas tadi habis, mereka mengikuti Tony hingga di jalan yang sepi, Tony yang dalam perjalanan kembali menyadari hal itu, untuk itu dia mengaktifkan kemampuan mengendalikan binatang king of jungle, dan menyuruh rusa rusa yang ada disekitar untuk menghalangi jalan mereka.
"bos mereka berhenti sebentar"
"kita tunggu"
"bos awas dari samping segerombolan rusa mendatangi mobil kita, bos kita terbalik"
"aku tau bodoh"
mobil perampok itu terguling, namun tidak hanya disitu para rusa yang diperintahkan Tony itu, tiba tiba menyerang mereka yang keluar satu persatu hingga tewas dengan tanduk mereka.
dan Tony tidak mengetahui hal itu
__ADS_1
"ini uangnya ". Tony meletakan koper penuh uang itu di lantai untuk dihitung
"selamat sekarang kau pemilik hotel mawar merah"