Lucky Book

Lucky Book
tidak terduga


__ADS_3

setelah mengatakan itu, Tony menitipkan jaketnya pada sekuriti setelah menitipkan tas Tony meminjam motor salah seorang karyawannya,"pinjam yang ini". berangkatlah Tony ke rumah Yuna, yang barangkali ada sesuatu yang terjadi disana.


meskipun dia belum pernah naik motor pada SMA, namun Tony di masa depan sangat ahli dalam menggunakan kendaraan bermotor, yang membuatnya sampai dirumah Yuna lebih cepat.


"permisi, ada Yuna dirumah?". Tony yang baru sampai segera mengetuk pintu, rumahnya Yuna adalah sewaan yang ukurannya tidak besar dan juga dia hidup sendiri di kota ini, Yuna membuka pintunya dan terlihat sepertinya dia kurang tidur, melihat bosnya Yuna menanyakan ada perlu apa Tony kesana sembari menyuruhnya masuk. "maaf tuan Tony, aku sampai lupa kalau hari ini aku harus masuk kerja". melihatnya yang sepertinya stress Tony menanyakan mengapa dia tidak masuk.


dia tidak menjawabnya dan malah membuat minuman untuk Tony, sepertinya dia berusaha menghindar pertanyaan Tony, berulangkali Tony menanyakan mengapa tapi dia selalu menghindari pertanyaan."baik jika kau tidak ingin memberitahuku aku akan pergi dan menganggap hari ini kau izin". Tony keluar meninggalkan Yuna, dia menyalakan motornya dan pergi, namun itu semua hanya akal akalan Tony yang akan melihat apa yang terjadi padanya, yang menurut perasaan pasti ada sesuatu yang gawat.


"lucky aktifkan kekuatan menghilang"


[aktif]


setelah mengatakan itu lucky membuat Tony tidak terlihat oleh siapapun, untuk itu Tony berjalan santai dan menunggu di depan rumah Yuna dan melihat apa yang terjadi. setelah beberapa menit Tony melihat seorang dengan pakaian tertutup dan masker, berjalan dengan mencurigakan mendekati pintu rumah Yuna."siapa orang ini? mari kita lihat". setelah didepan pintu orang misterius itu memasukan kabel yang sepertinya berisi kamera kecil, Tony melihat apa yang sedang ia lakukan, "dari sorotan matanya sepertinya penguntit, dia anjing liar bagaimana jika ku kerjai saja hehe".

__ADS_1


Tony memulai mengerjai orang misterius itu, mulai dari menarik bajunya, mengangkat tong sampah, hingga melemparinya dengan sampah, orang misterius itu lantas kabur karena mengira disana ada hantu."oh kau mau kabur, pasti rumahmu dekat sini, lucky periksa identitas nya". [nama Levi umur 15 tahun, masih pelajar ].


mendengar itu Tony semakin senang mempermainkannya, melemparkannya dengan batu, hingga menarik kakinya hingga sampai kerumahnya, sesampainya ia dirumahnya dia segera mengunci pintunya, namun Tony berhasil masuk bersamanya.


"sial, sial, gua jadi *****". sesampainya di rumahnya Tony melihat begitu banyak foto bugil dikamarnya, dan sebuah komputer yang menyala dengan video porno yang masih menyala. "sialan aku kira orang ini mata mata atau semacamnya, ternyata seorang pengocok handal yang gila, aku mau muntah, sebagai pelajaran hari ini akan ku kunci kau di dalam kamar, lucky buat aku tembus tembok".[baik tuan].


setelah keluar dari ruangan penyiksa itu, Tony kembali ke rumah Yuna dan menuliskan sebuah surat yang berisi peringatan padanya tentang si penguntit yang tak lupa ia tanda tangani, setelah beres Tony memilih pergi untuk makan di restoran karena lapar."aku belum pernah makan mewah, hey lucky tunjukan map nya". setelah maps muncul Tony menuju restoran yang ingin dia tuju yaitu Leprancise sebuah restoran bintang lima, yang menyajikan makanan Prancis yang mewah.


