Magic Laura

Magic Laura
Pertemuan 2 Flashback Salma Menghilang


__ADS_3

"Ka saya pesen macadamia white chocolate latte sama caramel java chip yang sedang aja ka sama pesen makanan nya classic dark chocolate cake satu sama classic tuna toastie satu ya mba". ucap Laura sembari memesannya kepada sang barista sekaligus menjadi kasirnya itu "Siap ka atas nama siapa ya?" tanya kasir nya itu "atas nama dr. Laura ya". ucap Laura setelah itu kasir itu pun membacakan ulang pesenannya dan menghitung total nya "Totalnya 250.000 ya kak sudah sama ppn nya". ucap kasir itu kepada Laura.


"Ohh iya sebentar ya mba". ucap Laura sembari menghitung uang yang ada di tas dokternya itu "Ini ya mba sudah nanti diantar ya ke meja no 12". ucap Laura "Siap kak". ucap sang kasir nya.


Tak lama Laura pun menghampiri Salma yang sedang sendirian "Sal,maaf ya lama hehe". ucap permohonan maaf Laura kepada Sahabatnya itu "Eh ra,ihhhh santai aja ya tuhan padahal mah masih jam segini kok masih siang ra". ucap Salma sembari tertawa.


"Jadi gimana sal? ada yang ingin kamu ceritain kah?". tanya Laura penasaran "Heem sebenarnya ada sih ra tapi sebelumnya kamu janji ya jangan marah atau pun berubah sama aku". ucap Salma memelas dan menundukan kepalanya "Jadi aku ingin ceritain soal waktu kejadian aku keluar dari kampus ra". ucap Salma dengan malu sembari menunduk "Sal cerita aja gpp aku janji aku gak akan marah asal kamu bisa terbuka sama aku dan siapa tau aku bisa meringankan beban kamu selama ini." ucap Laura kepada sahabat nya itu


"Iya ra aku akan mulai ceritakan semua". ucap Salma, dan Salma pun akhirnya bersedia menceritakan kejadian masa lalu kelam nya itu


FLASHBACK ON

__ADS_1


“Halo gais,ucap seorang laki laki yang menghampiri keduanya itu.” yang tak lama kemudian pria itu pun tersenyum kepada mereka “Mending,kita diskotik aja yukk lagi pula kalian juga belum pernah kan ngerasain kaya mabok,joget joget,pake pakaian seksi”, cetus Rafael kepada kedua sahabat itu.


“Gila lo el gue masih waras kali ya,kaga mau gue kaya gitu gituan”. Laura pun marah dan pergi meninggal kan Salma dan Rafael


“Elo,aja sih sal ikut gue yuk kesana” sembari mengedipkan mata .. “Hmm gimana ya nanti gue kabarin lagi aja yak gue gak mau kalau Laura tau hal ini hari ini yang ada dia larang gue lagi”. Ucap Salma


“Okey gue tunggu ya baby”. Entah mengapa Rafael menjadi genit kepada Salma. Salma pun baper dan ia masih bingung harus bilang apa kepada Rafael,sebenarnya ini adalah momen langka Salma bisa pdkt sama cinta lamanya


“Woi sal lo gpp?lo gak sakit kan?”. Laura yang sedari tadi memastikan kondisi temannya itu yang sedari tadi masih melamun untuk memikirkan jawaban antara ia ikut kesana apa tidak menjadi kacau karena Laura sedang bertanya kondisi nya saat ini “Ehh,iya ra gue duluan ya udah dijemput supir soalnya” Salma pun berlari dan melambaikan tangan kepada sahabatnya itu dengan cepat. Lalu,salma pun membuka pesan chat untuk mengirim pesan kepadanya Salma pun akhirnya ikut pergi bersama Rafael yang tak lama kemudian Rafael pun sudah didepan rumah Salma untuk menjemput bareng menuju tempat disko


Rafael pun membuka kan pintu mobil nya Salma lalu mengajaknya turun bersama dan saling bergandengan tangan “Silahkan turun princess”. Ucap Rafael kepada Salma begitu pula sebaliknya Salma pun bilang “Terimakasih el”. Lalu mereka pun masuk menuju tempat kafe yang didalamnya sudah penuh dengan orang orang mabuk,orang orang letsbian,orang orang yang sedang ciuman,pelukan dan masih banyak lagi karena memang efek bir yang membuat orang orang dibar hilang akal sehatnya,mereka berdua pun duduk didepan bar sembari Rafael pun memesan minuman bir “Sal,elo harus nyobain sih ini minuman sangat enak banget elo pasti ketagihan”. Rafael pun mencoba untuk menghasut Salma agar Salma harus mencoba bir yang ada disini agar ia bisa melaksanakan aksinya bersama Salma.

