Magic Laura

Magic Laura
Aquilla dipaksa Menikah


__ADS_3

"Ih yaudah gak usah lagi bilang sayang ah". ucap Laura sembari mengambek dan memalingkan wajahnya kearah pintu,Gabriel yang melihat pacarnya itu ngambek bukannya marah malah semakin dibuat gemas,lalu akhirnya Gabriel pun memeluk Laura dari samping.


"Love you Lau ku sayang". berbisik Gabriel ke telinga Laura, ia yang masih menghadap jendela mobil saat Gabriel memeluknya tiba tiba langsung senyum senyum sendiri dan langsung menghadap wajah Gabriel dan tanpa berlama lama Laura pun langsung menyosorkan bibirnya ke bibirnya Gabriel dengan sekali ciuman.


Dan, setelah itu Laura pun menutupi wajahnya dengan tangan karena ia sangat malu karena telah mencium ia secara langsung


"Aduh aku malu maaf ya". ucap Laura dengan meminta maaf


"Jadi pacarku yang cantik ini jadi seneng ciuman ya ekekek". goda Gabriel kepada Laura


dan tibalah mereka turun dan mereka pun menaiki beberapa wahana permainan yang ada dipasar malam itu banyak orang yang menjual aneka minuman,makanan,bahkan permainan buat anak kecil pun ada di pasar malam ini.


"Kamu mau naik apa sayang?". tanya Gabriel kepada kekasihnya itu


"Aku mau yang seram aja ah kaya rumah hantu gitu yu". ajak Laura sembari mereka pun mencari keberadaan rumah hantu tersebut  "Apa sih yang engga buat kamu".ucap Gabriel sembari memegang dagu milik Laura


"Bagimana kalau kita taruhan kalau misal kamu takut aku mau kita segera tunangan di 2 hari lagi tapi kalau misal aku yang takut aku mau kita kissing lagi,tapi kalau dua duanya yang takut kita lakuin kedua duanya gimana?" tantang Gabriel kepada Laura, "Baiklah siapa takut". percaya diri Laura kalau dirinya merasa tidak takut oleh permainan rumah hantu ini,


akhirnya mereka pun membeli 2 tiket menuju rumah hantu ketika baru masuk mereka sudah banyak dikagetkan oleh beberapa makhluk yang ada disitu. Laura yang sedari tadi berteriak diikuti juga dengan Gabriel yang bedanya kalau Gabriel hanya pura pura takut agar ia bisa berciuman lagi.


Dirumah Aquilla


Aquilla yang baru saja pulang kerja dimalam hari dikejutkan oleh suara orang marah marah dari dalam rumahnya


"Kapan lo mau bayar! udah beberapa hari hutang lo tambah banyak...". ucap depkolektor itu


"Iya pak saya akan bayar tapi untuk saat ini saya memang tidak lagi punya uangnya tolong kasih saya waktu lagi,istri saya juga baru sembuh pak". ucap Anto (bapaknya Aquilla)

__ADS_1


"Gak ada waktu waktu lagi saya sudah nunggu lama uang itu belum juga situ bayar". ucap depkolektor sembari membanting kursi depan untuk yang biasanya duduk diluar, sontak membuat Aquilla kaget saat mendengarnya dan ia langsung refleks mengkhawatirkan sang ibunya yang baru saja sembuh setelah pasca operasi "IBUU" ucap Aquilla saat mendengar bantingan kursi itu sembari berlari untuk masuk kedalam rumahnya.


Saat baru sampe kedalam rumahnya Aquilla langsung melihat siapakah orang yang tega membuat gaduh rumahnya dimalam hari


"Anda siapa?mengapa anda membuat rumah saya menjadi gaduh". ucap Aquilla kepada 2 orang depkolektor itu, sontak membuat depkolektor itu terkaget dan 1 orang depkolektor itu sembari memfoto Aquilla secara diam diam.. isi chattingan tersebut adalah


"Bos ternyata Anto punya anak perawan yang cantik". dan depkolektor itu pun sembari mengirimkan foto kepada bosnya "Wah mantap,kasih Anto pilihan kalau emang dia gak bisa bayar pake uang suruh nikahin anaknya untuk saya gitu". ucap bosnya itu, "Baik tuan bos". ucap Penagih hutang itu sembari menutup ponselnya lalu memberitahukan hal itu kepada keluarga Anto.


