
Reza kembali ke ruangan kenan dan ia membawa berita tentang tujuan kedatangan cika ke kantornya.
to tok tok.
Suara pintu ruangan kenan diketuk oleh reza.
Permisi pak. ucap reza.
Masuk. kata kenan
Saya ingin memberitahu tujuan nona cika datang kesini pak. ucap reza dengan bahasa formal karena memang ini jam kantor.
Berhentilah berbicara formal jika hanya kita berdua Za. kata kenan datar.
Baiklah, tapi aku sarankan pada mu ken, kau jangan berubah datar dan dingin pada ku jika hanya karena masalah mu dengan jesika, kau juga tidak perlu dingin pada mama dan papa serta rendi karena mereka menikahkan mu dengan cika karena cika lah yang terbaik untuk mu ken dan perlakukanlah cika dengan baik jangan kasar ladanya. kata reza panjang lebar pada kekan.
Sudahlah za katakan saja ada perlu apa ****** bodoh itu kesini. kata kenan.
Reza yang mendengar kenan menyebut Cika ****** pun hanya geleng-geleng kepala dan ia tidak mengerti mengapa kenan harus sebenci itu pada cika yang sudah berkorban untuk menutupi malu keluarganya jika sampai ia batal menikah.
__ADS_1
Ken setidaknya kau jangan mengatainya ******, dia istri mu ken. ucap reza mengingatkan kenan.
Apa kau menyukai ****** itu Za sehingga kau membelanya. ucap kenan datar.
Aku tidak menyukainya Ken karena aku sudah menganggap cika saudara ku sendiri. ucap Reza
Bagus jika begitu, dan kau tidak perlu ikit campur dengan urusan ku dengan dia tanpa izin dari ku. icap kenan.
baiklah terserah kau saja, kata Reza.
Mengapa membahas hal yang tidak penting, cepat katakan ada tujuan apa ia kesini. kata kenan
Cika kesini untuk melamar pekerjaan sebagai designer bersama kedua sahabatnya. ucap reza
Reza yang melihat senyuman kenan pun tidak ingin bertanya karena ia kesal pada kenan yang terus menghina dan mengatai cika yang tidak-tidak.
Za terima kedua sahabat ****** itu bekerja disini tapi tidak dengan dia. ucap Kenan
Mengapa tidak sekalian mereka bertiga saja, apa lagi cika merupakan lulusan terbaik di kampusnya. kata Reza
__ADS_1
Sudahlah za ikuti saja perintah ku. ucap kenan ketus.
baiklah, aku pergi dulu. ucap reza dan hanya dibalas dekheman oleh kenan.
Saat keluar dari ruangan kenan reza sangat kesal karena memikirkan perlakuan kenan yang tidak baik pada cika dan ia mulai berkata dalam hatinya, *Suatu saat nanti di saat kau mulai mencintai cika ken dan cika mulai menjauh dari mu Aku Reza Adi Putra Saudara angkat mu tidak akan pernah membantu mu untuk mendapatkan Cika kembali. Reza mengatakan itu bukan tanpa alasan tapi ia benar-benar jengkel pada kenan yang harus meluapkan kemarahannya pada cika, orang yang sudah reza anggap seperti saudaranya sendiri reza juga sangat menyayangi cika dan mencintainya sebatas saudara perempuan bagaikan cinta seorang kakak laki-laki pada adik perempuannya begitupun dengan cika ia sangat menyayangi reza dan rendi seperti kakak kandungnya lain dengan kenan cika mencintainya sebagai seorang laki-laki sejak awal mereka bertemu.
Reza sudah memberitahukan bagian HRD untuk menerima kedua sahabat cika dan bagian HRD pun mengiyakan karena itu perintah langsung dari asisten pribadi CEO nya dan itu artinya itu perintah langsung dari CEO.
Kedua sahabat cika sangat senang karena diterima bekerja di perusahaan besar itu tapi mereka juga sedih karena cika tidak bisa bekerja bersama mereka, cika juga sebenarnya sedih karena belum mendapatkan pekerjaan tapi ia juga bahagia karena kedua sahabatnya sudah mendapatkan pekerjaan dan cika akan mencoba melamar pekerjaan di perusahaan Fashion lainnya.
*
*
*
Bersambung.....
***Hallo para Reader ini karya pertama ku mohon saran dan kritiknya yang bersifat membangun yah, Maaf juga kalau ceritanya ngak jelas dan banyak salahnya🙏
__ADS_1
Semoga Kalian Suka Deh Sama Cerita Ku Ini♥️
Bantu Like Komen Vote dan Jangan lupa Tambah Ke favorit yah reader😉***