__ADS_1


“Nih sal minum lo,diminum ya enak lo sayang kalau gk dihabisin”. Ucap Rafael yang sedari tadi sedang sama meminum bir juga,Salma pun akhirnya meminum satu gelas kecil hingga ia merasakan sebuah kenikmatan untuk menambah lagi menjadi 5 kali ia minum bir sedangkan Rafael hanya meminum 3 saja. Ketika Salma sudah menghabiskan minum terbitlah efek pusing yang melanda kepalanya hingga dahsyat dan menjadi seperti orang bego tak lama kemudian Salma pun tertidur pulas dibangku bar minuman yang tak lama kemudian Rafael pun membawa Salma ke sebuah penginapan yang tak lain membawanya ke sebuah hotel.


Salma yang belum sadar pun masih tidak terasa jika ia sedang dibawa sama Rafael untuk melakukan aksi kepuasan sesaatnya,Laura pun mencoba beberapa kali menelphone salma terus diriject oleh Rafael.


Rafael pun langsung mencoba untuk menciumi bibirnya,lehernya lalu hingga ia melakukan persetubuhan dengan Salma dihotel itu.


Pagi harinya Rafael yang sudah buru buru pergi dari hotel itu sejak pukul 05.00 WIB dan sejak pukul 07.00 Salma pun akhirnya terbangun dan ia baru sadar mengapa dirinya ada dihotel,padahal setau Salma ia sedang ke tempat disko bareng Rafael,lalu Salma pun membuka selimut dan ternyata sudah banyak  bercak darah disekitar seprei putih milik hotel


Salma yang menyesal akan semalam membuat ia sangat frustrasi dan bingung harus menjelaskan gimana kepada sahabat dan orangtuanya itu,untuk berjalan menuju rumah orangtuanya pun Salma pun harus menahan perih nya disekitar ************ kakinya itu,dan ia pun sambil sesekali menangis karena dirinya sudah tak lagi perawan melainkan sudah ternodai oleh orang yang selama ini dia suka selama di SMA.


FLASHBACK OFF

__ADS_1


"Nah sejak kejadian itu ra aku sangat malu sama semua teman teman kelas kita terutama sama kamu sahabat aku satu satu nya,aku frustasi,bingung harus apa sejak kejadian aku di perkosa secara tidak langsung sama Rafael dan dia pun tidak mau bertanggung jawab malah menyampakan kita berdua....makanya saat kamu nanya anak aku kok mirip sama Rafael emang iya bener ra dia lah bapa biologis anak aku, aku udah coba cari Rafael tapi gak kunjung ada sosmed nya bahkan sosmed aku diblokir sepertinya ra maaf ya ra maafin aku,aku udah gagal menjaga persahabatan kita dulu hiks hiks". ucap Salma sembari menangis dan menunduk setiap kali ia harus mengingat kenangan pahit dulu


"APAHH !! Wah kurang ajar dia gue harus berbuat sesuatu buat dia jera dan dia harus bertanggung jawab sal sama anak mu itu, seenggaknya kasih nafkah kek jangan lepas tangan gitu aja sal kalau misal gue tau masalah lo ini dari awal ...gue bakal bantu apapun buat sahabat gue kalau gini beban ke elo sih sal, kenapa masalah sebesar gitu gak jujur langsung ke gue sal? elo anggap gue ini siapa nya elo sih sal? tau gak sal gue tuh nyari elo kemana mana tapi gak ada satupun kabar dari lo. Gue emang sempat kecewa tapi gak bisa sal karena emang lo tuh besti gue yang paling segalanya buat gue". ucap kecewa Laura saat tau cerita kejadian yang menimpa Salma sejak saat itu


__ADS_2