
Cika Pulang ke mansion nya bersama kendra dan di ikuti oleh Kenan dan Reza.
Sampai di mansion cika Kenan dan Reza menjadi sangat heran karena mansion cika sangat besar dan megah lebih megah dari mansionnya.
Mereka masuk ke mansion disambut banyak pelayan dan bodyguard. Para pelayan menundukkan kepalanya memberi hormat pada cika dan Kendra begitupun dengan para Bodyguard dan mereka mengatakan selamat datang Nyonya Muda dan Tuan Kecil, dan tuan-tuan. Ucapan mereka menambah keheranan Kenan dan Reza tapi mereka tidak berkomentar hanya mengikuti cika saja masuk kedalam.
Mereka sampai disebuah ruangan yang kira-kira ruangan itu adalah ruang tamu. cika mempersilahkan Kenan dan Reza duduk.
Silahkan duduk tuan-tuan. ucap cika
Terimakasih, tapi kau tidak perlu memanggil ku tuan cukup panggil aku seperti dulu kau memanggil ku. ucap kenan dan disetujui oleh reza.
Hm, terserah saja. ucap cika
Taklama lama kemudian ada seorang pelayan menghampiri mereka dan membawa minuman serta Kue dan menghidangkan nya pada tamu Nyonya nya itu.
Silahkan makan kak Ken dan Kak Reza. ucap cika
Terimakasih. ucap Reza sedangkan kenan hanya berdekhem saja.
Saat mereka saling pandang dan tak ada yang memulai berbicara tiba-tiba datang dari arah luar dua orang laki-laki yang sangat kenan dan reza kenal, karena mereka adalah rekan bisnis.
Dua orang itu menghampiri mereka.
Hai Ken, Za. kalian ada disini tanya orang itu.
Hai Han, Hai Ri. ucap kenan dan reza pada laki-laki itu yang ternyata adalah Rehan dan Rio asisten kepercayaan Opa dan Kakek cika.
Rehan dan Rio ikut bergabung dengan mereka.
Kendra yang semula duduk di samping Cika pun berpindah duduk di pangkuan Kenan dan kenan pun merasa sangat bahagia, ia tidak menyangka kalau sekarang putra nya sudah besar dan sebentar lagi akan bersekolah.
Kak Re, kak Ri tolong panggilkan Opa, Oma, kakek, dan nenek. ucap cika
Ok cik. ucap mereka kompak dan berlalu pergi memanggil tuan besar mereka.
Rehan dan Rio datang kembali menghampiri mereka tapi sekarang mereka tidak hanya berdua karena mereka berenam yakni bersama Opa, Oma, Kakek dan nenek cika.
__ADS_1
Kenan dan Reza yang melihat kedua Orang terkaya di Dunia itu menjadi tambah heran apa sebenarnya hubungan mereka dengan cika. Opa dkk duduk di Sofa yang berhadapan dengan Kenan dan Reza. Kenan dan Reza menjabat tangan Tuan Berlin dan tuan Hermawan serta Nyonya Berlin Dan Hermawan dengan rasa kebingungan yang semakin menjadi.
*****
Masih di ruang tamu mansion cika.
Bukan kah anda Tuan Kenan dan asistennya Tuan Reza. ucap Nyonya Hermawan karena memang mereka memiliki hubungan baik sejak dulu.
benar nyonya Hermawan. ucap kenan dan reza
Lalu ada perlu apa kalian kesini tuan-tuan. tanya Nyonya Berlin, ia merasa kesal dan marah pada Kenan yang sudah berlaku tidak baik pada cucunya dulu.
Begini Nyonya Berlin, saya kesini untuk berbicara dengan istri saya. ucap Kenan
Istri anda, siapa istri anda tuan. tanya Tuan Berlin pura-pura tidak tahu karena dia juga sangat marah pada Kenan yang kasar pada cucunya dulu sedangkan Tuan Hermawan diam saja karena ia sudah pernah di temui oleh kenan sekitar tiga tahun yang lalu.
