
"Heh istri sini". ucap Agung dari lantai bawah sambil teriak.. Buru buru Aquilla pun refleks mendengar dan buru buru Aquilla keluar dari kamar tidurnya itu lalu menutup pintunya, ketika ia sudah diluar kamar ia pun menyaut panggilan dari suami pria tua itu
"Iyah mas ada apa?" teriak Aquilla dari atas,namun lagi lagi pria tua itu marah marah karena Aquilla lama nyaut perkataannya
"Ada apa ada apa elu itu punya telinga gak sih di panggil panggil dari tadi baru nyaut kapan". marah Agung sembari teriak berkata kasar
"Iya mas maaf salah aku,ada apa emang mas?". tanya Aquilla dari atas
"Dimana koper ku". tanya Agung sembari mencari nya dimana mana namun tidak ada, "oh itu koper mas ya.. ada di bawah tangga deket sofa ruang tamu". ucap Aquilla, ia pun langsung menuju kamarnya karena ia fikir suaminya itu sudah menemukan koper nya.
"Akhirnya aku bisa rebahan juga". ucap Aquilla sembari merebahkan tubuhnya dan sepanjang siang hari ia ketiduran dikamar nya, begitu juga pria tua itu dan mereka pun terbangun sore hari
"Hoamzz,sekarang jam berapa ya?". ucap Aquilla sembari mengucek mata dan dengan samar samar ia melihat ke arah jam dinding yang berada dikamar tidurnya itu
"Astagfirullah ternyata udah jam segini aku belum solat lagi". dan buru buru ia ke kamar mandi untuk berwudhu dan melaksanakan solat di kamar tidurnya ..
Tiba tiba Agung pun datang menuju kamarnya Aquilla
__ADS_1
TOK TOK TOK TOK TOK
"Qui masak apa?". tanya suami nya itu
"Oiya mas maaf aku belum masak apa apa,aku ketiduran soalnya". ucap Aquilla dengan jujur, saat itu Agung pun tiba tiba bersikap baik kepada istri muda nya itu
"Yaudah kalau gitu ikut aku yu kita dinner di cafe". ucap Agung di depan pintu Aquilla, "Oke mas aku siap siap dulu ya". ucap Aquilla kepada suaminya itu.
"Ya sudah aku tunggu dibawah ya jangan lupa kunci pintu semua". pinta suaminya itu kepada istrinya,pria tua itu pun langsung turun untuk ganti baju juga.
Laura yang telah habis menyelesaikan sarapan paginya itu ia langsung meminum susu yang telah mamih nya bikin untuk nya, sementara Laura ingin meminta izin untuk pergi ibadah karena kebetulan hari ini hari sabtu.
"Mihh nanti Lau izin mau keluar ya mau ke gereja udah lama Lau kangen sekali sama tuhan yesus". ucap Laura sembari memelas dan meminta izin kepada mamihnya itu "Iya sayang tapi hati hati dijalannya jangan ngebut,kalau Gabriel dia ikut juga gak nemenin kamu nak?". tanya mamih nya itu..
"Oh Gabriel ya mih kurang tau kalau dia tuh mih soalnya Lau belum janjian sama dia,tapi kayanya Lau mau sendiri dulu aja". ucap Laura sembari meyakinkan mamih nya itu "Yaudah mih kalau gitu Lau mau siap siap dulu ya takut di jalan macet soalnya". pamit Laura untuk ke kamar tidur untuk mengganti pakaiannya.
5 menit kemudian Laura telah ganti pakaian yang sangat rapih dan wangi.. Laura pun bergegas untuk pamitan ke mamih papih nya itu "mih,pih Lau jalan dulu yaa".. pamit Laura "Iya nak hati hati tuhan berkati kamu selalu". ucap berkat mamih kepada anak nya itu.
__ADS_1
Tiba di Gereja katedral Laura pun memparkirkan mobil nya itu dan setelah ia memarkirkan mobilnya ia pun turun dan segera memasuki gereja,belum juga Laura duduk dikursi gereja tiba tiba ada telfon masuk ia melihat ada nomer tidak dikenal ia pun langsung mengangkat telfon nya itu "Hallo siapa ini?" tanya Laura kepada nomer tidak dikenal "Ini gua rafael". ucap si penelfon itu, seketika Laura pun mematikan telfon nya dan memblokir pengguna whatsaap tersebut Laura pun mengatur nafas nya sesaat ketika mendengar nama rafael jantungnya semakin ketakutan dan mengeluarkan keringat dingin.
"Mba?mba gpp kah? kok saya lihat dari tadi mba kaya cemas ya?". ucap sosok perempuan itu disamping nya Laura pun tersadar dari melamun nya "Eh iya mba maaf ada apa ya? saya gak denger barusan". ulang pertanyaan Laura kepada sosok perempuan yang membawa anak kecil itu "Mba?mba gpp kah? kok saya lihat dari tadi mba kaya cemas ya?". ucap sosok perempuan
"Saya gpp kok mba".tegas Laura kepada sosok perempuan itu,Laura pun seperti nya kenal dengar suara sosok perempuan itu,suara itu tak asing baginya seperti sosok sahabat lama nya yang menghilang semenjak duduk di sarjana kedokteran/S1
"Apa itu Salma ya? tapi kok perempuan ini bawa anak kecil ya? setau ku Salma belum nikah deh tapi kalau aku liat anak ini kok mirip Rafael ya.. oohhh apa jangan jangan ini istri nya Rafael lagi ya? aduh aku jadi takut gini". ucap Laura dalam hati sembari melirik sosok perempuan yang membawa anaknya itu tiba tiba ibu perempuan dari sosok itu pun datang dan menyapa anak nya itu lalu tiba tiba sosok ibu ibu datang menuju bangku Laura dan Salma itu "Salma dimana John?". tanya ibu Salma kepada putrinya itu sembari berjalan menuju bangku mereka agar duduk bersama
"Lohh ibu itu bilang Salma?apa jangan jangan itu sahabat ku lagi?". batin Laura sembari duduk mendengarkan keluarga kecil Salma itu. tiba tiba sosok anak kecil itu pun menyaut ibu nya Salma dengan sebutan omah "Omah Jhon disini..." ucap Jhon yang tak lain ia lah anaknya Salma.
Ketika Laura melihat ibu ibu itu ia tau persis kalau ibu itu sangat mirip sekali sama ibu nya Salma. Laura pun ingin memanggil nya namun ibadat di gereja pun akan segera di mulai dan ia pun membatal kan niat nya untuk mencari tau sebenar nya siapa kah sosok perempuan itu yang mirip sekali sama ibu nya Salma?
Setelah sejam lebih 10 menit ibadat pun selesai Laura pun ingin segera mencari tau dan menanyakan kepada sosok perempuan itu "Ehem permisi mba saya mau tanya boleh?". tanya Laura kepada Salma "Iya mba boleh ada apa ya?". tanya Salma.
"Tapi sebelumnya saya meminta maaf kalau pertanyaan nya mungkin menyinggung mba?" ucap Laura sangat berhati hati sebelum memulai pertanyaan... "Mba tau Laura yang dulu sahabat nya mba?". tanya Laura harap harap cemas takut nya kalau Salma sudah tidak ingat akan dirinya itu
Perempuan itu pun langsung memikirkan dan mengingat lagi kalau dirinya dan Laura pernah bersahabat lama sejak SMA "Oh Laura ya mba saya inget kok itu sahabat saya dulu..cuman saya gak tau lagi kabar nya dia memang ada apa mba sama Laura?". tanya penasaran Salma
__ADS_1