Luka Di Dalam Pernikahan

Luka Di Dalam Pernikahan
11


__ADS_3

Setelah mengantar mala dan amel, kendra dan juga afdal kembali kerumah orang tua mereka.


*****


Pagi hari terlihat tiga laki-laki tampan yang berbeda usia duduk bersama disebuah ruang makan, sepertinya mereka akan sarapan, tak lupa pula ada seorang wanita cantik yang menemani mereka. Yah mereka itu adalah keluarga Kendra dan Afdal.


Selesai sarapan Kendra dan Afdal pamit pergi ke perusahaan H&B Group, perusahaan terbesar di Dunia yang sekarang di pimpin oleh pria tampan nan ramah, tak lupa pula asistennya yang tak kalah tampaj dan ramah pula.


Perusahaan itu semakin sukses dan terus-terusan merajai dunia bisnis.


*****


Di ruangan Kendra.


"Ken apa kau menyukai Mala? tanya afdal pada kendra.


"Entahlah, tapi setiap berada di dekatnya aku merasakan sesuatu yang berbeda di hati ku, dia juga tidak seperti gadis pada umumnya yang mendekati kita hanya karena harta, dia juga tidak sengaja mencari perhatian pada kita, tapi memang kita yang menolong mereka" jawab kendra dan kembali bsrtanya pada afdal 'Bagaimana dengan mu apa kau menyukai Amel?


"Ya, aku menyukainya" jawab Afdal sambil tersenyum manis (Bayangin muka Amel 😂)


"Kau terlalu to the point saudara, hhhhh". ucap Kendra sambil tertawa.


"Biarkan saja, bagaimana jika kita mulai mendekati mereka". kata Afdal


"Baiklah, atur jadwal kita untuk datang berkunjung dikampus besok". ucap Kendra.


"Mengapa harus ke kampus? tanya afdal


"Kau ini bodoh apa amnesia sih, bukan kah mereka kuliah di kampus kita? ucap kendra.


"Ah iya, aku lupa". ucap afdal sambil nyengir kuda😂


******

__ADS_1


Besoknya Afdal dan kendra datang ke kampus, dan di sambut langsung oleh bapak Rektor Universitas H&B dan dosen lainnya, bagaimana tidak mereka sudah tahu jelas bahwa, Kendra adalah pemilik kampus itu.


"Selamat datang tuan kendra dan tuan afdal, mari saya antar keruangan anda". ucap pak Rektor.


"Terimakasih atas sambutannya pak, tapi saya tidak akan keruangan saya, saya hanya ingin berkeliling saja". ucap kendra


"Baik, jika begitu silahkan tuan, saya akan menemani anda berkeliling". ucap pak rektor lagi.


"Tidak perlu pak, saya akan berkeliling dengan afdal saja". ucap kendra.


"Baik tuan, kalau begitu silahkan anda berkeliling". ucap pak rektor.


"iya pak, mari". ucap kendra dan afdal sambil berlalu dari hadapan rektor dan dosen lainnya.


******


Masih di tempat Rektor dan Para Dosen.


"Iya benar itu pak". ucap para dosen bersamaan.


Sedangkan ditempat Kendra dan Afdal berkeliling, mereka sudah melihat Mala dan Amel, langsung saja mereka menghampirinya.


"Hai, apa kalian sudah tidak ada kelas". tanya afdal pada Mala dan Amel, tentu saja Mala dan Amel terkejut karena tiba-tiba di sapa oleh Afdal dan ada kendra juga di sampingnya.


"Hai juga kak, kelas kami baru saja selesai". jawab Amel.


"Apa kalian sudah makan siang". tanya Kendra.


"Belum kak, kami akan langsung ke kafe tempat kami bekerja saja". jawab Amel, sedangkan Mala hanya diam sambil menunduk.


"Kalian bekerja di salah satu kafe H&B kan? tanya afdal.


"Bagaimana kakak tau? tanya Amel.

__ADS_1


"Aku bahkan tahu semua tentang mu". jawab afdal santai sambil tersenyum manis.


"Maksud kakak?. tanya amel lagi


"Sudah, lupakan saja, ayo kita makan siang di restoran H&B depan kampus ini". ajak kendra.


"Tapi kak, kami harus bekerja, nanti kami bisa terlambat". jawab Mala.


"Kalian tidak perlu bekerja lagi, sebaiknya kalian fokus untuk ujian skripsi kalian besok". ucap kendra dan lagi-lagi membuat Mala dan Amel terkejut sekaligus bertanya-tanya, siapa Kendra dan Afdal sebenarnya mengapa mereka tahu banyak tentang mereka.


"Maaf kak, kami tidak bisa ikut dengan kalian, karena pekerjaan ini sangat penting bagi kami". ucap Mala dan ingin segera pergi dari hadapan kendra dan afdal karena mereka akan terlambat jika tida berangkat sekarang.


Saat mereka akan pergi tiba-tiba HP Amel berdering pertanda ada yang menelpon, amel pun menjawabnya.


"Halo Amel". kata sang penelpon.


"Iya Halo pak, ini dengan siapa yah?. tanya amel karena ia tidak tahu siapa yang menelponnya.


"Saya Manajer kafe H&B, Kamu dan mala hari ini tidak perlu datang, kalian datanglah saat sudah menyelesaikan kuliah kalian" ucap pak manajer.


"Maksud bapak apa". tanya Amel heran, bagaiamana bisa pak manajer tempat mereka bekerja menelpon amel hanya karena ingin memberitahu hal itu pada mereka, seharusnya kan mereka yang meminta izin.


"Intinya datang lah saat kuliah kalian sudah selesai nanti". ucap manajer dan memutuskan sambungan teleponnya.


Amel langsung menceritakan semuanya pada Mala, Mala pun jadi terkejut beda dengan afdal dan Kendra mereka saling melihat dan tersenyum penuh kemenangan.


Sepertinya semua itu perbuatan mereka.


********


Bersambung....


bantu like, komen and vote😉

__ADS_1


__ADS_2