
hi semuanya kembali lagi nih aku buat kalian .
terus baca cerita aku yh..... oke.....
...🚫banyak typo bertebaran...
****************
aurel kemudian berdiri dan pergi ke dapur menyiapkan cemilan untuk mereka semua dan aurel juga sekalian memasak karna sebentar lagi makan siang. axel pun mengikuti perginya aurel siapa tau saja dia bisa membantu aurel.
perawakan axel memang kayak cowok tapi kalau soal masak dia jagonya. kata ibunya di kampung cewek itu harus bisa masak karna dari masakan kita bisa buat hati suami makin cinta.
aurel dan axel berkutat sangat lama di dapur sedangkan Gabriel dan bram tetap membicarakan soal bisnis di ruang tamu.
aurel memilih masak ayam kecap, telur balado, oseng oseng tempe, dan juga jamur krispy.
" ternyata kamu pintar masak juga yah xel (sel) " kata aurel saat masakan mereka sudah siap disajikan semua.
" el kamu mandi dulu gih abis itu makan.... ini udah jam 2 siang abis ini kamu ada meeting lagi... " teriak aurel dari dapur.
" lah emang gua ada meeting lagi bram...? "
tanya Gabriel ke asistennya.
" lah gua juga lupa el..... kayak bener kata kakak ipar soalnya dua minggu yang lalu dia minta salinan jadwal kerja lo.. " jawab bram.
" di suruh mandi malah lanjut ngobrol ..... cepetan dong ell.. " kata aurel sambil menghampiri Gabriel di ruang tamu.
baru saja Gabriel berdiri handphone nya berdering. saat Gabriel mengambil handphone nya dari saku celana dan melihat siapa yang menelpon aurel sedikit melirik nama yng tertera disana.
*lucie*
itu lah nama yang tertera di layar handphone suaminya. meskipun aurel sudah mendapatkan penjelasan dari Gabriel soal lucie tetap saja aurel tidak terlalu senang dengan keberadaan lucie di sekitar Gabriel.
karna menyadari mimik muka aurel yang berubah Gabriel pun segera mematikan sambungan telepon nya.
" dia hanya memberitahukan soal meeting yng kamu beri tahukan tadi..... dan meeting nya di undur karna istri rekan bisnis saya sedang sakit sayang....."
"dih panggil sayang.... " kata bram yang masih setia duduk di tempatnya.
" kamu ikut makan siang aja bram aku udah masuk banyak hari ini.
" oke dengan senang hati kakak ipar ku yang cantik........"
kemudian bram hendak menuju ruang makan tapi di hentikan oleh kata kata aurel.
" tapi mandi dulu yah bram... soalnya enakan makan kalau sudah bersih badannya... " tutur aurel.
__ADS_1
bram pun menjalankan pa uang di katakan oleh aurel. bram langsung saja pergi ke kamar tamu untuk mandi. untungnya bram tidak lupa mengambil pakean Gabriel untuk ganti.memang laknat si bram main ambil ambil baju orang tapi itu tidak akan di permasalahan oleh Gabriel. kebiasaan bram dari memang selalu berulah, namun itu hanya berlaku kepada orang yang menurut dia dekat atau suka saja.
"au aku juga mau mandi dulu kalau begitu... " kata axel.
axel yang baru dateng ke dalam keluarga itu pun juga merasa nyaman di sana karan keluarga itu tidak membedakan derajat mereka. iyh sih ada juga pembantu yang tidak diperlakukan sama oleh mereka tapi mereka baik kok kepada pembantunya, seperti satpam yang ada di depan dan pak yanto sebagai tukang kebun di rumah mereka. aurel selalu memberikan makanan yang sama seperti yang dia masak kepada mereka. kalau pun aurel tidak ada di rumah Gabriel selalu memberikan uang untuk membeli makanan karena dia tau kebiasaan aurel.
axel juga sama seperti aurel seorang cewek yang tidak mau terlalu di atur jadi saat di dapur axel sedikit menceritakan kebiasaanya seperti hanya memakai kaos oversize dan hotpants atau pun memakai celana pendek layaknya cowok saat sedang berada di rumah. aurel pun memperbolehkan kebiasaan itu tetap dilakukan di rumah nya karena aurel yakin sejak awal bahwa Gabriel tidak akan tergoda.
jangan kan dengan axel dengan lucie yang pakaiannya yang sangat minim aja Gabriel tidak pernah tergoda dan itu membuat aurel tenang.
(intinya kalo ga pkek kayak gini yah kayak yang di pakek ama aurel kemaren.....)
kembali ke Gabriel......
