
Dengan sabat dokter siska membersihkan badan Lisa.Reno menunggu dokter siska di ruang makan.Setelah selesai membersihkan Lisa,dan mengganti baju Lisa.Dokter siska menemui Reno.
" Maaf, bapak sudah makan?."
Reno tersenyum.
"Saya belum lapar,pikiran saya masih fokus pada Lisa."
Dokter siska duduk di samping Reno.
"Bapa harus makan.Saya pesankan makanan,bapak suka makan apa?,"
Reno memandang dokter siska ,ada ketulusan saat Reno memandang mata dr siska.
"Saya sangat suka masakan padang.Bumbunya banyak dan bersantan."
Dokter siska membulatkan matanya.Reno adalah Seorang pengusaha muda sukses.Dan terlahir dari orang tua yang kaya raya.Ternyata makanan ke sukanya Masakan Padang.Dokter siska tersenyum.
"Baiklah pak, kalau begitu saya pesankan nasi padang kesukaan bapak."
Reno tersenyum dan meninggalkan dokterr siska.Reno melangkahkan kakinya ke kamar Lisa.
Di depan pintu kamar Lisa.Reno menatap Lisa dengan perasaan pilu.Demi dirinya ,Lisa rela memendam perasaannya.Menikah dengan orang yang di anggapnya bisa menggantikan posisinya.Tapi kenyataannya Lisa terluka sangat dalam.Reno berjanji pada dirinya akan membalas Al.
Terdengar suara Lisa yang lemah memanggil namanya.Reno mendekati Lisa.Di belai pipi Lisa yang lembut.Reno sangat bahagia ternyata Lisa masih mengingat dirinya.
" Baby saya ada di sini.Sekarang kamu aman bersama saya."
Lisa membuka matanya pelan - pelan.Lisa tidak percaya dengan apa yang di lihatnya.Reno tersenyum dan mengecup kening Lisa.
"Sekarang kamu milik saya."
Untuk sesaat ada ketenangan saat Lisa memandang Reno.Lisa memegang perutnya yang sakit.Reno langsung memanggil dokter siska.
"Dok,....dok....dokter !!!!"
Dokter siska berlari ke kamar Lisa.Di lihatnya Lisa yang menangis menahan sakit.Dokterr Siska menyuntikkan penenang.Beberapa saat kemudian Lisa sudah mulai tenang.Dokter Siska membawakan bubur ayam untuk Lisa.
"Kamu harus banyak makan ,agar kondisi badan kamu cepat pulih."
Reno meminta mangkok yang berisi bubur untuk di berikan padanya.
"Biar saya yang menyuapi Lisa."
Dokter Siska memberikan mangkok berisi bubur pada Reno.Dan meninggalkan mereka berdua.
Lisa memandang Reno dengan tatapan bingung.
"Lebih baik kamu makan dulu."
__ADS_1
Lisa menuruti kemauan Reno.Lisa memandang Reno dengan malu -malu.Reno hanya tersenyum dan mulai bercanda.
"Masih tetapkan saya seperti dulu?.Paling ganteng,keren dan hebat."
Lisa tersenyum perasaannya sangat bahagia.Bisa melihat Reno dari dekat.Apa yang di katakan Reno semua benar.Reno masih seperti dulu,ganteng,keren dan hebat.Karena Lisa menatap terus mukanya ,Reno jadi salah tingkah.
Lisa tersenyum.Reno mulai mengalihkan matanya ,pada mangkok bubur yang kosong.
"Kamu ini lapar apa kelaparan?.Buburnya cepat habis."
Lisa tertawa.
"Sepertinya saya kelaparan."
Reno tersenyum.
Lisa untuk sesaat termenung.
"Kenapa saya ada di sini?.Yang saya ingat ,terakhir saya tertidur di kamar rumah sakit."
Reno berpikir sejenak .Lisa memandang Reno meminta penjelasan.Dengan berat hati ,Reno mulai menceritakan kejadian yang di alami Lisa.Dan kamera CCTV ,yang Reno pasang di setiap sudut kontrakan rumah Lisa.Lisa kaget mendengar cerita Reno.Lisa memegang perutnya, butiran bening mulai membasahi pipinya yang mulus.Dengan penuh kasih sayang Reno, mengusap air mata Lisa.
"Kamu harus kuat.Kamu tidak pantas berada di sisi suami kamu.Dia tidak berperasaan.Saya akan menjaga kamu dengan baik ,kamu sekarang aman."
Terdengar bunyi pintu kamar Lisa di ketuk.Reno menoleh ternyata dokter Siska.Dokter siska membawa kelapa hijau.
Lisa mengaggukkan kepalanya.Dr siska meminta ijin untuk kembali ke rumah sakit.
