Luka Di Dalam Pernikahan

Luka Di Dalam Pernikahan
15


__ADS_3

Sampai di tempat acara Mala sangat kaget karena melihat dekorasi yang sangat megah dan ada tulisan Happy Birth day Dianin Amala & Dianin Amela.


Mala bertanya pada Amel, tentang apa sebenarnya yang terjadi tapi Amel hanya diam saja dan menuntun kakaknya ke tempat kue ulang tahunnya berada.


Para tamu undangan melingkari mereka dan menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Mala dan Amel.


Meskipun belum mengerti dengan situasi yang ada Mala tetap ikut menyanyikan lagu selamat ulang tahun dan memotong kue bersama-sama dengan Amel.


Suapan pertama Amel berikan pada Ibunya, suapan kedua pada Bapaknya dan suapan ketiga diberikan kepada Afdal. Sedangkan Mala sendiri memberikan suapan pertama pada Bapaknya, suapan kedua pada Ibunya dan suapan ketiga ia berikan pada Kendra.


Entah sadar atau tidak saat Mala memberikan suapan ketiga pada Kendra karena setelah memberikan suapannya ia menjadi terkejut dan sepertinya menyesali perbuatan bodohnya itu, ia takut kendra hanya terpaksa memakan kue yang ia berikan karena sedang banyak orang.


Acara ulang tahun sudah selesai dan akan dilanjutkan dengan acara lamaran Kendra pada Mala, meskipun mala tidak mengetahuinya tapi kendra yakin kalau Mala akan menerima lamarannya.


"Perhatian kepada seluruh tamu undangan karena acara ulang tahun sudah selesai makan kita akan melangkah ke acara selanjutnya, yaitu acara lamaran putra bungsu Tuan Kenan Adi putra dan Nyonya Cika Hermawan". ucap sang MC


Para tamu undangan bertepuk tangan dan bersorak bahagian, lain halnya dengan Mala yang tidak mengetahui situasi ini, dia hanya diam dengan seribu pertanyaan di pikirannya.


"Baik langsung saja kita persilahkan Tuan Kendra Berlin Adi Putra Hermawan untuk naik keatas panggung". Ucap sang MC lagi.


Saat Kendra naik ke atas panggung Mala sangat terkejut karena ternyata selama ini ia berteman dengan seorang raja bisnis, selama ini Mala hanya tahu namanya saja tanpa pernah menduga bahwa kendra yang dikenalnya adalah kendra yang sama dengan kendra sang raja bisnis.


Seketika Mala merasakan sesak di dadanya, karena ternyata orang yang selama ini ia suka sudah memiliki calon tunangan, tapi ia juga heran mengapa selama ini Kendra tidak pernah bercerita tentang calon tunangannya.


"Sebelumnya saya ucapkan terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang sudah menyempatkan dirinya untuk datang ke acara bahagia saya". ucap kendra dan para tamu undangan menyambutnya dengan sangat antusias.


"Saya bukan laki-laki romantis yang bisa berjanji banyak hal tapi sebagai laki-laki sejati saya akan menepati semua janji saya, disini saya tidak ingin banyak berbicara saya akan langsung ke intinya saja". ucap kendra " Dianin Amala, Will You Married Me" lanjut kendra.


Mala yang mendengar namanya disebut pun tersadar dari lamunan nya, dan melihat banyak pasang mata yang melihatnya sambil bertepuk tangan dan mengucapkan kata 'terima'.


Mala yang baru saja tersadar dari lamunan nya langsung saja merasakan debaran aneh dihatinya, dan berusaha menetralkan perasaannya.

__ADS_1


Belum selesai Mala menetralkan perasaannya lagi-lagi Kendra mengejutkannya.


"Sekali lagi, Dianin Amala, Will You Married Me? ucap kendra sambil berjalan menghampiri Mala dan berlutut dihadapan Mala tentunya dengan menyodorkan cincin berlian yang Mewah.


Mala yang belum bisa menetralkan debaran jantungnya hanya mengangguk pertanda menerima. Langsung saja Kendra memasukkan cincin ke jari Mala dan begitupun sebaliknya, Mala memasukkan cincin ke jadi Kendra.


