
Tiga Hari setelah cika keguguran dan dirawat dirumah sakit kini ia sudah di bolehkan pulang, hari ini ia dijemput oleh reza.
Sampai di apartemen kenan cika berbicara pada reza.
Kak sepertinya batas kesabaran ku menghadapi ken sudah habis, selama ini aku bertahan karena aku mencintainya dan berusaha menebus semua kebaikan mama dan papa pada ku dengan cara bertahan disisi ken, tapi sepertinya kenan memang tidak pernah menginginkan ku kak. ucap cika dengan mata berkaca-kaca
Sabarlah sebentar lagi dek, aku melihat kenan tiga hari ini sangat berbeda dengan biasanya ia kebanyakan murung, apa mungkin ia sudah merasa bersalah pada mu dek dan ia akan meminta maaf dan memperbaiki hubungan kalian. ucap reza
Tidak kak, ini yang terbaik aku juga punya perasaan. ucap cika yang kini tidak bisa menahan air matanya untuk menetes.
Apa kau tidak akan menyesal dek. tanya reza
Tidak kak, keputusan ku sudah bulat. ucap cika
baiklah jika itu keputusan mu dan mungkin memang itu yang terbaik, tapi bagaimana dengan mama dan papa mereka masih di Swiss sekarang. ucap reza
Tidak perlu memberitahu mama dan papa kak, bilang saja pada mereka bahwa aku sangat berterima kasih pada mereka. ucap cika
Baiklah. ucap reza pasrah karena ia juga tidak yakin bisa menahan cika untuk bersabar dan pada akhirnya akan tetluka.
Kakak tunggu disini. ucap cika
iya. kata reza
__ADS_1
Cika meninggalkan reza di ruang tamu dan berlalu ke kamarnya.
Dua puluh menit kemudian cika keluar dari kamar dan ia sudah membawa kopernya dan itu tandanya ia akan benar-benar pergi.
Kak terimakasih karena selama ini kakak sudah begitu baik pada ku. ucap cika sambil menangis.
Sudah pernah ku katakan dek jangan berterimakasih karena ini sudah tugasku karena aku adalah kakak mu. ucap reza memeluk cika.
Kau akan pergi kemana dek. tanya reza setelah melepas pelukannya pada cika.
London kak. ucap cika
mengapa harus kesana dek, bukan kah itu terlalu jauh dan siapa yang akan menjaga mu disana. ucap reza khawatir.
baiklah. ucap reza dan mereka keluar dari apartemen kenan.
Sampai di parkiran apartemen reza dan cika masuk kemobil.
Apa kau sudah yakin dek akan ke London. tanya reza pada cika karena jujur saja reza sangat khawatir pada cika.
Yakin kak. ucap cika
Kak aku akan menjelaskan semuanya pada mu mengapa aku akan ke London. ucap cika
__ADS_1
bicaralah dek. ucap reza
Begini kak, sebenarnya sebelum aku masuk rumah sakit kemarin aku mengirim surat lamaran pekerjaan ke Perusahaan Fashion yang ada di London sebenarnya aku hanya iseng-iseng saja tapi siapa sangka ternyata aku diterima bekerja disana dan karena aku ingin pergi dari hidup kenan mungkin lebih baik jika aku pergi di London saja karena aku bisa bekerja disana sebagai designer. ucap cika
Oh iya dek kamu disana akan bekerja di perusahaan mana. tanya reza
Di Hermawan Fashion kak. ucap cika
Oh di perusahaan orang terkaya itu yah, kau beruntung dek bisa bekerja disana, marga kalian juga sama, jika ada keajaiban semoga saja kamu cucu dari pemilik Hermawan Group. ucap reza tertawa.
Kau ini terlalu banyak mengkhayal kak. ucap cika tersenyum.
*
*
*
Bersambung.....
***Hallo para Reader ini karya pertama ku mohon saran dan kritiknya yang bersifat membangun yah, Maaf juga kalau ceritanya ngak jelas dan banyak salahnya🙏
Semoga Kalian Suka Deh Sama Cerita Ku Ini♥️
__ADS_1
Bantu Like Komen Vote dan Jangan lupa Tambah Ke favorit yah reader😉***