dengan baju kemeja putih dan celana hitam dan sebuah sendal Tony datang tanpa rasa ragu, seorang pelayan diluar menyapanya, setelah masuk Tony terkagum dengan ruangan meja dan hiasan yang setelah dianalisa memang 100% diimpor dari Prancis, Tony duduk di tempat paling bagus menurutnya, seorang pelayan datang dengan wajah tidak ramahnya, "ada yang bisa saya bantu tuan".


mereka mendekati meja Tony yang sedang menuggu sembari melihat lihat menu, "sayang ini meja favorit ku bisakah kau singkirkan si miskin ini untukku". si wanita dengan muka sok imutnya meminta pada pacarnya, "hey sialan kau dengar itu atau aku akan". Tony meletakan buku menunya dan melihat kemuka lelaki sialan itu, "atau apa? huh".


Tony berkata dengan mengeluarkan aura membunuhnya, si lelaki yang sudah tahu mengajak pacarnya untuk memilih meja lain saja, karena ketakutan dengan auranya, "tapi sayang, yah terserah katamu saja". Tony lalu mendekati kasirnya untuk membayar, Tony heran mereka terlihat ketakutan, [tuan anda lupa mematikan aura mu]. "oh aku lupa".

__ADS_1


setelah itu Tony mengatakan jika dia ingin makanannya dibungkus saja, dengan bahasa Prancis Tony memberikan kartu kreditnya dan mengatakan dia juga akan membayar atas ketidak nyamanan tadi, Tony sebenarnya mengaktifkan kemampuan yang dapat mengetahui semua bahasa, dan dia sedari masuk dari luar hingga akan keluar mendengarkan orang orang berkata buruk terhadapnya dalam bahasa Prancis.


"kau ini tip mu, terimakasih telah melayani ku dengan baik"dalam bahasa Prancis


Tony memberi sekitar 10 juta pada si pelayan yang ramah itu, dan membuat para pelayan lain menyesali perbuatan mereka sendiri, "sekarang apa, oh ya aku akan kembali dan memberikan makanan ini pada keluarga ku saja". Tony menggunakan motornya untuk balik kerumahnya dan memberikan makanan itu pada keluarganya, setelah itu dia kembali ke studionya


"bos apa masalahnya selesai". seorang sekuriti bertanya, Tony hanya menjawabnya dengan satu kata "iya", baru saja masuk seorang kreator anime bernama Lisa mengatakan jika ada seseorang yang sedang menunggunya, "huh, oke kembali bekerja, siapa sih". Tony pergi ke ruangannya.


dia membuka pintu dan ternyata itu adalah Budi, "sudah kuduga itu pasti kau", ujar budi dengan gembira, sedang Tony hanya bisa menghela nafasnya, Tony menyuruh office boy untuk membuatkan minuman, setelah minuman itu datang obrolan merekapun dimulai, "hey apa yang kau mau".


"tenanglah Tony, kau tahu aku ini sangat maniak dengan bisnis jadi kau pasti tahu apa maksud tujuanku kesini". Tony menebak jika Budi ingin menjadi investor di pembuatan anime yang sudah dipromosikan dimana mana, "Yap". "tidak bisa, semua pembuatan anime dan manga ini adalah miliku dan aku tidak akan membutuhkan investor". dengan cepat Budi merubah mukanya dengan bingung.


"tapi aku membawa penawaran yang menguntungkan Tony". Tony tidak ingin mendengar apa yang Budi katakan, setelah dia berhenti berbicara Tony berdiri, "aku tidak bisa melibatkan orang lain dalam pemuatan ini, tapiii... aku sedang membutuhkan investor dalam bisnis baruku yang akan dimulai Minggu ini, kau lihat gedung baru yang sedang dibangun disebelah gedung ini?, itu adalah Bisnisku, kau bisa melihat sisanya di kertas merah ini, kau akan tertarik ini sesuatu yang Baru".

__ADS_1


dengan cepat Budi mengambil kertas itu yang berisi bisnis baru itu, yang membuatnya penasaran karena ada kata BARU.


dan Tony memancingnya dengan kata kata itu karena Tony tahu karakteristik Budi.


__ADS_2