Luka Yang Tak Berdarah

Luka Yang Tak Berdarah
eps 3


__ADS_3

"hentikan Gabriel"Aurel terus memohon dan menangis.


"hentikan Gabriel..!!!"


"argh........."


Gabriel menyobek baju Aurel pada bagian pundak dan meninggalkan bekas gigitan di leher aurel.


Gabriel tertidur di atas tubuh mungil Aurel.saat Gabriel sudah pulas Aurel mencoba membaringkan tubuh Gabriel ke tempatnya.saat Aurel bisa membaringkan tubuh Gabriel di sampingnya aurel tidak bisa membuat Gabriel melepaskan pelukannya.


''au kau yang buat.......aku suka sama kamu tapi........kamu juga yang buat aku benci..."gebriel bicara dalam tidurnya


"sejak kapan aku membuat kamu mencintaiku?"otak ku terus berfikir tentang semua ini.


untung saja gebriel tidak melakukan hal yang lebih dari itu.tapi perbuatan gebriel mampu membuat bekas luka di hati Aurel .


07:00


"ah...... kepalaku pusing banget "kata gabriel yang bangun dari ranjang dan menyandarkan badanya.


"apa yang terjadi tadi malam?"


Aurel yang keluar dari kamar mandi tidak menyadari Gabriel yang sudah bangun karna Aurel sibuk mengeringkan rambutnya .


"apa itu......."


Gabriel langsung turun dari ranjang dan mendekati Aurel yang ada di depan pintu kamar mandi.saat itu Aurel sedang menyibak kan rambutnya kesamping. saat itu juga Gabriel melihat tanda merah di leher Aurel.


"kau telah bercinta dengan cowok mana lagi hem.....?" tanya Gabriel kepada aurel dan tanpa dia mengingat ulah nya sendiri


"apa maksudmu ?"aurel masih belum faham dengan yang di maksud Gabriel.


"jangan sok polos dengan ku!!!apakah ini ulah kekasih mu yang kemarin bertemu dengan mu di taman?" kata Gabriel yang berteriak dengan menyentuh leher aurel.

__ADS_1


"apa maksudmu?" aurel kembali bertanya kepada Gabriel. aurel merasa heran mengapa Gabriel bicara seperti itu kepadanya.


"lalu apa ini........?"


"ini semua ulah mu.......kenapa kau selalu curiga dengan ku" jawab aurel mempertegas


"aku.....mana mungkin aku yang melakukan nya ??? kau sendiri tidak mau ku dekati walau kau ini istriku....hal seperti itu......mana mungkin"


"itu Memeng perbuatanmu tapi jika kau tidak percaya aku juga tidak perduli" aurel memalingkan wajahnya.


"jangan kau jadi kan aku kambing hitam atas perselingkuhan mu aurel "


" berapa kali aku bilang aku tidak selingkuh......!!!!! dan laki-laki yang kau maksud itu dia hanya teman ku" jawab aurel lagi


"jika benar aku yang melakukan itu mengapa kau tidak menghindar ? padahal kau sama sekali tidak mau berada di dekat ku?"


"karna ........ karna kau mencengkeram ku sangat kuat"Aurel juga menunjukkan bekas cengkraman Gabriel di pundak Aurel.


"sudah lebih baik aku turun saja dari pada meladeni pria arogan seperti mu" aurel kemudian berjalan


"mau apa lagi sekarang...apa kau masih ingin menyalahkan ku lagi..? "aurel menolehkan wajah nha kebelakang.


"apakah kau mau turun memakai baju itu..."Gabriel sedikit terkekeh dengan perilaku aurel saat marah.


"apa.....?"Aurel melihat bajunya kemudian langsung pergi ke kamar ganti dan tersenyum malu.


'kenapa aku jadi lupa segalanya karna marah..... kan jadi malu..'cicit Aurel.


...*****...


"cepat lah sarapan sekarang! aku sudah menyiapkan nya"kata aurel


" apakah kau tidak sarapan??" kata gebriel yang melihat Aurel hanya menyiapkan makanan untuk nya dan berlalu di depannya.

__ADS_1


"sejak kapan kau perduli dengan ku?" tanya aurel


"emmmmm kan hanya bertanya"


"enggak.... aku enggak sarapan karna aku sudah telat ke kampusnya" jawab aurel


"ya udah ayo berangkat" ajak Gabriel


''kemana?????" Aurel bingung


"ke kampus lah emang mau kemana lagi''


"sama kamu ??? gak mau!!"


"kenapa?? takut kekasih kamu marah karna kau jalan dengan suamimu? "


"kamu...."Aurel menunjuk ke arah Gabriel


"hem sudah lah....."Aurel menyerah dalam perdebatan ini dan menurunkan jarinya.


di dalam mobil Aurel dan Gabriel tidak berbicara sama sekali.mereka menghabiskan waktu perjalanan dengan diam.


"hallo Lucie apakah hari ini ada jadwal rapat ??"Gabriel berbicara dengan Lucie di telfon


"ada tuan" jawab Lucie dengan gaya bicara yang merayu seperti biasa.


...*****...


sesampainya di kampus Aurel langsung turun tanpa mengatakan sepatah katapun.


kemudian datang seorang cowok yang mendekati Aurel dan tidak salah lagi itu adalah Azrul. Gabriel gak tau ada rasa apa pada dirinya tapi Gabriel gak suka saja Azrul berada di dekat Aurel. kebencian itu datang sejak pertemuan Aurel dengan Azrul di taman dulu .


"ada apa??"

__ADS_1


Gabriel langsung turun dari mobil dan melingkarkan tangan nya di pinggang Aurel


"kenapa dengan..........."


__ADS_2