Luka Yang Tak Berdarah

Luka Yang Tak Berdarah
eps 25


__ADS_3

Hi aku double up soalnya udah lama gaul cerita dan mungkin bakalan lama lagi buat up bab selanjutnya....


ingat yh banyak typo


********


Sini sama mama dulu" Ajak axel pada nathan dan alin. Axel menuntut baby twins ke arah mobil. awalnya axel hendak menggendong alin tapi ia urungkan karna dia baru inget kalau dirinya sedang hamil besar.


" Sus tolong" Kata bram yang menggendong tubuh Aurel.


" Ada apa bram? " Tanya seorang dokter yang tak lain adalah devan.


" Ga tau tiba tiba pingsan" Jelas bram.


Bram membawa Aurel langsung ke UGD untuk di periksa keadaan nya.


" Kenapa bisa begini? " Tanya maria yang baru saja datang .


" Kita ga tau .. . . Nathan tadi telfon katanya mommy nya pingsan "


Alin terus menangis di pelukan kakaknya sedangkan nathan terus mengelus kepala lin untuk menenangkan adek nya.


Axel yang melihat interaksi kedua balita itu tiba tiba menangis dan menjauh dari sekitar sana. Bram yng melihat istrinya pergi pun mengejar axel.


" Gue kejar istri gua dulu.. .. Jagain twins" Kata bram yang kemudian berlari mengikuti istri nya.


" Kenapa pergi? " Tanya bram yang melihat istrinya duduk tertunduk agak jauh dari ruangan UGD


" Aku ga kuat mas.. ... . Liat nathan yang setegar itu.... . Dia ga nangis sama sekali dia bahkan sekuat tenaga buat jadi tegar di depan alin yang terus menangis. .. . . . Aku ga bisa nyanyiin penderitaan mereka mas.. .. . . . Kenapa ke adaan jahat banget ke mereka... ... . " Kata acel yang terus menangis di pelukan bram.


" Udah ya kita harus kuat juga biar mereka kuat.. . Dan ingat kamu lagi hamil jadi jangan banyak pikiran. " Kata bram untuk menenangkan axel.


" Kita kesana lagi yh. . .. . . Mereka butuh kamu" Kemudian axel dan bram kembali ke UGD.


Saat acel dan bram sampai di UGD revan keluar dari ruangan juga.


" Apa yang terjadi van? " Tanya Maria yang sambil mengendong alin. Sedangkan nathan sedang duduk tenang di kursi tunggu.


" Dia hanya terlalu banyak pikiran .jangan biarkan dia banyak pikiran dan terlalu lelah karna itu akan membahayakan dirinya"


" Dia akan di pindahkan ke ruangan pasien sebentar lagi "

__ADS_1


" Oke maksih van... Berikan ruangan vip buat Aurel " Kata radeo.


Tiba tiba bram mendapat telfon dari seseorang.


" Halo siapa? "


" Ini gua bram"


" Mau apa lo...... Gua ga kenal ama lo"


"....... "


" Mau ap loh nanya dia lagi..... Bukan nya koh udah ga perduli dan malah milih pergi dan sekarang lo bakalan nikah lagi"


"........ "


" Dia sakit dan ga ad urusannya sama lo"


Bram langsung saja mematikan telfon nya dengan wajah yang sedikit marah.


" Dari siapa Bram? " Tanya radeo


"Gabriel " Jawab Bram singkat.


Di tempat lain...


Sepulang dari mansion Aurel ah bukan itu adalah mantan nya terdahulu......


" Mengapa Aurel bicara seperti itu bukannya azrul masih ada.... Mengapa dia bilang azrul udah mati.... "


" Dan apa maksud dari telpon tadi kalo aku udah salah paham........ " Saat Gabriel bingung dengan pikirannya sendiri tiba tiba ada yang mengirimi nya vidio.


***********


" Buat fotonya sangat bagus dan bukan seperti editan "


" Bik bos"


"langsung kirimkan ke kantornya. "


" Oke bos kali gitu saya pergi dulu"

__ADS_1


" Sekarang kita tunggu perceraian kmu Au.. .. Setelah itu kita akan menikah.. .. . Suamimu itu mudah untuk di tipu jadi bukan salah aku karna menipunya hahaha"


**********


Itu lah suara yang Gabriel dengar dari vidio yang dia dapet tadi. Dengan perasaan g karuan Gabriel menghubungi nomer Bram dan berharap dia masih menggunakan nomer yang sama


"..... " Suara dari sebrang sana


" Ini gua Bram" jawab Gabriel.


" ..... "


" Lo jangan gitu Bram gua cuma mu nanya soal Aurel... "


" .......... "


" Lo kok tau kalo gua mau nikah....? Lo sama Aurel sekarang? "


"........ "


" Dia sakit? Dimana sekarang?..... Halo... Halo...... Brengsek"


Belum selesai Gabriel berbicara brm sudah memutuskan sambungan telfon nya. Gabriel juga membanting ho yang di pegang barusan. Sekarang dia bingung harus bagaiman dia sudah Terlanjur sayang kepada rena tapi dia juga masih ad sedikit rasa cinta kepada Aurel apalagi Gabriel mengetahui kalau anak kecil tadi adalah anak kandungnya


Sekarang Gabriel bingung dengan pemikiran nya dia meminta tangan kanan nya untuk melacak keberadaan HP yang baru saja dia hubungi. Gabriel juga langsung pergi menuju mansion nya tadi.


Saat sampai di mansion dia di hentikan oleh satpam


" Maaf tuan nyonya lagi tidak ada"


" Kemana Aurel pergi? "


" Nyonya di bawah ke rumah sakit tuan... "


" Anak anak nya bagai mana? "


" Nona dan tuan muda ikut tuan"


********


maaf yah part yang ini sedikit karna yh memeng ku buat lebih sedikit.....

__ADS_1


oke mksih yh sekali lagi.....


untuk yang kemaren komen maksih yh karna komen kamu sekarang aku jadi makin semangat buat lanjutin ceritanya......


__ADS_2