
maaf ya untuk para pembaca karna saya jarang up.dulu itu HP say rusak jadi ga bisa up dan sekarang saya baru masuk kuliah semester satu jadi lagi sibuk sibuk nya.
makasih juga masih mau baca cerita aku....
maaf yah banyak typo juga.ini aku masih pertama buat cerita nya. ini pun aku nulis nya dadakan jadi ga ada simpenan tulisan buat aku up.kalau aku sempet yh langsung nulis dan langsung up.
sekali lagi maaf yh..
buat kalian yang baca tolong komen yah kalau d yang salah atau kurang....
jangan lupa juga tekan like nya kali kalian suka..
makasih......
happy reading for you.....
******************
aurel yang terdesak pun berjalan mundur.tanpa di sadari dia sudah di pintu walk in closet. aurel yang sekarang telah terhimpit oleh tubuh Gabriel dan pintu walk in closet semakin waspada. jantungnya berdetak tidak karuan. aurel bingung ini perasaan takut apa perasaan yang lain karna ini sangat aneh.
dan kemudian...............
"kenapa kalian tertawa seperti itu malam..... ma.. lam... begini?" tanya mam claudia yang tiba tiba masuk ke kamar aurel dan Gabriel dan sekarang mah menyaksikan posisi mereka berdua yang seperti itu.
* aduh... ngapain mama claudia masuk segala sih....... kan malu mana posisinya pas lagi kayak gini lagi... * batin aurel yang sekarang pipi nya sudah memerah karena menahan malu.
" tidak ada ma... kami hanya mengingat ingat saat kami masih pengantin baru... " jawab Gabriel dengan enteng nya dan tanpa mengubah posisinya sama sekali.....
mata aurel membulat dengan sempurna tak kalah mendengar jawaban Gabriel yang seperti itu namun sedetik kemudian dia tersenyum kecut kepada mertuanya yang sekarang masih di ambang pintu.
" lalu apa yang kau lakukan itu Gabriel...... " geram mama claudia... mungkin dia tau bahwa aurel tidak nyaman dengan posisi nya sekarang.
" lihat lah istrimu itu.... " lanjut mama claudia
" yah dia kan malu karna mama ada di sana sekarang..... dan soal apa yang aku dan aurel lakukan.... yah apalagi kalau bukan mengulang kembali masa masa itu dan berencana membuatkan mama cucu.. " jawab Gabriel lagi.
aurel semakin di buat malu sekaligus jengkel oleh suaminya ini.bagai mana bisa dial bilang semacam itu kepada mama claudia.
__ADS_1
" oh baiklah maaf kan mama yang sudah mengganggu kalian... mama pergi dulu.... " kata mama claudia dan juga tidak lupa untuk menutup pintu. tapi belum sedetik menutup pintu mama claudia sudah membukanya lagi..
Gabriel yang melihat kepala mamanya muncul di ambang pintu pun mengangkat suara.
" apalagi ma.......? "
"bikinin mama cucu kembar yang lucu yah dan juga satu lagi .... Jagan lupa kunci pintu..... " jawab mama claudia dan kemudian dia pergi ke kamar nya. disepanjang jalan menuju kamar nya pun dia tertawa.
" apa yang kau katakan barusan el... " tanya aurel yang sudah geram dari tadi
" ha.... apa ..? hanya bilang seperti itu... " jawab Gabriel
tanpa mengubah posisi Gabriel terus memperhatikan wajah istrinya yang sekarang posisinya sedikit rendah dari wajah nya. aurel yang tadi nya sudah lupa akan posisinya kembali gugup. darah aurel terasa mengajar saat mengalir ke seluruh tubuh nya.
aurel yang merasa posisinya tidak aman mencoba mendorong Gabriel. bukan nya mundur Gabriel malah semakin menghimpit tubuh aurel. saat wajah mereka semakin tiada jarak aurel pun memutus kan munguk memejamkan matanya meskipun dia tidak tau apa yang akan Gabriel lakukan.
tapi saat hidung mereka hampir bersentuhan wajah Gabriel mengarah kesamping wajah aurel dan membisikkan sesuatu.
" apakah kau berpikir hendak menunjukkan body bagus mu itu kepada suami mu ini...... sekarang aku sudah sedikit mengetahui apa yang kau sebut body bagus tadi sore " sebelum menjauh Gabriel menyempatkan mencium kening aurel.
