Magic Laura

Magic Laura
Di Teror


__ADS_3

"Saya kan sudah bilang saya gak mau dengan anda jadi saya mohon jangan mendekati atau mengganggu saya lagi kalau gitu anda cepat keluar dari toilet ini atau saya akan teriak sekencang kencang nya". ucap Laura sembari memberanikan diri nya serta mengancam pria itu balik, namun Rafael pun merasa tertantang dengan perkataan Laura. ia pun terus mendekati Laura hingga Laura pun terpojok dan TO....TOLONG TOLONG. Disaat itu Gabriel yang memang sedang berada didepan pintu kamar mandi itu pun terhenti karena ia mendengar teriakan orang yang sedang meminta tolong


"Suara itu pasti dari dalam kamar mandi itu, halo apa ada orang di dalam?". teriak Gabriel sembari sedang menyari tunangannya itu juga di toilet yang sama "Iya sayang ini aku". balas Laura dari dalam toilet sesaat mata Gabriel melotot dan ia pun panik mengapa tunangannya itu tidak bisa keluar dari dalam toilet itu.


"Sayang kamu tenang ya aku akan dobrak pintu ini". ucap Gabriel namun saat Gabriel ingin mendobrak pintu toilet "Sial hari ini gagal lagi tapi liat aja gua pasti akan terus menerror lu". ucap batin Rafael setelah ia bergumam dalam hati ia pun langsung memakai kacamata hitam dan topi hitam lagi di hadapan Laura. Setelah, itu ia pun langsung membuka kunci pintu toilet itu sesaat Rafael membuka pintu toilet itu Laura pun berteriak "Awas sayang dia orang jahat dia tadi jahatin aku". ucap Laura dari dalam kamar mandi itu


"Sayang kamu tenang ya aku akan dobrak pintu ini". ucap Gabriel namun saat Gabriel ingin mendobrak pintu toilet "Sial hari ini gagal lagi tapi liat aja gua pasti akan terus menerror lu". ucap batin Rafael setelah ia bergumam dalam hati ia pun langsung memakai kacamata hitam dan topi hitam lagi di hadapan Laura. Setelah, itu ia pun langsung membuka kunci pintu toilet itu sesaat Rafael membuka pintu toilet itu Laura pun berteriak "Awas sayang dia orang jahat dia tadi jahatin aku". ucap Laura dari dalam kamar mandi itu. Namun pria itu pun langsung lari ketakutan saat berhadapan sama Gabriel.


"Heh lo mau kemana! sini lo udah macam macam sama calon istri gue". teriak Gabriel saat ia melihat pria itu keluar dari toilet wanita, saat itu juga Rafael sudah pergi jauh dari mall itu. Gabriel pun baru tersadar kalau Laura jauh lebih penting dari apapun "Laura! kamu gpp sayang?". ucap syok Gabriel dari luar toilet sembari memegang pundak dan wajah Laura yang Gabriel kira takut ada luka lebam yang pria itu lakukan kepada Laura "Puji tuhan riel bapa lindungi aku dari orang jahat itu". ucap berkat Laura karena ia merasa di lindungi saat berhadapan dengan Rafael


"Memang, orang tadi siapa yang? kok dia jahat banget mau nyelakain kamu di tempat umum gitu". ucap heran Gabriel.

__ADS_1


"Kamu masih inget gak sayang waktu itu ada yang mau perkosa aku dikamar aku? terus kamu datang nolongin aku dan bawa polisi?". ucap Laura sembari mengingat kan kejadian buruk itu kepada Gabriel


"Oh iya inget kalau gak salah pria itu Rafael kan? bukan nya anak itu udah aku jeblosin ke penjara ya? apa jangan jangan dia lolos dari tahanan polisi? wah gak bisa di biarin yang ini udah masuk kriminal.. nanti deh aku akan ke kantor polisi lagi untuk menanya kan perihal penjahat beberapa tahun yang lalu itu". ucap Gabriel sembari menenangkan tunangan nya itu.


"Udah gpp kita pulang aja yu". ajak Gabriel kepada Laura,namun Laura menolak ajakan itu "Eh jangan gitu... kita kan belum makan mending makan dulu aja yuk". ajak Laura sembari menggandeng tangan Gabriel untuk kembali lagi menuju tempat makan yang satu persatu sudah datang di antar pelayan nya "Yaudah hayu sayang kalau kamu emang pingin makan dulu mah yu". ucap Gabriel sembari mengiyakan ajakan tunangan nya itu.


Sesaat mereka pun duduk kembali dan menyantap makanan yang sudah di pesan, tak berapa lama mereka pun bergegas pulang untuk otw menuju rumah nya Laura.


Tak lama, sang anak pun datang "maa kenapa muka mama bersedih?". tanya Jhon kepada Salma "mama gpp kok sayang mama hanya kelilipan saja,ada apa Jhon nyamperin mama? ada yang perlu mama bantu?". ucap Salma kepada Jhon anaknya itu... "Ini maa tadi kan oma nyuruh Jhon makan tapi Jhon akan mau makan tapi kalau harus di suapin sama mama dulu". ucap Jhon sembari memelas kepada Salma.


"Anything for you nak.. mama sangat senang sekali bisa nyuapin anak mama yang ganteng satu ini". ucap Salma sembari mencium pipi putra nya itu dan mencubit nya seperti mainan squisy lalu Jhon pun membalas nya dengan pelukan hangat "makasih ya ma Jhon senang sekali". ucap Jhon

__ADS_1


Sementara itu Laura dan Gabriel pun sudah sampai di rumah Laura untuk mengantar kan Laura pulang ke rumah nya


"Oke sampe juga dirumah tuan putri hhe makasih ya sayang buat hari ini udah mau nemenin aku dan jangan kangen loh yaa". ucap Gabriel sembari memeluk tunangan nya itu lalu mencubit pipi tunangan nya itu.


"Ih yang aku bakal bakal kangen kamu terus pokoknya". ucap Laura sembari memeluk kembali Gabriel "Ah thanks u sayang yaudah aku mau turun dulu ya soalnya besok pagi aku udah mulai kerja lagi ke rumah sakit". ucap Laura kepada Gabriel.


"Iya sayang gpp yang penting kabarin aja ya... barangkali kamu mau aku antar jemput kerja gpp kok aku malah seneng tau". ucap terakhir Gabriel kepada Laura sebelum Laura harus pergi untuk ke rumah nya


"Hehe dasar yaudah ah aku masuk ke rumah dulu ya sayang bye". ucap Laura dan turun dari mobil sembari melambaikan tangan kepada Gabril dan akhir nya ia pun masuk ke dalam rumah. Dan, Gabriel pun membalas dadahan Laura sembari membunyi kan kelakson mobil dan pergi berlalu.


Senin Paginya.....

__ADS_1


seperti biasa Laura bangun selalu subuh karena sebelum ia harus pergi praktek ke rumah sakit Laura ingin membiasakan tiap harinya untuk menyempatkan ibadah ke gereja


__ADS_2