Luka Yang Tak Berdarah

Luka Yang Tak Berdarah
eps 15


__ADS_3

plis dong yah jangan lupa tekan tombol like nya...


bikin author bahagia itu dapet pahala jadi ayo cari pahala..... 😅🤣


maf sering ngomong tekan tombol like... tekan tombol like..... itu suah author nya semangat buat lanjutin ceritanya. apalagi yang kasi like kamu........


oke udah yah ngobrolnya sekarang kita lanjut ke ceritanya...


maaf yau up nya ga bisa teratur karna aku masih sibuk belajar..........


***************************************


" ASSALAMU'ALAIKUM.... mama pulang"


" waalaikum salam " jawab merek berdua karna bram masih sibuk mengunyah makanan yang ada di dalam mulut nya dan setelah tertelan semuanya dia baru menjawab salam mama cludia.


" berikan saja dia semuanya karna itu semua makanan kesukaannya.... mana mungkin kau tidak tau jika itu makanan ke sukaan el karna kamu sendiri yang memasaknya " kata mama claudia.


* apakah benar...? apakah ini kebetulan atau bagaimana? * pikir aurel.


" ekhem... ekhemm.. " bram berdehem.


setelah itu aurel mengambilkan lauk untuk gebriel sedangkan mama claudia memanggil suaminya untuk ikut bergabung bersama di meja makan.


" oh iya mama mau ke kamar dulu...... paa mu tidak akan turun sebelum mama yang mengajak papa mu makan" kata mama cludia.


" dasar bicin..... " sindir gebriel pelan.


" kau juga pasti akan merasakan nya. " jawab mama claudia .


saat selesai makan gebriel dan bram langsung berangkat ke tempat meeting. aurel tidak boleh kemana mana oleh gebriel dengan alasan aurel masih baru di sini. aurel perpikir untuk apa juga dia keluar dari rumah lagi pula mana mungkin dia keluar menggunakan kaos milik gebriel dan celana hotpans nya. tadi saja saat aurel masak dan makan mengenakan itu gebriel kelihatan sangat tidak suka. aurel pun juga tidak tahu penyebabnya.


aurel mulai bosan dirumah sendirian. awalnya dia pikir mama claudia akan ada di rumah saja namur ternyata mama claudia pergi bersama papa Rendy jalan jalan.


" jika tau bakal seperti ini aku tidak akan membiarkan Sinta membawa bajuku ke tempat londri dan memakainua lagi untuk pulang.... arghhhhhh.... " teriak aurel yang sudah frustasi"



hingga seluruh aplikasi yang biasa di gunakannya terasa hambar tidak ada yang menarik sama sekali.


" mau keluar ga boleh..... lagian aku keluar masak pakek setelan kayak gini" dumel aurel.


( pakean yang sama dengan tadi malem?)


tapi kemudian dia keluar rumah menggunakan itu karena aurel pikir ini hanya sampai depan saja untuk mengurangi rasa bosannya.

__ADS_1


saat aurel berada di depan pintu gerbang menengok ke arah jalan tiba tiba ada anak kucing yang sedang berada di sekitar tempat sampah.


" meow"


" meow"


kucing itu terus mengikuti aurel. awalnya aurel tidak mau membawa kucing itu pulang namun karna kasihan aurel berubah pikiran dan membawa kucing itu pulang. kucing itu dibawanya pulang untuk di mandikan terlebih dahulu karna saat ini kucing itu begitu kotor dan dekil.


" kau kan sudah mandi sekarang dan badanmu juga udah aku kepingin giman kalau kita jalan jalan? " ajak aurel kepada kucing nya.


aurel keluar lagi dengan membawa kucingnya di gendongannya. kucing itu di beri nama chiko oleh aurel. saat sampai di depan pintu gerbang aurel menurunkan chiko tapi chiko malah lari menjauh dari aurel .


" lah.... lah.... mau kemana??... chiko..... chiko....!" terik aurel dan terus melangkah menyusul chiko saat aurel sampai di tempat chiko berhenti dia begitu kagum dengan sosok yang memberi makan chiko.


* apakah dia jk? atau RM? atau Do? atau sehun? ganteng banget kayak bias ku.......* teriak aurel dalam hati.


" maaf kan chiko yah mas.... " aurel memulai pembicaraan.