Gabriel sedikit kesal karena penjelasan yng di lontarkan tidak di gubris sama sekali oleh aurel. ditambah lagi bukan nya memperhatikan yang di ucapkannya aurel malah mengajak bicara bram tadi.
"au....... " rengek Gabriel
" hemmm.... "
"aurel..... " Gabriel kembali merengek saat aurel hanya menjawab nya dengan deheman
"apa? "
aurel tidak pernah menyangkan bahwa Gabriel akan menunjukkan sifat childish nya.
ini baru pertama kali nya Gabriel merengek kepada aurel dan merasakan sifat Childish Gabriel itu sangat lucu baginya sehingga muncul ide jahil di kepalanya.
" kamu marah au..? " tanya nya dengan sedikit merengek.
" hemmm" jawab aurel sedikit sensi meskipun sebenernya dalam hati aurel menahan tawanya yang melihat muka Gabriel.
" jangan marah yh au..... " kata Gabriel dan kini air matanya sudah berada di pelupuk mata Gabriel.
hati aurel kini bingung hendak ketawa karn lucu atau sedih karn kasihan. dia belum pernah melihat Gabriel seperti ini karna aurel selama ini mengenal Gabriel sebagian cowok yang kerjaannya hanya marah kepadanya.
" lah jangan nangis dong .... kan hanya bercanda" kat aurel yang sedikit tersenyum
" ga lucu tau au " kata Gabriel sedikit tegas dan membuat aurel sedikit kaget pasalnya dia sedang tertawa dan di kejutkan dengan kata kata Gabriel yang sedikit keras menurut nya
" lah..... yh udah marah beneran nih" kata aurel.
" jangan yah sayang nya el....... el yang salah kok... " rengek Gabriel.
setelah berbaikan aurel menyuruh mandi karna sebentar lagi pasti bram dan axel selesai mandi.
__ADS_1
aurel tidak mau jika mereka menunggu makan siang sangat lama karna ulah Gabriel yang terus merengek.
baru saja Gabriel masuk ke dalam kamu dan dibelakangnya di ikuti aurel tiba tiba Axel muncul dari kamarnya .
" au mau mandi disini aja? "tanya axel
" engga deh" jawab aurel.
" oh mau mandi bareng ama pak el.. " kata axel pelan dan tanpa dia sadari Aurel mendengarkan nya.
" eh saya mandi di situ saja... saya g jadi nunggu Gabriel selesai mandi" kata aurel yang kata kata terakhir ditujukan supaya axel tidak berpikiran seperti tadi lagi.
"silakan masuk aja au aku mau turun duluan yah" axel turun duluan karna mau menyajikan makanan di meja makan karna mbok yang akan membantu pekerjaan rumah datangnya masih besok.
lagian aurel saja yng notabe nya seorang tuan rumah selalu melakukan pekerjaan rumah tanpa harus menunggu pembantu.
axel merasa begitu beruntung karna sudah di pertemukan dengan aurel.
axel berjalan menuruni anak tangga dan langsung menuju dapur. kemudian axel membawa nasinya terlebih dahulu ke meja makan. saat axel meletakkan nasi di meja makan axel tak sengaja melihat bram yang baru saja keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk di pinggangnya.
bagai mana axel bisa melihatnya? ya karena tadi bram lupa menutup pintu kamar tamu dan alhasil axel melihat itu semua.
kamar tamu itu searah dengan meja makan dan dapur jadi saat memandang lurus pasti akan terlihat jelas.
" aaaaaaa........... " teriak axel
" bram yang mendengarkan teriakan langsung saja menoleh ke arah pintu.
bram hanya merutuki kecerobohannya. dia baru sadar bahwa dia hanya memakai handuk di pinggang nya dan pintu kamar terbuka seperti kebiasaan di rumahnya.
************************
...definisi :...
^^^tangga kolam renang^^^
...⬆ ⤴...
...kamar tamu ➡ meja makan ➡ dapur...
...⬇...
...ruang tamu...
jadi yah setidaknya seperti itulah keadaan rumah Gabriel.
***********************
__ADS_1
makasih karna udah mau ngikutin aku sampai saat ini dan baca cerita aku ini...... memang sih judul ama cerita kayak ga cocok gitu tapi semoga kalian bisa menghargai nya. dan ini menurut ku ga cocok sama judul pun karena belum ke isi ceritanya belum ke konfliknya jadi kayak kelihatan beda jadi tungguin yh....... oke
bay bay maksih udah baca cerita ku😁