Magic Laura

Magic Laura
Salma yang Kembali


__ADS_3

“Ini riel Salma aku hubungin daritadi gak aktif ponselnya terus dikelas dimana manapun aku udah cari Salma tapi tetap gak ada dia riel please ya bantu aku”. Ujar Laura sambil memohon. Gabriel yang tak tahan akan rengekan Laura segera ia terawang oleh kekuatannya namun Gabriel tak menemukan apapun tentang sahabat nya itu “Maaf ra,aku bukannya tidak mau bantu tapi asli aku udah nerawang sekuat tenaga aku tetap tidak melihat apapun,tidak ada muncul apa apa melainkan hanya gelap saja yang ada ra aku minta maaf sekali lagi belum dapat membantumu”. Gabriel pun merasa bersalah dan tidak enak hati karena untuk saat ini ia tidak bisa sama sekali membantunya.


“Yahh sayang sekali padahal aku ingin sekali melihat dan menanyakan mengapa Salma tidak mengangkat telephone ku dan mengapa ia tidak hadir sekolah”. Laura pun menjadi sedih karena Gabriel tidak bisa membantunya ,Gabriel pun segera menenangkan Laura dan memberinya sebuah penjelasan positif thingking “Menurutku Salma pasti sedang sakit ra itulah mengapa ia tidak masuk kuliah,kita berdoa saja ra agar tuhan yang maha esa selalu melindungi Salma”.


“Iya sih kamu benar hanya doalah yang mampu ampuh melindungi Salma saat ini”. Ucap Laura


Dirumah Salma


.


.

__ADS_1


Setelah Salma terpuruk dan tidak membuka ponselnya selama seharian penuh ini Salma pun berencana untuk membuka ponsel dan melihat kontak chat yang dia harap Rafael mengirimkan pesan untuk permohonan maaf namun ketika dilihat,di scroll pesan masuknya tidak ada sama sekali nama Rafael. Salma pun menjadi sangat benci dengan mantan yang ia sukai sewaktu SMA nya itu,tak lama kemudian banyak notifikasi telephone maupun vidio call dari Laura yang memang sedang khawatir akan dirinya.


Besok Paginya dan pada akhirnya, Salma pun kembali lagi untuk belajar dikampus setelah pengalaman buruk yang menimpa dirinya membuatnya tidak ingin kemana mana melainkan ingin terus dirumah karena malu dan merasa dirinya seperti orang bodoh.. Tak lama kemudian Laura pun melihat Salma yang sedang berjalan menunduk disepanjang koridor kelas kimia yang tak lain adalah kelasnya Rafael,ia melihat kanan kiri yang sedang melihat keberadaan Rafael modus sana sini ke sepanjang wanita teman kelasnya. Salma yang melihat Rafael mesra merasa kesal sekali terhadap Rafael dan tiba tiba Laura pun diam diam berjalan mengikuti Rafael hingga mengagetkan Salma.


DOOORRR!!!!!!!


Kaget Laura terhadap Salma “elo ngapain disini sal?”. Ketika Laura melirik pandangan matanya Salma yang melihat ke titik pandangnya Rafael dan “Ooohhh elo nyari anak itu sal?pantes gue cari dikelas kita gak nemu nemu ternyata elo ada di gedung kimia”. Salma pun tetap terdiam tidak berkata apapun dan tidak menjawab pertanyaan Laura namun Salma pun malah mengganti topik obrolan agar mereka tidak membahas lagi nama Rafael atau pun tidak ingin tau lagi tentang pria iblis itu.


“Elo kenapa sih lau ngagetin gue aja,untung gue gak jantungan nih”. Ucap Salma sambil mendengus penasaran, “Yehhh yang harusnya nanya itu gue sal!elo yang kemana aja dari kemarin gue hubungin ponsel lu gak aktif terus sama gue chat kaga dibuka atau pun dibales,gue tuh panik sal asal lo tau,,,gue kesepian tanpa lo sal,terus kenapa kemarin elo gak ngampus sal?”. Akhirnya Laura plong bisa mengeluarkan keluh kesah dan kekhawatiran kepada sahabatnya itu secara langsung.


Tak sadar tiba tiba Rafael pun bergegas lari untuk menuju ke gedung kedokteran untuk menghampiri Laura dengan segera,setelah beberapa menit kemudian Rafael pun tiba dikelas kedokteran milik Laura dan malah membuat gaduh seisi kelas Laura dengan teriakan memanggil namanya “LAU?LAURAA?Eh elu ada yang liat pacar gue gak itu si Laura”. Rafael pun bertanya seperti itu ke setiap teman kelasnya Laura namun dari beberapa teman kelas Laura yang tidak percaya bahwa orang yang seperti Laura memiliki pacar seperti rafael yang terkenal Playboy nya.

__ADS_1


“Apah! Lau udah jadian emang sama lu?”.


“Ini orang halu kali ya mana mau Laura sama lu secara Laura tuh calon dokter bahkan bentar lagi dia kuliah lagi dispesialis kedokteran untuk memperkuat kedokterannya,dia juga cantik,pinter,bersih,kulitnya putih,dibanding terbalik banget sama diri lu yang gak seberapa itu”.


“Iyah bener tuh udah pergi aja lu dari kelas kami,anak kimia tuh cupu cupu terkenal Playboy nya lagi”.


Ucap beberapa mahasiswa yang tak lain teman kelasnya Laura sendiri. Rafael yang tak tahan oleh ejekannya ia pun akan bersumpah untuk memperawani lagi Laura seperti Salma agar tidak ada satu pun dari temannya Laura yang menghina akan dirinya itu..


“Liat aja lu sekalian bakal gua bales suatu saat nanti!!!”. Ancam Rafael kepada seluruh mahasiswa dikelas nya Laura lalu membanting pintu kelas Laura yang sedari tadi ia menahan kekesalan.


Tapi tak lama kemudian,Laura pun kembali menuju kelasnya bersama Salma ia melihat Rafael yang sedang berada didepan kelasnya

__ADS_1


“Mau apa orang itu ke kelas kita ya”. Ucap Laura kepada Salma “ Emm aku pun kurang tau lau tapi kayanya dia marah banget dari rawut wajahnya”.. akhirnya mereka pun menghampiri Rafael “mau apa lo kesini???”. Tegas Laura “Ra gua suka sama lo,lo mau gak jadi pacar gua?”. Frontal Rafael didepan kelasnya lalu “Hah,gila ya lo ya gue mana mau sama elo”. Ucap Laura sambil mempertegas argumentasinya, hati Salma yang sedari tadi melihat Rafael menyatakan cintanya didepan banyak orang merasakan sakit yang amat dalam namun disisi lain ia pun bersyukur karena sahabatnya menolak pria jahat seperti Rafael. “Udah mending lo pergi aja dari sini gue gak ingin liat wajah lo lagi inget itu!!”. Ancam Laura


Rafael yang semakin tidak terima karena hari ini ia full caci makian dari teman kelasnya Laura dan bahkan orang yang ia sukai pun menolak cintanya lalu mengusirnya dengan tidak hormat. Rasa kesal Rafael pun semakin menggebu gebu


__ADS_2