" oh namanya chiko...... lucu banget kucingnya..... " pria itu menunjukkan wajah imutnya


* lebih imut kamu masnya.... * jawab aurel dalam hati....


" kalau dia chiko nama pemiliknya siapa ni? " tanya cowok itu kepada aurel.


" oh... kenalin nama ku aurel ... nama kamu siapa? "


" kenalin aku radeo..... " jawab cowok itu.


"au...... " teriak seseorang dari kejauhan.


seseorang itu tidak lain adalah suami aurel yaitu Gabriel degan tergesa-gesa berjalan menuju arah preman aurel berdiri sekarang.


" apa el....? ada apa...? " tanya aurel saat Gabriel sudah di depan matanya.


" tolong dong jangan ganggu istri saya Gabriel dan menarik tangan aurel . Gabriel langsung menarik aurel dan membawanya pulang, ga lupa juga chiko yang sudah berada di gendongan aurel.


" apa sih el...... " aurel kembali bertanya.


" jangan deket deket dia..! " perintah Gabriel untuk aurel.


" lah kenapa coba...?orang kita juga masih baru kenal barusan...... "


" lihat pakean mu keluar seperti ini......... apakah antas untuk mu keluar hanya memakai ini....... " Gabriel terus saja mengomel dan mengomel.


__ADS_1


( yh kyak gini lh penampilan aurel tapi warna kaos nya tetep yang tadi malem yaitu abu" * di chapter sebelumnya)


aurel meras jengkel sendiri kepada gebriel. bisa bisa nya dia marah marah terus kepada aurel. padahal yang tidak menyediakan baju juga dirinya, yang meninggalkan aurel di rumah tanpa teman jiga dia dan membuat aurel keluar karna bosen.


" kau ini el terus saja mengomel..... padahal kau sendiri yang meninggalkan aku di sini tanpa teman dan tanpa baju yang pantas untuk ku pakai saat keluar. " balek omel aurel.


" makanya saya suruh kamu menunggu saya pulang.... ini... " kata Gabriel dan memberikan paper back kepada aurel.


" makasih..... " kata Aurel yang kemudian pergi untuk bersiap siap pulang.


saat melangkahkan kakinya aurel terus saja bingung dengan otaknya sendiri.aurel terus berfikir apakah Gabriel sudah berubah? mengapa aurel merasa bahwa Gabriel sekarang semakin


posesif terhadapnya?


*apa tadi Gabriel cemburu ke pada radeo? * batin aurel


aurel pun masuk kedalam kamarnya dan mengeluarkan isi paperback nya aurel sangat terkejut dengan isinya. dimana isi dari paperback nya itu sudah lengkap dengan satu set pakaian.


"el........ " teriak aurel yang sedang berada di dalam kamar mandi tapi tidak ada jawaban sama sekali dari yang punya nama.


" el....... " teriak aurel sekali lagi dan kali ini suaranya sedikit lebih lantang. dan tidak mengecewakan sama sekali karna kemudian Gabriel datang menghampiri aurel.


" ada apa lagi? " tanya Gabriel.


" ini ...... itu...... " kata aurel yang bingung mau ngomong apa


" tapi teriak teriak sekarang saya ada di sini kamu malah ga mau ngomong yah udah saya pergi saja kalau begitu... " kata aurel yng kemudian berbalik badan membelakangi pintu kamar mandi.


" itu...... bra yang kau belikan sedikit kebesaran... " kata aurel yang sedikit malu.


" tinggal gede in sedikit punya mu kan gampang..." jawab Gabriel dengan absurd nya


aurel yang mendengar jawaban dari dalam kamar mandi langsung membulatkan matanya.


* bagaimana dia bisa se Absurd itu* batin aurel...


" arghhhh......... dasar kau pria mesum....... " teriak aurel dari dalam kamar mandi dengan menyilangkan tangan nya di depan dadanya meskipun sebenarnya Gabriel pun tidak bisa melihat nya.


kemudian gabriel............


**************


maaf yah lama ga up...... tapi aku usahakan aku bakalan sering up kalo aku bisa up......


oh yh jangan lupa tekan like nya yah😄

__ADS_1


maksih banget udah baca cerita ku...... sebisanya kawal sampai tamat yah....... 😄


oke maksih banyak banyak...... aku sayang kalian......


__ADS_2