
Huuuufhh...
"Kamu kenapa Dif?? Kok ngehela nafas gitu amat" Tanya Wulan pada sahabatnya yang bernama Difa.
"Aku tuh heran tau ngak sih, kenapa coba mommy sama dady ku tuh bahas perjodohan mulu, akukan masih ingin sendiri, masih ingin menikmati masa muda dan masih ingin fokus kuliah aja dulu". Jawab Difa atas pertanyaan sahabatnya.
"Emang kamu mau dijodohin sama siapa sih?. Tanya Wulan Lagi.
"Aku juga ngak tau Lan, intinya tuh cowok anak dari temen orang tua aku". Jawab Difa seadanya.
"Kenapa kamu ngak coba aja dulu Dif, mungkin aja cowok tuh baik, secarakan dia pilihan ortu kamu". ucap Wulan memberi saran.
"Yaelah Lan kamu kira nikah itu ajang percobaan apa". ucap Difa.
"Iya juga yah Dif, cuman kalau aku yang dijodohin sih kayaknya aku bakalan terima deh, dengan syarat cowoknya itu harus tampan dan kaya, hehehe". Ucap Wulan sambil tertawa terbahak-bahak.
"Kamu emang ngak pernah berubah Lan, asal tampan dan kaya ajah kamu udah langsung suka". Ucap Difa sambil menggelengkan kepalanya..
''Setidaknya ngak malu-maluin kalau dibawa kemana-mana". Ucap Wulan lagi sambil nyengir kuda😂 sedangkan Difa hanya diam dan tidak menanggapi celotehan Sahabatnya lagi..
***
Orang Tua Difa merupakan orang terkaya nomor 2 di Negaranya, tidak kalah jauh pula dengan Calon mertua Difa, mereka adalah orang terkaya nomor 3 dan merupakan partner bisnis yang sangat baik karena mereka memang sudah bersahabat sedari dulu..
***
Di kediaman orangtua Difa ternyata sudah sangat ramai karena para pelayan sibuk mempersiapkan berbagai macam hidangan untuk menyambut kedatanya tamu istimewah tuan dan nyonya mereka.
Difa yang baru saya pulang ke rumah menjadi kaget dan bertanya kepada Mommy nya.
"Mom, ada acara apa sih, kok di sini rame banget Terus kenapa para pelayan siapin banyak banget makanan gitu?" Tanya Difa pada Mommy nya.
''Masa kamu lupa sih sayang, kan malam ini calon suami kamu bakalan datang sama calon mertua kamu". Jawab Shiren Mommy nya Difa.
"Apa?? teriak Difa saking kagetnya.
"Mom, kan aku udah bilang, Aku tuh nggak mau dijodohin, Pokoknya aku nggak mau yang mom". Lanjut Difa lagi dan berlari kekamarnya untuk mengurung diri..
__ADS_1
Sampai pada saat ini Difa masih protes karena tidak ingin dijodohkan, tapi protes hanyalah tinggal protes karena keputusan kedua orang tuanya itu tidak bisa diganggu gugat lagi.
Kedua orang tua Difa memang sangat menyayangi Difa, terlebih Difa merupakan anak perempuan satu-satunya dan tidak memiliki saudara. Meski orang tuanya sangat menyayanginya tapi mereka tetap tidak mau menuruti keinginan Difa yang tidak ingin dinodohkan, menurut mereka anak dari sahabatnya itu adalah laki-laki terbaik yang bisa menjaga putri mereka nantinya, oleh karena itu mereka sampai lupa jika suatu hubungan yang didasari paksaan itu akan berakhir dengan tidak baik.
***
Ditempat lainnya, tepatnya dirumah calon mertua Difa, tidak ada bedanya denga Difa yang menolak perjodohan itu ternyata calon suami Difa juga menolak perjodohannya bukan karena dia belum siap melainkan karena seluruh rasa cintanya telah ia berikan pada kekasihnya dan sudah benar-benar tidak ada keinginan untuk mencintai orang lain lagi.
''Ma, Pa Afgan mohon banget, tolong batalin perjodohan ini, mama sama papa tau sendiri kan kalau aku udah punya pacar dan aku udah ngak bisa untuk mencintai orang lain selain dia gitu". Ucap calon suami Difa yang ternyata bernama Afgan itu.
"Ngak ada bantahan". Ucap papa Afgan singkat.
"Tapi pa, aku hanya akan menikah dengan Risa dan bukan orang lain". Ucap Afgan Lagi
"Tidak ada penolakan". Ucap papa Afgan yang lagi-lagi sangat singkat.
