
Pagi-pagi sekali cika berangkat ke kampus di antar oleh Reza. Sampai di kampus seperti biasa cika akan bertemu dengan kedua sahabatnya siapa lagi kalau bukan Via dab cici.
Via yang melihat kedatangan cika langsung bertanya padanya.
Cik kau dari mana saja beberapa hari ini. tanya Via khawatir
iya cik, kau dari mana saja, kau buat kami khawatir saja. ucap cici
Lebih baik kita duduk dulu baru aku bercerita pada kalian.
Setelah mereka duduk cika mulai menceritakan semuanya, mulai dari dirinya yang menolong William yang sekarang menjadi ayah angkatnya sampai sekarang ia tinggal di kediaman Adi Putra.
Wah, beruntung sekali kau menolong Tuan William Cik. kata cici
Bukan bertanya keadaannya sekarang kau malah memikirkan keberuntungan cika saja. ucap Via
Eh iya, maaf, jadi gimana keadaan kamu cik? tanya Cici
Aku sudah baikan ci. jawab Cika
Terima kasih karena kalian sudah mengkhawatirkan ku. ucap cika pada kedua sahabatnya.
Hei, kau ini bicara apa cik, bukan kah kita sahabat. kata cici.
Dan dalam persahabatan itu tidak ada ucapan terima kasih dan Maaf, jadi kau tidak perlu berterima kasih. ucap Via.
baiklah sahabat-sahabat ku sayang. ucap cika dan tersenyum pada kedua sahabatnya itu.
*************
__ADS_1
Hari ini tepat satu pekan cika tinggal di kediaman keluarga Adi Putra, ia di perlakukan sangat baik di rumah itu. Sekarang mereka semua sedang di meja makan untuk sarapan.
Cika sayang apa kau akan berangkat ke kampus pagi ini. 'Tanya Rosa pada cika.
Iya Ma, pagi ini cika akan ke kampus, apa mama butuh bantuan cika.? 'ucap cika
Tidak sayang, cuma hari ini Kenan akan pulang dari London. 'kata Rose
Apa kak kenan bisa menerima ku Ma? 'Tanya cika
pasti bisa sayang, jadi kau tidak perlu khawatir kalau masalah itu. Yang menjawab pertanyaan cika bukan rose melainkan suaminya William.
Cika akhirnya tersenyum pada kedua orang tua angkatnya.
**********
Selamat datang kembali di rumah sayang. ucap Rosa dan William pada putra pertamanya.
Iya Yah, Ma. 'Jawab kenan.
Gadis cantik yang ada di samping Mama Kenan langsung menghambur ke dalam pelukan Kenan.
Aku merindukan mu sayang. ucap jesika
Aku juga sangat merindukan mu sayang. kata Kenan.
Kedua orang tua Kenan yang melihat itu diam tanpa ekspresi, entah ia menyukai jesika atau tidak hanya mereka dan Allah yang tahu.
Istirahat lah Ken. kata mama kenan
__ADS_1
baik ma. ucap kenan dan langsung menuju kamarnya tetapi terlebih dahulu iya mengantar jesika kedepan pintu karena jesika sudah mau pulang ke rumahnya.
*********
Sore hari Cika pulang dari kampus dan akan menuju kamarnya tetapi sebelum menaiki tangga Rosa terlebih dahulu memanggilnya untuk bergabung dengan mereka yang sedang berbincang di ruang keluarga. Di ruang keluarga ada William, Rosa, Rendi, Reza dan seorang laki-laki tampan yang cika yakini kalau itu pasti adalah kenan.
Cika sayang kemarilah bergabung dengan kami. 'Panggil Rosa pada Cika
Iya Ma. Cika pun menghampiri mereka yang sedang tersenyum ke arahnya tali tidak dengan kenan ia tetap saja datar.
Cika sayang kenalin ini kenan, dan kenan ini cika. ucap Rosa memperkenalkan mereka.
Cika tersenyum lada Kenan tetapi kenan hanya mengeluarkan aura dinginnya.
(SELANJUTNYA SAYA AKAN MENGGANTI PANGGILAN ANAK-ANAK TUAN WILLIAM YAITU DARI SEBUTAN AYAH MENJADI PAPA)
*
*
*
Bersambung.....
***Hallo para Reader ini karya pertama ku mohon saran dan kritiknya yang bersifat membangun yah, Maaf juga kalau ceritanya ngak jelas dan banyak salahnya🙏
Semoga Kalian Suka Deh Sama Cerita Ku Ini♥️
Bantu Like Komen Vote dan Jangan lupa Tambah Ke favorit yah reader😉***
__ADS_1