Sudahlah Oma, Kakek dan Nenek, kak kenan kesini hanya untuk menemui Kendra dan tidak lebih, kami juga bertemu tidak sengaja karena tadi kak kenan dan kak reza menemukan kendra di mall saat kendra menghilang. ucap cika karena ia yakin pasti drama antara ketiga orang tua itu tak akan ada akhirnya.
Untuk apa dia menemui cicit ku. ucap nyonya Hermawan dan itu sukses membuat Kenan dan Reza kaget.
Karena Ibunya cucu ku. jawab Nyonya Hermawan singkat.
Jadi kau memang cucu mereka dek. tanya Reza pada cika tanpa sadar ia bertanya karena ternyata gurauan nya enam tahun yang lalu saat mengatakan cika adalah cucu kuarga Hermawan ternyata adalah sebuah kenyataan.
Iya kak. jawab cika singkat.
Rehan dan Rio, tolong bawa Kendra ke kamarnya. ucap Opa cika
Baik Opa. jawab Rehan dan rio karena jika di rumah mereka adalah keluarga kecuali jika di kantor mereka adalah atasan dan bawahan itupun jika ada orang lain jika hanya merdeka berdua maka mereka akan berbicara non formal dan juga sekarang yang memegang kendali perusahaan adalah cika dibantu Rehan dan Rio jadi mereka sudah jarang bertemu dengan Opa dkk di perusahaan yang sudah di gabungkan.
Katakan apa maksud dan tujuan mu ingin menemui cucu ku setelah kau menyakitinya enam tahun yang lalu. ucap Opa cika.
Aku ingin meminta maaf dan memulai kembali Hubungan kami Tuan, jadi mohon anda memberikan saya kesempatan untuk bisa bersama dengan anak dan istri saya. ucap kenan dengan wajah sedihnya. Mereka semua yang ada diruangan itu heran pada Kenan karena sejak kapan ia akan memohon pada orang lain, bukan kah dia seorang tuan muda yang dikenal dingin dan datar.
Opa, bisakah aku dan kak ken bicara berdua saja. ucap cika
Tapi sayang. ucap Opa dkk
__ADS_1
Cika pasti akan memilih jalan yang terbaik. ucap cika lagi.
Baiklah karena semua keputusan mu adalah suatu hal yang harus kami setujui Nyonya Muda jadi silahkan berbicara berdua saja. ucap Opa dkk tertawa bersama karena jujur saja semenjak adanya cika semua keputusan ada ditangan cika mungkin itu semua adalah salah satu cara mereka menebus ketidak adaan mereka dulu saat cika kesusahan.
Terimakasih Opa dkk. ucap cika
Opa dkk pamit kekamar mereka.
Kak karena sekarang sudah malam lebih baik kita bicara besok saja dan kakak pulanglah dulu, besok aku akan mengabarkan pada kakak tempat kita akan bertemu. ucap cika
Baiklah. aku dan reza pamit dulu. ucap kenan
Iya silahkan. ucap cika
Kenan dan reza pun keluar dari mansion cika dan berlalu pergi dengan mobilnya.
*****
Dikamar cika.
Cika berbicara sendiri sambil menatap Foto kenan.
Kak entah mengapa aku tidak bisa menghapus cinta ku pada mu tapi rasa Kecewa dan marah pada mu juga belum bisa ku padamkan dalam hati ku. Kak ken entahlah keputusan apa yang akan ku ambil nanti tapi semoga saja itu yang terbaik. Tapi aku juga tidak boleh egois jika mengambil keputusan hanya karena diri ku aku juga harus memikirkan perasaan putra kita Kendra, aku melihat dia begitu bahagia saat tahu kamu adalah deddy nya, tapi entahlah serahkan saja semuanya pada Yang Maha Mengatur Segala Sesuatunya.
*
*
*
Bersambung.....
***Hallo para Reader ini karya pertama ku mohon saran dan kritiknya yang bersifat membangun yah, Maaf juga kalau ceritanya ngak jelas dan banyak salahnya🙏
Semoga Kalian Suka Deh Sama Cerita Ku Ini♥️
Bantu Like Komen Vote dan Jangan lupa Tambah Ke favorit yah reader😉***
__ADS_1