"Afgan sayang, kamu dengerin kata-kata papa yah, mama yakin kok Difa itu perempuan baik dan bisa jadi istri yang baik buat kamu nantinya''. Ucap mama Afgan dengan penuh kelembutan.
''Maaf ma, ini bukan tentang dia baik atau ngak, tapi ini tentang hari Afgan ma". Tolak Afgan lagi..
Tiba-tiba Lisa mama Afgan pingsan dan langsung dibawa kerumah sakit.
"Sayang, keluarga Arif (papa Afgan) malam ini ngak bisa datang soalnya Lisa tiba-tiba pingsan dan langsung di bawa ke rumah sakit sama Arif dan anaknya''. Ucap Reihan Dady Difa pada istrinya Shiren.
"Astahfirullah, tunggu apa lagi Bee, mending ayo deh kita susulin mereka ke RS, tapi aku panggil Difa dulu supaya sekalian jengukin calon mertuanya''. Ucap shiren panik.
Difa yang awalnya menolak untuk ikut pun harus terpaksa ikut karena mommy nya terus memaksa..
***
RS. Wiguna..
Sampai di RS Wiguna keluarga Difa langsung menuju keruang rawat Lisa.
"Bagaimana keadaan Lisa Rif ?''. Tanya Shiren pada Arif.
"Alhamdulillah, udah baikan kok Ren, cuman Lisa lagi tidur ajah, soalnya dia barusan minum vitamin''. Jawan Arif.
__ADS_1
"Alhamdulillah deh kalai udah baikan, kok Lisa bisa tiba-tiba pingsan sin Rif ?''. Tanya Reihan
"Belum tau juha sih Rei, kata dokter tunggu hasil pemeriksaannya keluar dulu baru bisa mastiin,''. Jawab Arif lagi.
"Gitu yah Rif, semoga Lisa baik-baik ajah''. Ucap Reihan lagi.
"Iya, moga aja Rei, makasih yah kamu san keluarga udah datang". ucap Arif tulus.
"Ya elaaaaah, kamu kayak ama siapa ajah Rif''. ucap Reihan dan shiren bersamaan.
Jika Arif, Rehan dan Shiren terus mengobrol seputar keadaan Lisa. Beda lagi dengan anak mereka yang hanya diam saja, seolah tidak saling melihat sama sekali.
"Oh, ini yah cewek/cowok yang mau dijodohin sama aku, Lumayan sih, tapi sayang aku ngak mau dan ngak bakalan mau sampai kapan pun". Ucap Afgan dan Difa dalam hati mereka.
***
Selang 1 jam Lisa sudah bangun dari tidurnya. Lisa melihat semua yang hadir di ruangannya itu sambil tersenyum dan mereka pun membalas senyum lisa.
"Perasaan mama gimana? udah enakan kan? atau masih ada yang sakit? atau mama mau sesuatu '' Tanya Afgan dengan cemas.
"Afgan sayang kalau nanya itu satu-satu dong, kan mama bingung mau jawab yang mana dulu''. Jawab Lisa tersenyum manis pada putra tunggalnya itu.
"Maaf ma, soalnya Afgan khawatir banget sama mama''. ucap Afgan sedangkan yang lainnya hanya melihat interaksi Lisa dan Afgan dalam diam.
"Aku semakin yakin kalau Afgan bisa menjaga Difa, secara dia sangat menyayangi mamanya, besar kemungkinan kelak dia juga akan menyayangi Difa seperti ia menyayangi mamanya''. Ucap Reihan dan Shiren dalam hati.
"Afgan sayang mama udah sehat kok, tapi mama akan menjadi sangat sehat kalau kamu mau menikah dengan Difa''. ucap mama afgan dengan tersenyum lebar.
''Apa? Teriak Difa dan Afgan Kaget.
''Maaf apa-apaan sih, kok malah bahas pernikahan lagi, intinya mama fokus untuk sehat ajah, masalah nikah ntar aja". ucap Afgan tegas.
"Maaf tante aku juga ngak bisa menikah sama orang yang ngak aku cintai'' . ucap Difa pelan dan mendapat pelototan dari Dady nya.
Tiba-tiba Lisa pingsan kembali dan mereka semua menjadi panik, Arif langsung memanggil dokter dan mereka semua keluar dari ruangan Lisa untuk memberi ruang para dokter memeriksa Lisa.
* Segini Ajah dulu😉
__ADS_1
* Bantu Like, Komen, and share yah😁
''