
alin yang ta mengerti pun mengeratkan pelukannya.
" papa.... mataharinya belom tenggelam...... "
tiba tiba pelukan dari Gabriel di rasa mengendur oleh alin.
" pa.... nathan mau ngomong kalo nathan udah maafin papa"
alin langsung saja bangun dari pelukan papanya. dia bingung kenapa papanya hanya diam saja.
" pa.... pa.... " nathan terus menggoyangkan tubuh papanya.nathan terasa sesak kembali menyelimuti hatinya.
" mommy....... mom...... papa ga mau bangun" teriak alin dan berlari ke arah aurel saat alin melihat aurel tak jauh dari arahnya.
" tenang yh sayang.... "
" dev" aurel ingin menyuruh Devan untuk melihat Gabriel namun devan sudah berlari ke arah nathan dan Gabriel.
" pa.... papa..... kenapa papa ga bangun.... " teriak nathan di sertai dengan derai air mata yang terus mengalir.
devan mengecek keadaan Gabriel dan sangat terkejut karna kini Gabriel sudah berpulang.
" Gabriel udah ga ada...... '
" engga..... kata dokter Gabriel baik baik aja kok kemaren.... "
nananananana...... ( anggep dering hp)
" assalammualaikum dokter saya mau ngomong hal penting .... bahwa tuan Gabriel sebenernya.... "
" waalaikum salam dok....dia sudah tidak ada dok..... Gabriel udah meninggal"
" Innalillahi wa inalillahi rojiun"
setelah itu devan dan orang orang sekitar membawa Gabriel untuk pulang dan di makamkan.
setelah itu dokter yang menanggani devan juga menceritakan permintaan terakhir Gabriel.
* flash back on*
" maaf tuan penyakit anda sudah sangat ganas dan sudah menggerogoti tubuh anda...... penyakit anda sudah stadium akhir dan waktu anda tinggal sedikit"
" apa sudah ada yang tau kabar ini? "
__ADS_1
" hanya anda tuan"
" tapi saya sudah pernah operasi dokter"
" operasi anda memang berhasil namun anda beberapa kali melewatkan jadwal kemo anda.... dan itu membuat penyakit di tubuh anda berkembang kembali. "
" kalau begitu jangan beri tahu siapapun soal penyakit saya... ands belom memberi tahu siapapun kan dokter? "
" saya hanya memberi tahu anda.... tapi anda harus semangat untuk sehat tuan"
" doakan dokter.... dan saya ingin pulang "
" tapi tuan...."
" saya hanya ingin menghabiskan waktu saya dengan anak anak saya. .."
" baiklah tuan"
setelah itu dokter mengatakan kepada aurel dan yang lain kalau Gabriel baik baik saja. dokter itu.juga membolehkan Gabriel pulang tapi dengan syarat slalu minum obatnya dan trus cek up. tapi tentunya hanya kepada Gabriel saja.
namun Gabriel tidak minum obat sama sekali, cek up pun dia tidak pergi.gebriel hanya fokus dengan hari harinya dengan anak anaknya....
* flash back off*
jenazah Gabriel pun sudah di mandikan begitu banyak orang yang datang untuk mendoakan Gabriel. mantan istrinya juga datang mendoakan Gabriel.
"ya siin"
"wal-qur`ānil-ḥakīm"
"innaka laminal-mursalīn"
"alā sirāṭim mustaqīm"
" tanzlal-'azīzir-raḥīm"
" litunżira qaumam mā unżira ābā`uhum fa hum gāfilun"
"laqad haqqal-qaulu 'ala aksarihim fa hum la yu`minụn"
"inna ja'alna fi a'naqihim aglalan fa hiya ilal-azqani fa hum muqmaḥụn"
"wa ja'alnā mim baini aidhim saddaw wa min khalfihim saddan fa agsyaināhum fa hum lā yubṣirun"
__ADS_1
"wa sawā`un 'alaihim a anżartahum am lam tunżir-hum lā yu`minụn"
" innamā tunżiru manittaba'aż-żikra wa khasyiyar-raḥmāna bil-gaīb, fa basysyir-hu bimagfiatiw wa ajring karīm"
" innā naḥnu nuḥyil-mautā wa naktubu mā qaddamụ wa āṡārahum, wa kulla syai`in aḥṣaināhu fī imāmim mubīn"
" waḍrib lahum maṡalan aṣ-ḥābal-qaryah, iż jā`ahal-mursalụn"
" iż arsalnā ilaihimuṡnaini fa każżabụhumā fa 'azzaznā biṡāliṡin fa qālū innā ilaikum mursalụn"
"qālụ mā antum illā basyarum miṡlunā wa mā anzalar-raḥmānu min syai`in in antum illa takżibụn"
".............. "
( buat yang Islam klo mo dapet pahala lanjutin ampe abis gapapa baca Yasin nya)
semua orang membacakan surat yasin untuk Gabriel. begitu banyak orang yang mendoakan Gabriel. saudara sepupu Gabriel juga dateng,ga semuanya sedih memang namun ada juga yang bahagia dengan kematian Gabriel.
Gabriel di makam kan saat jam 8 malam karna nunggu adek sepupunya yang ada di Kalimantan.
nathan cuma keluar saat memakamkan papanya nya,itupun hanya diam saja. ga ada senyuman ataupun percakapan dengan orang lain. nathan terus saja diam seperti tubuh yang tak bernyawa.
saat selesai pemakaman pun nathan langsung masuk kedalam kamarnya.
" nathan ayo makan dulu.... papa pasti udah bahagia disana jangan kayak gini..... "
" nathan... nathan... " aurel memanggil manggil nama nathan dan terus menggedor gedor pintu kamar nathan.
saat ini alin sedang tidur di kamar devan dan aurel. mungkin nathan kecapekan nangis makanya dia sampai ketiduran.
" nathan ga amu mom"
" sedikit aja.... "
" ga... "
" kaka.... alin mo bobok peluk kaka.... alin capek... "
seketika nathan membukakan pintu untuk adiknya. setelah nathan mau membukakan pintu alin juga meminta nathan untuk makan sedikit saja. dalam ke adaan ini aurel menyuapi nathan karna nathan memang tidak selera makan.
nathan hanya makan beberapa suapan. dan kemudian nathan dan alin tidur bersama. sedangkan devan masih menemui tamu yang sedang datang untuk mendoakan Gabriel.
aurel pergi ke kamar yang di tinggali Gabriel beberapa hari terakhir Ini. aurel beberapa kali juga melihat lihat benda milik Gabriel. aurel juga berkeliling di sekitar ranjang Gabriel. aurel memang benci ke pada Gabriel dengan masa lalu mereka. namun aurel juga belom bisa nerima kepergian Gabriel yang begitu mendadak.
__ADS_1
aurel tidak bisa membendung air matanya lagi dan memutuskan untuk pergi dari kamar Gabriel. namin saat ingin keluar mata aurel tertuju dengan buku yang ada di meja. aurel pun menghampiri buku itu dan mencoba membuka buku tersebut.
begitu mengejutkan saat aurel membaca tulisan pertama dalam buku itu.buku itu ternyata adalah diary milik Gabriel. dan bunyi dari tulisan pertama adalah.......