
Malam ini Kenan memesan makanan lewat delivery karena kenan malas untuk keluar rumah berbelanja apalagi akan pergi bersama cika, selama ini juga yang menyiapkan bahan makanan di apartemen nya itu Reza tapi karena sekarang ia sudah beristri walau hanya istri yang tak di inginkan jadi dia akan mengurus masalah rumah tangganya sendiri apalagi hanya masalah dapur.
Flashback
Tok tok tok. (Anggap aja suara ketokan pintu kamar kenan yah yang di ketok cika😁)
Kenan yang mendengar itu pun menuju pintu dan membukanya dengan malas.
Ada apa, kau menggangu istirahat ku saja. kata kenan sambil membentak cika.
Cika yang di bentak pun terdiam dan merasa sakit hati.
Jika kau hanya akan diam lalu mengapa kau mengetuk pintu kamar ku bodoh. ucap kenan dan masih dengan nada bentakannya.
Cika yang tersadar pun langsung bicara.
Ma... a.. af kak, cika hanya ingin memberi tahu kalau di kulkas bahan makanan kosong. ucap cika takut
Nanti saya akan pesankan makanan untuk mu lagi pula saya malas keluar apa lagi pergi bersama mu. ucap kenan datar dan menutup pintu kamarnya.
Cika yang diperlakukan tidak baik pun hanya bisa bersabar dan ia berharap suatu saat nanti kenan bisa mencintainya sedikit saja.
__ADS_1
flashback off.
Selesai makan malam Kenan dan cika pergi kekamar masing-masing, kenan sibuk mengerjakan pekerjaan kantornya sedangkan cika sedang mengobrol via telepon dengan Via dan cici, mereka membicarakan tempat dimana mereka akan melamar pekerjaan sebagai designer.
Saat mereka tengah mengobrol tiba-tiba Via memberikan saran agar mereka mencoba untuk melamar perkerjaan di perusahaan milik keluarga Adi Putra karena memang keluarga Adi Putra mempunyai perusahaan yang banyak dan salah satunya di bidang fashion, Via menyarankan itu juga karena ia tahu kalau cika sekarang tinggal dengan keluarga Adi Putra tapi Via tidak mengetahui tentang pernikahan Vika dengan kenan begitupun dengan cici ia juga tidak mengetahuinya.
Cika dan Cici setuju saja dengan saran Via karena cika merasa walau bekerja di perusahaan Kenan nantinya paling mereka tidak akan bertemu toh kantornya juga banyak dan besarkan fikir cika.
Cika dan Kedua sahabatnya menghentikan obrolan mereka karena hari sudah semakin malam dan mereka pun sudah mengantuk.
Lain halnya dengan Cika kenan sekarang masih berkutat dengan komputernya untuk menyelesaikan pekerjaan kantor karena meskipun ia adalah CEO nya tapi bukan berarti ia akan bersantai, kenan seseorang yang bertanggung jawab jika masalah kantor tapi tidak dengan pernikahannya yang terpaksa ini.
Pagi-pagi sekali Cika sudah bangun ia segera mandi dan keluar dari kamar, pagi ini ia juga belum bisa memasak sarapan karena belum membeli bahan-bahan makanan, cika bergegas ke kamar kenan takutnya kenan belum bangun, ketika ia mengetuk pintu ia tidak mendapati kenan yang bersuara dari dalam cika yang takut terjadi apa-apa pun masuk dan ia juga tidak melihat kenan ada di ranjang nya tapi ia mendengar ada suara dari kamar mandi jadi cika mengira bahwa kenan sedang mandi dan ternyata benar kenan sedang mandi dan sekarang baru saja selesai. Kenan yang melihat ada cika di kamarnya pun marah dan membentak cika.
Hai Bodoh, siapa yang mengizinkan mu masuk ke kamar ku. Teriak ken pada cika.
Cika yang mendengar teriakan ken pun jadi semakin takut pada ken sampai tubuhnya bergetar dan wajahnya menjadi pucat.
Maaf kak, saya hanya ingin menyiapkan baju kerja kakak. ucap cika sambil tertunduk.
Kau tidak perlu menyiapkan apa pun untuk ku, jangan pernah masuk ke kamar ini lagi dan jangan lernah pula kau mengetuk pintu kamar ku apapun yang terjadi, mengerti kau, wanita bodoh. kata kenan membentak cika.
__ADS_1
Cika yang di bentak pun hanya bisa mengangguk sembari menahan air matanya agar tidak jatuh, saat akan berlalu pergi dari kamar kenan cika tiba-tiba menghentikan langkahnya karena mendengar kata-kata kenan yang semakin kasar padanya.
Dengarkan Aku Wanita Bodoh.
Aku Kenan Adi Putra tidak akan pernah mencintai mu, dan aku tidak akan pernah menerima mu sebagai istri ku, INGAT ITU. ucap kenan Lagi Kenan juga melempar kartu ATM kearah cika dan berkata, *Ambil kartu itu sandinya ada di belakangnya dan pergunakan itu untuk semua kebutuhan dapur dan kebutuhan mu karena aku tidak ingin sampai keluarga ku tahu keadaan di dalam rumah tangga kita ini.
Cika yang mendengar itupun hanya bisa berlalu pergi dari kamar kenan sambil menangis tak lupa pula ia memungut kartu yang di lempar kenan padanya, sampai di kamarnya cika menangis dan berkata lirih *Mengapa semua jadi seperti ini Ya Allah, Mengapa aku harus merasakan sakit mendengar kata-kata kasarnya itu, aku akui aku sangat mencintainya dan aku pun bertekad untuk membuatnya mencintai ku tapi mendengar perkataannya tadi pun aku jadi merubah semuanya dan aku akan berusaha menghilangkan rasa ini agar aku tidak terlalu tersakiti meskipun ku akui pula ini akan sangat sulit karen ia adalah cinta pertama ku.
*
*
*
Bersambung.....
***Hallo para Reader ini karya pertama ku mohon saran dan kritiknya yang bersifat membangun yah, Maaf juga kalau ceritanya ngak jelas dan banyak salahnya🙏
Semoga Kalian Suka Deh Sama Cerita Ku Ini♥️
Bantu Like Komen Vote dan Jangan lupa Tambah Ke favorit yah reader😉***
__ADS_1