"Saya harus balik ke rumah sakit.Nanti ada suster berpengalaman yang akan menjaga Lisa.Oh,iya saya sampai lupa. Makanan pesanan bapak, sudah saya siapkan di meja makan."
Reno tersenyum .
"Terima kasih dokter, atas perhatiannya."
Dr siska tersenyum meninggalkan mereka.Reno mengambil kelapa hijau yang tersimpan di meja.Saat Reno akan memberikan pada Lisa.Lisa menolak.Dengan mata berkaca - kaca,Lisa bertanya.
"Apa saya mengalami keguguran?."
Reno terdiam,Lisa mulai menaikkan nada suaranya.
"Jawab pertanyaan saya ?."
Akhirnya Reno mengaggukkan kepalanya dan berkata.
"Maaf."
Lisa sudah tidak bisa menahan air matanya.Reno memeluk Lisa di belainya punggung Lisa dengan lembut.
Dengan terbata - bata Lisa mengeluarkan isi hatinya.
__ADS_1
"Saya sangat bahagia ketika tahu akan menjadi ibu.Saya dengan sabar menunggu kehadirannya.Tapi Alloh punya rencana lain.Sekarang apa yang harus saya lakukan.Tidak ada lagi yang bisa saya pertahankan di pernikahann ini."
Di lepaskan pelukkan Lisa oleh Reno.Reno memegang dagu Lisa.Mereka saling bertatapan mata.
"Saya akan menyelesaikan semua urusan kamu.Setelah itu kita tidak akan tetpisahkan lagi.Sekarang Kamu harus cepat sembuh."
Reno memeluk Lisa penuh dengan kasih sayang.Lisa merasa nyaman berada dipelukan Reno.
Tapi,hati kecil Lisa tidak bisa di bohongi.Ternyata kehilangan seorang anak sangat menyakitkan.Apalagi Lisa sudah berkhayal tentang anaknya kelak.Betapa cantiknya kalau anaknya perempuan.Lisa berkhayal mempunyai anak perempuan yang panjang rambutnya.Sangat menyenangkan.Kalau anak laki-laki akan Lisa ajarkan dari kecil ilmu beladiri.Supaya bisa fokus dan jaga dirinya.Khayalan tinggal kenangan.Hatinya sangat remuk.Dan Lisa semakin membenci Al.
"Semua karena Al yang egois.Saya jadi kehilangan anak saya."
Reno mulai menenangkan Lisa.
"Sudah jangan menagis lagi."Di hapusnya Air mata Lisa dengan tangannya yang kekar.
Lisa memandang Reno dengan tatapan sahdu.
"Sekarang saya harus makan.Kamu harus menemani saya makan."
Reno menggendong Lisa .Lisa hanya bisa diam membisu.
Sampai di meja makan.Ada banyak masakkan untuknya ,yang di sajikan dokter siska.Al memgambil piring dan menyuruh Lisa untuk makan bersama.
"Ayo makan,biar kamu cepat pulih.Jangan terlalu banyak pikiran."
Lisa dan Reno menyantap makanan padang dengan lahap.
Seperti inikah rasanya dekat dengan orang yang kita cintai?.Sangat membahagiakan tidak bisa terucap dengan kata - kata.Ada rasa tenang,nyaman.
Reno menatap Lisa dan tersenyum.Ternyata Lisa jago makan satu porsi bubur belum bisa membuatnya kenyang.
Lisa menikmati setiap masakan padang dengan bahagia.Hanya mengambil nasi sedikit Lisa mencoba rendangnya.Dan berkata.
"Enak banget,empuk dagingnya.Apalagi bumbunya banyak banget.Mantul..."
Reno tertawa Lisa menatap muka Reno dengan malu - malu.
"Maaf,saya makannya banyak.Saya juga bingung kenapa perut pengen di isi terus."
Reno berkata.
"Ngga apa - apa.Yang penting kamu cepat pulih."
Lisa tersenyum bahagia.
Reno suka karakter Lisa yang apa adanya.Banyak perempuan yang mendekatinya.Selalu bersikap tidak sesuai dengan aslinya.Reno terus mencari Lisa.Karena Reno yakin hanya dengan Lisa dia bahagia.
" Hai,gimana kabarnya?.Semoga kalian semua sehat.Jangan lupa pakai masker kalau keluar rumah.Dan sering - sering cuci tangan.Supaya covid tidak mendekat.Kalau tidak terlalu penting buat keluar rumah.Baikkan di rumah saja.Bosen,ngga lah ada novelku yang akan menemanimu. Ayo....Baca novel perdanaku.Mudah - mudahan bisa menjadi obat ke bosenan mu di rumah." 😘😘😘
__ADS_1