
"Hehe dasar yaudah ah aku masuk ke rumah dulu ya sayang bye". ucap Laura dan turun dari mobil sembari melambaikan tangan kepada Gabril dan akhir nya ia pun masuk ke dalam rumah. Dan, Gabriel pun membalas dadahan Laura sembari membunyi kan kelakson mobil dan pergi berlalu.
Senin Paginya.....
seperti biasa Laura bangun selalu subuh karena sebelum berangkat kerja Laura ingin membiasakan tiap harinya untuk menyempatkan ibadah ke gereja. Karena memang tidak jauh dari rumah nya
Tak berapa lama Laura pun sedang memarkirkan mobil nya di parkiran gereja,lalu ia pun bergegas keluar dari mobilnya itu untuk menuju ke dalam gereja dan tak sengaja Laura mendengar ada suara perempuan yang memanggil dirinya itu
"Laura tunggu!". ucap seseorang dari belakang "Iya siapa?" Laura pun menengok dan berhenti sejenak seseorang itu pun lari dari gerbang gereja hingga menghampiri Laura "Tunggu ra aku kesitu". ucap seseorang dan tiba tiba datang lah pemilik suara itu "Loh Sal? sendiri aja kesini nya? apa sama orangtua?". tanya Laura yang sembari melihat ke arah Salma, "Oh hhee engga sama siapa siapa kok kebetulan aja aku mau kesini terus liat kamu baru keluar dari mobil jadi sekalian aja aku panggil". ucap Salma
"Oh gitu tapi kamu masih tau aja aku suka ke gereja ini". ucap kekeh Laura kepada Salma, "Tau dong apa sih yang gak tau dari teman kecil aku ini". ucap Salma sembari tersipu malu, "Btw,ada yang ingin kamu sampaikan kah?atau mau ada yang kamu ingin ceritakan sama aku tentang waktu itu sempat keluar dari kuliah dan memilih meninggalkan semuanya?". tanya Laura panjang lebar
"Heheh iya ada sihh tapi nanti aja ya kan kamu juga harus praktek hari ini ke rumah sakit kan?". ucap jelas Salma kepada sahabaat lama nya itu. "Hmmzz iya sih emang habis gereja aku harus kerja juga,tapi kalau emang kamu mau cerita bisa kok hari ini sehabis dzuhur paling ya nanti kamu tunggu aja di Starbucks Ciwalk ya gimana mau ga disitu?". tanya Lagi Laura.
__ADS_1
"Boleh...boleh yaudah habis dzuhur ya jangan lupa ra". ucap Salma sembari mengiyakan tawaran Laura,tak lama bel bunyi gereja pun berbunyi yang menandakan misa akan segera dimulai dan mereka berdua pun beribadah dengan khusyuk setelah sejam lebih lima menit mereka pun udahan "Sal kalau gitu mau aku anter gak kerumah? soalnya aku juga harus ada di rumah sakit jam 8 pagian,tapi gpp kok santai aja lagian praktek aku jam 9 kalau jam 8 mah buat jadwal dokter lain aja buat udah harus stay diruangan nya". jelas Laura.
"Hm,gitu ya kalau emang gak ngerepotin kamu mah boleh boleh tapi gpp ya aku nebeng hihiw". ucap Salma sembari tangannya menutupi bibir lalu ketawa ngakak Mereka berdua pun sudah berada dijalan untuk mengantar Salma ke rumah nya. Dan, tak lama mereka pun telah sampai di depan rumah nya
"Ini kan sal rumah kamu?". tanya Laura sembari menengok kepala nya ke Salma "Heem ra makasih ya udah anter aku.. maaf ya ngerepotin kamu jadinya bikin kamu telat juga ya pasti". ucap terimakasih Salma karena telah di antar,lalu Laura pun berkata "Ih engga ngerepotin ah lagi pula aku yang ngajak pulang bareng ini sal,,btw aku mau langsung otw aja ya takut macet di jalan salam buat ortu ya". ucap Laura kepada Salma "Oh gitu iya sih salam juga buat ortu kamu ya ra". ucap Salma.
