
Aku balik lagi gais....
Selamat hari raya idul fitri yh bagi yang merayakan mohon maaf lahir dan batin.
Buat yang tidak merayakan aku juga mint maaf kalau ada salah yh.....
Oke thanks karna sudah sampai disini....jangan lupa like yh....
*********
" Hay el...... Apa kabar? "
" Baik au... " Jawab Gabriel sedikit lemah karna memang Gabriel dalam keadaan lemah.
Aurel mencoba mengajak bicara Gabriel seakan tidak memiliki masalah dengan nya. Aurel juga tidak bertanya banyak hal tentang penyakit yang di derita Gabriel. Aurel hanya bertanya sedikit tentang kehidupan Gabriel.
" Maaf"
" Untuk? " Jawab aurel yang seketika Gabriel melontarkan kata maaf.
" Semuanya"
" Tapi... "
Belom sempat aurel menjawab perawat sudah masuk untuk mengingatkan jam istirahat.
" Mohon. Maaf waktunya pasien beristirahat" Ujar sang perawat.
" Baiklah sus.... "
" Aku pergi dulu yah el..... Lekas sembuh bujuk twins untuk lebih dekat dengan mu.... "
Aurel mencoba untuk menyemangati Gabriel yang sedang berjuang hidup dengan bantuan alat medis. Aurel mencoba tetap tegar meskipun air matanya luruh di pipinya.
" Hem" Jawab nya.
Aurel pergi meninggalkan ruangan Gabriel, untuk membiarkan Gabriel beristirahat.
" Sudah? "
" Iyh..... Em apakah twins mencari ku? "
" Iyh mereka mencari mu tapi saat ku bilang ku ada di sini mereka terlihat kecewa dari nada suaranya"
" Baiklah mari kita pulang saja kalau begitu.... "
" Ayo"
" Kita duluan yh... "
" Silakan" Jawab radeo saat devan berpamitan.
__ADS_1
Devan dan aurel pulang dengan keadaan diam diam saja. Aurel dan devan sama sama tidak tahu apa yang harus mereka bicarakan dan bagaimana untuk mengawalinya.
" Tadi.... " Kata mereka barengan.
" Kamu duluan dev! "
" Kamu aja duluan! "
Mereka malah tertawa karna keadaan canggung di antara mereka berdua.
" Napa kok jadi canggung sih.. "
" Kagak tau au.... " Mereka kembali terkekeh
Aurel mengawali pembicaraan nya dengan bercerita apa saja yang dia bicarakan dengan Gabriel di ruangan nya. Sebenernya devan sedikit cemburu karna wanitanya membicarakan mantan suaminya.
" Ayolah au" Rengek devan kepada aurel.
" Oh maaf dev aku terlalu membicarakan Gabriel yh? "
" Heem " Jawabnya sedikit cemberut.
"Oh baiklah. ... Apa mau mu sekarang? "
" Cup "
" Jangan aneh aneh dev"
" Ga mau"
"Yh sudah kita pergi ke KUA sekarang dan nikah"
Mereka kemudian berdebat, awalnya devan hanya ingin bermain main dengan aurel tentang pembahasan pernikahan mereka kembali. tapi ternyata setelah berdebat sedikit panjang aurel menuruti segalanya.
Mereka pun melangsungkan ijab qobul di KUA. Pernikahan yang sangat lucu, namun pernikahan ini akan menjadi pernikahan yang Terakhir bagi mereka.
" Ini beneran dev? "
" Iyh lah beneran... Kita sekarang usah sah"
" Kok gini yh.... Kan rencana kita ga gini awalnya dev...." Kata aurel
" Kamu yang duluan buat gara gara tadi dan akhirnya jadi nikah kayak gini"
" Kok kamu nyalahin aku dev? Kamu ga seneng nikah ama aku dev? "
" Ga gitu au.... "
Perdebatan mereka berakhir sampai di situ karna aurel susah terlanjur ngambek dengan sikap devan.
' gini amat yh.... Kenapa jadi aku yang di salahin'
__ADS_1
batin devan batin devan saat aurel turun dari mobilnya.
" Au.... Jangan marah dong sayang.... Aku seneng... Malah seneng banget.. Kalo kamu marah kapan kita buat adeknya twins? "
" Sayang ayolah sayang..... "
" Sayang......... " Final devan dengan sedikit menangis. Entah setelah hidupnya kedatangan aurel semuanya berubah. Apalagi setelah hubungan pertemuan mereka berubah menjadi hubungan yang istimewa, devan lebih sering manja ke pada aurel.
" Sayang..... " Rengeknya kembali.
" Oke aku maafin kamu dev tapi.. "
" Mommy.... Deddy....... " Belum selesai aurel berbicara namun perhatian merek berdua teralihkan kepada fahrez dan fairy yang baru saja datang.
" Mommy hari ini tidur di kamar fairy dan fairuz yh! "
" Tidak... " Jawab refleks devan
" Devan.. " Tegur aurel.
" Sayang malam ini kamu kan udah tidur bareng aku"
" Kamu ngalah dong ama twins.... "
" Tapi kan sayang..... " Devan semakin merengek.
" Kenapa deddy ama mommy malah berantem kan kita bisa tidur ber empat"
" Baiklah kita tidur berempat..... "
Ujar aurel kepada fairy dan berlalu untuk kembali ke mobil karna lipstick nya ketinggalan di mobil.
" Sayang kalian mau adek...? " Tanya devan saat aurel sudah tidak terlihat
" Mau ded jawab fairy dan fahrez dengan semangat.
" Kalau gitu kalian harus tidur bersua sekarang biarkan deddy ama mommy buatin adek buat kalian oke...... "
" Baik ded... "
" Apa yang kalian bicarakan hemm? TanyA aurel yang baru saja datang .
" Kita tidur berdua aja mom" Jawab fahrez dan menarik tangan fairy untuk segera pergi.
" Lah kok berubah pikiran.. " Gumam aurel.
" Jangan lupa adek nya ded" Teriak fairy
" Dev.... " Aurel sudah melototi devan.
" Waktunya hukuman baby.... " Kata devan dengan sedikit smirks
__ADS_1
**********