
Tapi tak lama kemudian,Laura pun kembali menuju kelasnya bersama Salma ia melihat Rafael yang sedang berada didepan kelasnya
“Mau apa orang itu ke kelas kita ya”. Ucap Laura kepada Salma “ Emm aku pun kurang tau lau tapi kayanya dia marah banget dari rawut wajahnya”.. akhirnya mereka pun menghampiri Rafael “mau apa lo kesini???”. Tegas Laura “Ra gua suka sama lo,lo mau gak jadi pacar gua?”. Frontal Rafael didepan kelasnya lalu “Hah,gila ya lo ya gue mana mau sama elo”. Ucap Laura sambil mempertegas argumentasinya, hati Salma yang sedari tadi melihat Rafael menyatakan cintanya didepan banyak orang merasakan sakit yang amat dalam namun disisi lain ia pun bersyukur karena sahabatnya menolak pria jahat seperti Rafael. “Udah mending lo pergi aja dari sini gue gak ingin liat wajah lo lagi inget itu!!”. Ancam Laura
Rafael yang semakin tidak terima karena hari ini ia full caci makian dari teman kelasnya Laura dan bahkan orang yang ia sukai pun menolak cintanya lalu mengusirnya dengan tidak hormat. Rasa kesal Rafael pun semakin menggebu gebu
Setelah Salma dan Laura kembali menuju kelasnya mereka pun langsung duduk dikelasnya. Lalu “Eh,sal lo beneran naksir sama orang yang kek begituan?”. Dengus Laura sembari kesal,
“Eh,engga gitu lau aku kan cuman sekedar mengagumi aja bukan suka yang sampe tergila gila gitu”. Salma pun langsung mengklarifikasi perasaannya terhadap Rafael.
__ADS_1
Dialam lain Gabriel termenung ia terus memikirkan Laura,ia ingin terus berada disamping Laura kapanpun dan dimanapun hingga Gabriel pun bertekad untuk merubah dirinya menjadi manusia seutuhnya,demi bisa hidup bersama dengan Laura dan tak lama perkataan Gabriel pun didengar oleh malaikat lain yang dekat dengan sang maha kuasa,lalu ucapan itu lah yang diaminkan oleh malaikat lain yang melihat dan yang mendengarnya. Dari situlah mulai perjalanan kehidupan Gabriel yang maha kuasa liat atas perjuangannya kepada Laura selama ia membantu dan menolongi Laura dengan gelang itu.
Sepulang bel berbunyi
Laura yang kelihatan masih sibuk dengan praktek kedokterannya ia belum bisa untuk pulang duluan,saat Laura sendiri tiba tiba ada Sosok tinggi berjaket hitam yang diam diam sedang memantau Laura dari depan pintu ruang prakteknya. Laura pun masih belum sadar kalau ia saat ini sedang dipantau oleh Rafael untuk membalaskan rasa kehinaan apa yang mereka semua katakan kepada Rafael.
Tiba tiba Rafael mengeluarkan sapu tangan yang isinya obat tidur namun ternyata tidak berhasil ketika Rafael sedang berjalan menghampiri Laura disaat itu lah Laura terkepung dan sudah disekap dari belakang oleh Rafael “mau apa loh sekap gue!LEPASIN WOI!GABRIEL RIELL GUE BUTUH LOH!”. Laura yang sudah lemah tak berdaya,dan nafas yang terengah engah karena mulutnya ditutup oleh sapu tangan dan tangannya yang sudah diikat dibelakang,maka Laura pun hanya bisa pasrah sama keadaannya dan Laura juga berharap siapapun yang nolongnya baik itu kalau yang nolong itu cewe Laura akan menjadikannya sebuah sahabat bahkan seperti saudara,sedangkan apabila ada yang nolongnya itu cowo maka Laura akan menjadikannya sebuah pasangan selamanya karena Laura ingin memiliki hubungan yang langsung menikah tidak ingin ada main main lagi dalam menjalin suatu hubungan.
Tak lama setelah Laura dirumah sakit Laura pun tersadar dan ia masih memejamkan mata lalu mencerna akan janjinya sebelum ia terbebas,ia telah berjanji bahwa kalau yang menolong dirinya itu sebuah perempuan ia akan jadikan sodaranya tapi kalau yang menolongnya adalah pria dia akan menjadikannya sebuah pasangan hidup. Dan benar saja lagi lagi yang menolongnya ada Gabriel cowo yang dia tidak pernah sangka hingga saat ini lalu Laura pun bergumam dalam hatinya “apakah dia jodohku??yang selama ini aku cari,aku minta ke tuhan”. Namun seketika gumaman dalam hatinya pun berantakan saat Gabriel sedari tadi mengkhawatirkannya tak ada hentinya cerewet kepada Laura,
__ADS_1
Lalu Laura pun bertanya kepada Gabriel “siapakah yang menolongku riel”? Gabriel pun langsung menjawab perkataan Laura “Aku ra,aku yang akan selalu melindungimu dari apapun”…. Laura yang mendengar akan ucapan Gabriel kepadanya merasa terharu dan bahagia serta tak terbendung lagi Laura pun akhirnya memeluk Gabriel untuk mengucapkan banyak terimakasih.
Gabriel yang merasa ikut bahagia juga karena tak disangka perempuan yang selama ini dia jaga,dia sayangi akhirnya memeluknya perlahan Gabriel pun mulai membalas pelukannya itu.
“Riel,andai kamu jadi manusia aku pasti akan menjadi wanita yang paling bahagia didunia ini karena bisa mendapatkan pria yang baik sepertimu”. Ucap Laura yang sendiri tadi masih memeluk satu sama lainnya kepada Gabriel “Please ya riel jangan jauh jauh lagi dari raa ya”. Ucap Laura.
“Kamu tenang aja Laura sebentar lagi aku akan menjadi manusia seutuhnya seperti kamu dan kita bisa melanjutkan kisah cinta kita ra”. Gabriel yang tau kalau Laura sedang sedih dan masih terpukul atas kejadian yang menimpanya membuat ia tambah gemas ia pun langsung mencubit pipi Laura dan mengulus rambut dan tak lama Salma pun datang dan ia dikabari oleh pihak rumah sakitnya karena yang sering berkomunikasi selama ini ya dengan Salma.
.
__ADS_1
.
Salma yang terheran pun penasaran kepada sahabatnya itu lalu ia memberanikan diri untuk bertanya kepada Laura “Eh ra cowo yang disini,yang jaga elo itu pacar loh ya?”. Lalu tanpa berfikir lama Laura bilang “Iya dia cowo gue sal”. Sambil sesekali mengedipkan mata . Gabriel yang mendengar pun kaget mengapa Laura mengakui kalau dirinya adalah cowonya ada apakah sama Laura? Gabriel pun menjadi senang dan sangat semangat untuk menjadi seorang manusia,akhirnya cintanya pun terbalas