Acara berlangsung dengan sangat meriah sampai pukul 00:39, para tamu undangan dipersilahkan untuk menginap secara gratis di Hotel bintang Lima H&B Group.


**********


Semakin Hari hubungan asmara Kendra dan Mala semakin romantis, dimana Mala bekerja sebagai sekretaris Kendra, Begitupun hubungan antara Afdal dan Amel, mereka semakin lengket dan berencana menikah satu bulan lagi.


Afdal tidak membiarkan Amel bekerja, dia hanya meminta Amel untuk dirumah saja menjaga Kedua orang tua Amel dan Mala. Sebenarnya kedua orang tua Amel sehat-sehat saja tapi Afdal memang tidak mengizinkan Amel bekerja dan beralasan untuk menyuruh Amel menjaga orang tuanya.


Satu Bulan Kemudian


Hari ini adalah hari bahagia untuk Afdal dan Amel, karena mereka akan segera melangsungkan pernikahan yang menandakan mereka akan menjadi pasangan yang halal.


Sekarang Afdal tengah berada dihadapan penghulu. Afdal bersiap-siap untuk melaksanakan ijab kabul.


Sedangkan Amel berada didalam kamar ditemani oleh Mala dan Ibunya, sampai beberapa menit kemudian mereka mendengar kata SAH... Barulah mereka keluar dari kamar. Amel duduk disamping Afdal dan langsung mencium tangan Suaminya begitupun dengan Afdal ia mencium kening wanita yang beberapa menit lalu telah sah menjadi istrinya.


Sang pengantin menyalami kedua orang tua mereka dan tentunya ada acara tangia bahagia😂😂.


"Mommy, Daddy terimakasih sudah mau mengurus Afdal sampai sekarang ini, dan terimakasih berkat kalian aku bisa jadi seperti ini". ucap Afdal pada Cika dan kendra.


"Hei, kau bicara apa sayang, tentu mommy akan mengurus mu kamu kan putra Sulung Mommy". ucap Cika


"Iya sayang, kamu tidak perlu berterima kasih, karena ini sudah menjadi kewajiban kami sebagai orang tua". ucap Kendra sambil memeluk putra angkatnya yang selalu dianggap seperti anak kandungnya sendiri.


Mendengar ucapan kedua orang tuanya afdal hanya mengangguk dan berbicara dalam hati

__ADS_1


"terimakasih Tuhan, karena sudah memberikan orang tua yang baik seperti mereka dan mohon sayangi kedua orang tua ku yang sudah nerada disisi-Mu sekarang ini".


Mala melakukan hal yang sama pada orang tuanya, setelah itu ia bergantian dengan Afdal dan masing-masing menyalami mertua mereka.


Setelah acara tangis bahagia selesai, Afdal dan Amel dipersilahkan untuk beristirahat karena sebentar malam akan ada acara resepsi pernikahan.


Sedangkan disisi lain Mala dan Kendra tengah bercanda ria, Kendra terus menggoda Mala dengan kata-kata akan segera menyusul ke pelaminan. Kendra dan Mala memang sudah satu bulan bertunangan akan tetapi mereka berencana menikah setelah Amel hamil saja nantinya.


Kendra : (Yaaaa elah kok nunggu Amel hamil segala sih Tor🤦‍♀️)


Author : Serah Gue lah😜


Kendra : Awas aja yah tor, entar gue potong tu lidahnya 😠


Author : Coba aja kalau bisa😂


(Hanya pemanis😂)


Lanjut ke cerita yah...


Acara Resepsi pernikahan berjalan dengan sangat lancar, para tamu undangan menyalami mereka dan memberi selamat.


Kendra dan Mala juga memberi selamat dan tak lupa juga mereka memberi kado pernikahan kepada pengantin baru itu.


Sekitar jam duabelas malam acara resepsi sudah selesai dan itu semua membuat kedua pengantin menjadi sangat lelah karena hampir lima jam terus berdiri menerima kata selamat dari para tamu undangan.


Karena mereka semua sudah sangat lelah akhirnya mereka pergi ke kamar masing-masing yang sudah di siapkan di Villa itu.


*********


***Bersambung.....

__ADS_1


Bantu Like, Komen and Vote😉 Biar author nya juga semangat nulisnya😊***


__ADS_2