Luka Yang Tak Berdarah

Luka Yang Tak Berdarah
eps 2


__ADS_3

"karna aku........ aku terlanjur mencintai istri kecil ku itu"


"lalu mengapa Anda melakukan semua ini"


"sudah diam!!!" Gabriel meninggalkan Lucie dengan keadaan marah.


************************


sesampainya di rumah Maria pamit pulang ke pada aurel.


"au aku pamit pulang dulu...kamu harus tegar ya au jangan terlalu lemah..!"


"tenang aja mar...."Aurel langsung memeluk Maria.


Aurel mengawasi kepergian Maria sampai tak terlihat lagi tubuh tinggi nya itu


hari mulai gelap tapi Gabriel belum juga pulang.


"apa dia marah atas kejadian tadi????tapi........seharusnya akulah yang marah bukan dia "


kata aurel pada dirinya sendiri


* mengapa kau jadi peduli tentang dia au* umpat aurel di dalam hati untuk dirinya sendiri.


"lebih baik aku mandi saja terlebih dahulu setelah itu aku tidur.dari pada mikirin yang gak jelas.


******20:00*****


Aurel keluar dari kamar mandi dengan memakai baju santainya.


"kenapa aku gak tenang ya????"


Aurel mencoba memejamkan matanya setelah selesai mandi . tetapi Aurel tidak bisa tidur karena ada perasaan yang mengganjal di hatinya.


"mungkin karena aku belum makan jadinya lapar jadi gak bisa tidur"


aurel bangkit dari tempat tidurnya dan pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan.

__ADS_1


"untung saja Dira(pembantu Gabriel) pulang dan sudah meninggalkan makanan untuk makan malam" kata aurel saat melihat meja yang sudah tersedia makanan.


belum selesai aurel makan makanannya Gabriel datang dengan keadaan mabuk berat


"siapa....???" tanya aurel saat mendengar suara orang membuka pintu.


'bruak'


suara pintu rumah yang di dorong oleh Gabriel sehingga menabrak dinding.mungkin karena dia marah kepada aurel soal tadi siang.


"istri ku....!!''


"istri kecilku...!!"


"dimana kau!!"


teriak Gabriel begitu keras di rumah yang sangat luas ini. teriakan Gabriel seperti orang sedang tidak sadar mungkin itu efek dari dia minum


'duk'


"istri kecilku"


'duk'


'duk'


teriakan Gabriel di iringi dengan suara barang yang tertabrak oleh nya.


karena suara benturan benda yang Ariel dengar dia langsung


berjalan menuju ke ruang tamu dari meja makan.


"apa dia sudah gila...??" gumam Aurel sambil berjalan.


saat sampai di ruang tamu Aurel mendapati Gabriel yang berada di lantai dengan keadaan tengkurap tidak sadar. .


"apa yang kamu lakukan ? " tanya aurel dan kemudian dia mendekati Gabriel.

__ADS_1


"kamu...kamu yang buat aku seperti ini kamu... ."kata Gabriel dengan terus mencoba bangkit dan duduk


"kenapa aku ....??''.


"karena kamu......."


"udah jangan banyak bicara...!!!aku akan bawa kamu ke kamar"


aurel membopong tubuh kekar gebriel.entah ada kekuatan apa yang ada pada aurel sehingga tubuh kecil nya bisa membopong Gabriel ke atas.


sesampai nya dikamar aurel membaringkannya


"ini ....ini semua karena kamu"


"aku gak perduli kamu mau ngomong apa"


saat aurel ingin pergi Gabriel malah menarik tangan aurel dan membuat aurel jatuh di atas tubuhnya.


"lepaskan ....apa yang kau lakukan? " aurel terus mencoba melepaskan tangan Gabriel dari tubuh nya.


"tubuh mu sangat....mungil istri ku" kata Gabriel yang di selang infus dengan senyuman nya


"lepaskan!!!!!kau sudah keterlaluan.........."belum selesai aurel berbicara Gabriel mendaratkan sebuah ciuman di bibir Aurel .


Aurel berusaha untuk memberontak tapi


tetap saja tidak bisa melepaskan diri dari gebriel.aurel lelah memberontak sehingga saat itu juga Aurel diam didalam pelukan gebriel.tanpa disadari air mata Aurel terjatuh. melihat air mata itu Gabriel melepaskan ciumannya.


"mengapa kau menangis ...? apa kah kau tidak suka suamimu melakukan ini?apakah kau ingin melakukannya dengan laki laki lain hem....?"


"lepaskan aku...." aurel melepas tubuhnya dari pelukan Gabriel dan mencoba untuk beranjak dari tempat tidur.


"kau mau kemana au? " Gabriel kembali menarik aurel dan menjatuhkan aurel di ranjang yang sama


"biarkan aku pergi...."


bukannya melepaskan aurel Gabriel malah kembali mencium aurel.

__ADS_1


"tolong lepaskan ... kau menyakiti ku" bukan nya mendengarkan ucapan Aurel Gabriel malah mengelap bibir Aurel yang basah karena ulah nya dan Gabriel juga menghisap air mata yang jatuh di pipi aurel


"hentikan Gabriel...!!!"Aurel terus memohon dan ..........


__ADS_2