" apakah aku juga mau menunjukkan dalam nya juga...? sambung Gabriel saat berada beberapa langkah di depan aurel yang masih mencerna omongan nya barusan dan sedikit menunjukkan senyum smirk nya.
aurel yang sadar akan ucapan yang baru saja di lontarkan oleh Gabriel langsung saja melangkah ke kasur dan menutupi tubuh nya dengan selimut.
" dasar kau..... "
" apa hmm? " tanya Gabriel
" udah sana pergi " usir aurel yang menyadari bahwa tujuan Gabriel setelah ini adalah kamar mandi.
Gabriel pun membuka kancing kemejanya dan mengambil handuk setelah itu berlalu ke kamar mandi.
" dasar mesum.. " kata aurel yang mendapatkan Gabriel sudah masuk ke dalam kmar mandi
" aku masih bisa mendengarnya " teriak Gabriel dari dalam kamar mandi.
aurel sedikit bingung dengan perubahan sikap genre akhiar- akhir ini karna sering sekali menggoda aurel.
__ADS_1
* apa dia sudah tidak membenciku? apakah dia mencintai ku? oh ayolah aurel apa yang kau pikirkan dia hanya menggoda mu... mungkin dia hanya ingin membuatmu jengkel* batin aurel
Gabriel yang keluar hanya menggunakan handuk di pinggang nya membuat aurel yang melihatnya sedikit gugup...
*oh Tuhan aku baru sadar bahwa tubuh el begitu bagus.... sixpack nya itu loh ga kalah ama yang ada di dunia oren... * batin aurel
( maaf jika tulisan sisinya salah)
Gabriel pergi ke walk in closet untuk berganti pakaian. Gabriel tidak sadar jika dari tadi aurel memperhatikan nya. saat Gabriel keluar dari walk in closet pun aurel tetap nyaman dengan posisi nya yaitu bersandar dan terus memperhatikan aplikasi oren yang ada di HP nya. itulah kebiasaan aurel sejak remaja yaitu membaca novel dan menjadikan nya dunianya. tapi tidak hanya aplikasi oren tentang ada di HP nya melain kan ada aplikasi biru yang dia gunakan untuk membaca komik. tapi aurel juga sering baca novel di aplikasi biru ini karna novel nya juga seru seru
aurel yang sedang khusuk membaca pun tidak menyadari Gabriel yang sudah naik keatas ranjang. padahal tadi dia ga bisa fokus baca karna kepikiran dengan perut Gabriel namun sekarang di malah ga nyadar Gabriel disebelahnya. tapi itu tidak berlangsung lama karna aurel terkejut saat wajah Gabriel hampir menyerempet hidung aurel.
" apa yang...... " aurel belum selesai bertanya tapi Gabriel sudah menoleh ke arahnya dan membuat wajah mereka bersentuhan.
aurel dijalari rasa gugup di seluruh tubuh nya. dan tanpa sadah HP nya sudah mendarat di pangkuannya dan sekarang dia tidak bisa melihat posisi HP nya karna terhalang oleh tubuh Gabriel.
" aku mau mengambil ini... " kat Gabriel dengan menunjukkan HP nya yang barusan dia ambil dari nakas di sebelah aurel.
" apakah kau memikir kan hal lain...? sambung Gabriel.
" em ..... ti... tidak.... ada..... kenapa kau menyebrang di depan ku seharusnya kau turun dan mengambilnya tanpa melintas di depan ku seperti itu. "
" turun? memutari ranjang ini? ribet.." jawab Gabriel
" tapi kau ga seharusnya membuat ku..... ah sudahlah... " kata aurel
" membuat mu apa hemm? " tanya Gabriel dan kembali mendekat kan wajah nya ke aurel dan kembali ke posisi tadi...
" emm... anu.. anu.. " jawab aurel gugup.
aurel memalingkan wajah nya saat gabriel semakin mendekat..
" ah yah sudah lah lebih baik tidur saja.. " kata Gabriel dan kembali ke tempat tidur nya di sisi aurel.
* mengapa kau mengacak acak perasan ku.....? kau sudah membuat ku baper sekarang dengan seenak nya malah tidur dan tidak bertanggung jawab* kesal aurel dlm hati.
* lebih baik aku mencari komik di novel toon* lanjut nya dalam hati lagi...
__ADS_1