Dan, mereka berdua pun saling menitipkan salam kepada kedua orangtua nya masing masing,"Ohehe iya siap sal santuy aja ya nanti dititipin salam kok". ucap Laura "Yaudah sekali lagi aku makasih banget sama kamu,kalau gitu aku turun dulu ya shalom ra tuhan berkati". ucap Salma saat itu juga Salma pun turun dari mobil dan menuju kearah pagar rumah DIT DIT "Iya ra hati hati ya".ucap Salma sembari melambaikan tangan.
Laura pun langsung segera menancapkan gas untuk segera menuju ruang praktek nya di rumah sakit ia pun telah sampai dirumah sakit tempat ia berkerja setelah beberapa jam Laura praktek ia pun sudah habis dan ia pun bergegas pulang untuk bergegas kembali menuju Starbucks Ciwalk untuk menempati janji untuk bertemu Salma.
LAURA !!
HEY
__ADS_1
SINII
Sembari melambaikan tangan ke arah Laura, sontak Laura pun langsung mengetahui sosok siapa yang telah memanggil dirinya itu "Oh,ternyata Salma disitu... okelah tunggu ya aku kesana". gumam Laura diam diam sembari menghampiri Salma.
"Ehh sorry sal udah lama ya kamu disini nya?". tanya Laura sembari duduk di depan Salma dan menaruh perlengkapan dokternya diatas meja nya, "Hehe kaga kok ra santai aja ya". ucap Salma terkekeh Salma pun melihat penampilan Laura dari atas hingga bawah yang masih menggunakan Jas dokter kebanggaan nya itu saat saat mereka masih berkuliah di sarjana kedokteran sebelum Salma memutuskan untuk berhenti berkuliah karena ia gak ingin malu karena hamil diluar nikah tanpa seorang bapak.
"Kamu udah pesen belum sal? apa kamu mau aku pesenin aja ya sekalian?". ucap Laura sembari melihat kearah Salma, "Kayanya sih engga ra aku gak bawa uang lebih soalnya,uang aku buat beli susu anak aku sal". gumam Salma terpaut menjadi sedih raut wajah nya karena kali ini ia harus menjadi single mom dan mengasihi anaknya sendirian.
"Oh gitu oke sal". ucap Laura sembari tersenyum kepadanya "Yaudah aku pesen dulu ya". ucap Laura sembari pergi menuju barista agar ia bisa memesan makanan dan minuman tanpa Salma mengetahui Laura pun tak tega saat membayangkan dirinya makan dan minum sendiri namun Salma tidak memakan apapun hati sahabat mana yang akan tega melihat sahabatnya sedang diambang duka seperti Salma saat ini.
"Ka saya pesen macadamia white chocolate latte sama caramel java chip yang sedang aja ka sama pesen makanan nya classic dark chocolate cake satu sama classic tuna toastie satu ya mba". ucap Laura sembari memesannya kepada sang barista sekaligus menjadi kasirnya itu "Siap ka atas nama siapa ya?" tanya kasir nya itu "atas nama dr. Laura ya". ucap Laura setelah itu kasir itu pun membacakan ulang pesenannya dan menghitung total nya "Totalnya 250.000 ya kak sudah sama ppn nya". ucap kasir itu kepada Laura.
"Ohh iya sebentar ya mba". ucap Laura sembari menghitung uang yang ada di tas dokternya itu "Ini ya mba sudah nanti diantar ya ke meja no 12". ucap Laura "Siap kak". ucap sang kasir nya.
__ADS_1
Tak lama Laura pun menghampiri Salma yang sedang sendirian "Sal,maaf ya lama hehe". ucap permohonan maaf Laura kepada Sahabatnya itu "Eh ra,ihhhh santai aja ya tuhan padahal mah masih jam segini kok masih siang ra". ucap Salma sembari tertawa