Luka Di Dalam Pernikahan

Luka Di Dalam Pernikahan
Eps 19


__ADS_3

Pagi hari saat kenan terbangun dari tidurnya ia merasakan kepalanya sangat sakit dan ia mencoba untuk bangkit dari ranjang dan kini ia tengah terduduk di atas ranjang, ia mulai mengingat-ngingat apa sebenarnya yang terjadi, seketika ia mengingat bahwa ia tengah mabuk tadi malam dan ia di bantu oleh jesika untuk masuk ke kamarnya setelah itu ia melakukan permainan panas dengan jesika, seketika kenan bangkit dari ranjangnya dan melihat bercak darah yang artinya benar ingatannya tidak salah bahwa ia melakukan hubungan badan tadi malam, tapi ia berfikir kembali bagaimana bisa jesika ada di apartemen nya sedangkan jesika telah meninggalkannya dan sekarang ia tinggal dengan cika, karena tidak ingin banyak berfikir kenan meraih HPnya yang ada di atas meja dan menelfon Reza untuk memastikan siapa yang ada di apartemennya tadi malam jesika atau cika yang sudah di anggap sebagai jesika lantaran ia sangat mabuk.


Sambungan telpon terhubung...


Halo Ken, ada apa kau menelpon pagi-pagi sekali. ucap reza sedikit kesal


Iya halo Za, aku hanya ingin bertanya saat kau mengantar ku pulang siapa wanita yang telah membantu ku untuk ke kamar? tanya ken pada reza


Astaga Ken kau menelpon ku pagi-pagi begini hanya untuk menanyakan itu, ku pikir ada hal penting, cihh. ucap Reza


Sudahlah za, jawab saja pertanyaan ku. ucap kenan emosi


Mengapa kau harus bertanya pada ku, yaaa jelas wanita yang membantu mu itu istri mu Cika walau kau terus menggerutu memanggil nama jesika. ucap ken ketus.

__ADS_1


Tanpa menjawab lagi kenan langsung mematikan sambungan teleponnya.


Saat Kenan tahu bahwa yang membantunya itu adalah cika dan itu juga berarti bahwa cika lah orang yang sudah melalui malam panas bersamanya dan bukan jesika, raut wajah kenan berubah merah dan langsung ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


****


Cika berada di dapur untuk menyiapkan sarapan karena walaupun kenan melarangnya ia tetap menyiapkannya walau kenan tidak pernah memakan sedikitpun di apartemen karena kenan selalu makan di luar, mungkin karena ia sangat membenci cika atau mungkin ada sebab lain tapi ntahlah cika juga tidak tahu apa alasannya.


Hei wanita bodoh, bukankah sudah ku peringati jangan memasuki kamar ku tapi mengapa kau memasukinya bahkan kau telah meniduriku di saat aku mabuk, dasar kau ini memang seorang wanita ******. kata kenan berteriak pada cika dan kenan belum melepaskan tangannya yang menarik rambut cika ia terus menariknya keras sampai cika menangispun kenan tidak peduli.


Ma...af kak a...ku hanya membantu mu ke kamar tadi malam. ucap cika gemetar.


Membantu katamu, AH SUDAHLAH AKU TAK INGIN BANYAK BICARA DENGAN ****** SEPERTI MU. ucap kenan emosi dan pergi dari dapur meninggalkan cika seorang diri yang memegang kepalanya karena terasa sangat sakit akibat jambakan dari ken.

__ADS_1


*


*


*


Bersambung.....


***Hallo para Reader ini karya pertama ku mohon saran dan kritiknya yang bersifat membangun yah, Maaf juga kalau ceritanya ngak jelas dan banyak salahnya🙏


Semoga Kalian Suka Deh Sama Cerita Ku Ini♥️


Bantu Like Komen Vote dan Jangan lupa Tambah Ke favorit yah reader😉***

__ADS_1


__ADS_2