"Anto kalau anda tidak mampu bayar dengan uang serahkan putri anda untuk menikah dengan boss saya". ancam depkolektor itu sembari berlalu


Didalam rumahnya Anto


"Pokoknya kamu harus menikah dengan pa Agung secepatnya". sentak Anto kepada anaknya itu. "Apa pak??? quii, gak ingin dijodohkan oleh pria tua itu pak qui mohon sama bapak kalau ternyatapria tua itu sudah punya istri bagaimana pak? pokoknya qui tetap gak mau dijodohkan". ucap Aquilla sembari meneteskan air mata dan buru buru menutup pintu kamar tidurnya.


Disepanjang malam Aquilla menangis karena ia tidak ingin dijodohkan oleh pria tua itu bahkan sangat takut kalau perkataan bapaknya bakal terwujud kalau anaknya akan dinikahkan segera


"Jadi bagaimana Anton pernikahan ini harus terlaksana di sore hari ini juga,pokoknya kamu sudah tidak usah khawatir soal persiapan atau pun hutang kamu sama saya karena saya anggap sudah lunas apabila saya bisa menikah dengan putri bapak sore ini juga,dan semua seserahan sudah saya carikan". ucap Agung sang pria tua itu yang jarak usianya 12 tahun lebih tua dari Aquilla. "satu hal lagi sebentar lagi pihak make over pengantin buat putri anda sudah saya pesan dan akan segera datang kerumah ini beserta wedding organizer". ucap sang pria itu juga.


Ibu Aquilla yang masih terbaring lemah dikasur tidak bisa banyak berbuat apa apa,bahkan untuk membatalkan perjodohan putrinya sendiri ia masih tak bisa berbuat apa apa. Dikamar ibunya Aquilla masuk


"Bu,kenapa si Aquilla harus menikah dengan pria tua itu". ucap tangis anaknya dengan sesegukan.


Belum juga ibunya berbicara tiba tiba datang semua tim make up rias pengantin


TOK TOK TOK misi


"Iya sebentar". ucap Anto yang sembari membuka pintu masuknya itu

__ADS_1


"Qui cepetan kesini" ucap tak sabar Anto kepada putri tunggalnya itu.


"Iya pak sebentar,bu.. qui tinggal dulu ya bapak manggil qui nih". sembari pergi untuk menuju sumber suaranya. Ketika Aquilla menuju bapaknya ia pun terkaget saat melihat tim make up pengantin itu sudah ada di depan rumahnya


"Ini ada apa pak?". tanya Aquilla


"Hari ini kamu akan bapak nikahkan dengan pa Agung  sore ini juga dan sebelum itu kamu harus tampil cantik dulu agar pa Agung tidak akan kecewa dengan bapak... Baiklah kalian bisa urus putri saya ya". ucap Anto kepada anaknya dan sekaligus mempersilahkan masuk


"Engga pak pokoknya qui tidak mau menikah". ucap tegas Aquilla kepada bapaknya itu.


"Kamu ini mau jadi anak durhaka sama orangtua gak menurut!" sentak Anto, lalu Aquilla pun hanya bisa pasrah kalau bapaknya sudah berkata seperti itu kepada Aquilla.


"Baiklah kalau ketakwaan qui buat bapak bahagia,qui gak ingin menjadi anak durhaka walau sebenarnya qui gak ingin menikah atau dijodohkan seperti ini". ucap Aquilla kepada bapaknya itu "Baik kak tolong dandani saya saja". pinta Aquilla kepada sang rias pengantin itu.


"Nah gitu dong daritadi"..


BRUKK. sembari membanting sapu ke arah  Aquilla. Tim rias pengantin yang begitu tersanjung atas kebaikan hatinya kepada orangtuanya yang kasar kaya Anto membuat tim nya yang melihat mejadi sangat iba.


Sore Hari pun tiba, Aquilla yang sudah sangat cantik sudah siap untuk menerima apapun resiko yang ayahnya berikan untuk dirinya kini ia hanya bisa nangis dan berusaha untuk menerima keadaan dirinya saat ini.


Tamu tamu yang sudah mulai berdatangan membuat Aquilla menjadi sangat sangat pasrah,sedangkan diluar sana  Anto dan Agung sedang melaksanakan Ijab kabul


“Aku nikahkan engkau, dan aku kawinkan engkau dengan pinanganmu, puteriku (Aquila Pramestiar) dengan mahar 15 juta dan mas kawin dibayar tunai". ucap Anto saat membacakan ijab kabul itu


"Saya terima nikah dan kawinnya Aquilla Pramestiar binti Anto dengan mas kawin tersebut dibayar tunai." ucap lantang sang pria tua itu


Lalu penghulu pun bilang "Bagaimana para saksi sah?" dan diikuti oleh para saksi lainnya

__ADS_1


SAHHH ALHAMDULILLAH


__ADS_2