
hay aku up lagi nih....
enaknya di lanjutin apa segera tamat yah....?
pingin ku sih tamatnya sampe ke eps 40 tapi ga tau juga sih...
menutut kalian gimana?
kasih komen yh..... maksih dan jangan lupa pasti banyak kalimat yang typo... 😁😁
jangan lupa like juga....
**************
Aurel meminta izin kepada devan untuk menunda pernikahan nya karna dia ingin menghabiskan waktu bersama Gabriel dan merawat nya. Dia juga meminta devan untuk membantu membujuk twins agar mau menemui Gabriel.
Devan sebenarnya segan memberikan izin dia takut jika aurel kembali mencintai Gabriel. Namun dia tidak mau egois dengan memikirkan dirinya sendiri.
" Baiklah aku akan membantumu au dan aku mengizinkan mu merawat Gabriel tapi aku juga akan bersama mu"
" Baik lah dev"
Aurel mengecup singkat pipi devan. Devan masih dengan keterkejutannya dan mematung di dalam kamar twins.
" Sebagai hadiah" Kata aurel yang berlalu ke dalam kamarnya sendiri.
Aurel dan devan sudah pulang dari rumah sakit karna aurel ingin menidurkan baby twins nya. Dia tidak tega jika mereka tidur di rumah sakit saat aurel ingin memilih tetap di sana untuk menjaga gebriel.Aurel dan devan pulang ke rumah devan yang dulu, mereka juga tidak tinggal hanya berdua. Mereka tinggal bersama beberapa pengasuh twins, penjaga dan maid di rumah itu.
Devan senyum senyum sendiri saat kesadarannya kembali. Dia tidak pernah menyangka bahwa dia akan mendapatkan kecupan singkat dari aurel karna aurel tidak pernah melakukan itu sama sekali.
Devan langsung berjalan keluar untuk menyusul aurel. Dia mengira bahwa aurel akan pergi ke rumah sakit kembali.
" Apakah kau akan kembali ke rumah sakit sekarang au? " Tanya devan yang menemukan aurel di dalam kamarnya.
__ADS_1
" Mengapa kau di kmar ku dev? " Aurel malah balik tanya.
" Apa aku akan kembali ke rumah sakit sekarang? " Devan mengulangi pertanyaan nya.
" Tidak dev... Kasihan twins jika terbangun tidak mendapati ku di rumah"
" Oh baik lah.... "
" Tapi sekarang Aku laper au.... " Lanjut nya dengan sedikit merengek.
" Apa tidak ada makanan? "
" Tidak"
" Baik lah aku akan memasakkan nya untuk mu"
Setelah itu devan dan aurel menuju dapur untuk memasak.ini sudah larut malam devan tidak bermaksud menyuruh aurel bekerja di malam hari. Hanya saja dia ingin mengurangi kesedihan aurel dan mecoba membuat aurel memikirkan hal lain.
Aurel merasa bersalah kepada devan karn dia terus mengalah untuk menuruti permintaan aurel. Dia juga merasa bahwa devan sangat kesepian sedari tadi karna dirinya terus memikirkan tentang Gabriel.
Aurel memang sudah mencintai devan tapi rasa peduli kepada Gabriel masih melekat di dlm hatinya jadi dia akan berusaha tidak melukai hati devan namun tetap menjaga Gabriel.
" Ini sudah selesai masak mie nya"
" Apa ini mie goreng special? " Tanya devan dengan senyuman
" Iyh ini spesial untuk mu... Maaf aku hanya membuat mie goreng karna hanya ada mie doang di lemari penyimpanan
" Tidak papa au ini sudah sangat berharga buat aku.... Apakah kau hanya membuat satu piting? "
" Iyh aku hanya membuat satu piring... Apa kah kau masih kurang dev? "
" Tidak..... Hanya saja apa kau tidak makan? "
__ADS_1
" Tidak dev... Aku tidak lapar"
" Kau belum makan sedari pagi jadi mari makan bersama ku... Ini masih cukup untuk dua orang "
Aurel ingin menolak suapan dari devan tapi belum sempet bersuara devan sudah memasukkan satu suap mie ke dalam mulut aurel.
" Aku tidak terima penolakan au"
Kemudian mereka berdua menghabiskan satu porsi mie goreng Sepiring berdua.
..... Pagi.......
Aurel sudah menyiapkan makanan untuk mereka makan. Aurel juga sudah menyiapkan bekal untuk dibawa ke rumah sakit. Fahrez dan fairy berangkat ke sekolah anak anak bersama mbak dania dan mbak lusi selaju pengasuh mereka berdua. Tapi untuk berangkat mereka tetap di antar oleh aurel dan devan.
Setelah mengantarkan twins aurel dan devan langsung menuju ke rumah sakit. Di sana juga masih ada Axel dan bram. Axel baru saja datang dengan liodra anak axel dan bram sedangkan bram semalaman menjaga Gabriel.
" Bagaimana keadaannya? "
" Lumayan " Hanya kata itu yang di lontarkan oleh bram karna tidak bisa dibilang membaik ataupun memburuk.
" Ini aku bawain makanan juga buat kalian.... Aku masuk dulu yh" Kata aurel dan memberikan bekal kepada bram.
" Terima kasih au.... Aku juga tadi ga sempet masak karn lio nangis terus jadi hanya membawa pakean ganti saja untuk mas bram" Jawab axel.
" Apakah kau ingin ikut masuk dev?" Tanya aurel.
" Tidak aku sebaiknya di luar saja selesaikan masalah kalian saja dulu"
" Baik lah... "
Aurel pun masuk ke dalam ruangan Gabriel.
*********
__ADS_1