MANTAN YANG TIDAK TERLUPAKAN

MANTAN YANG TIDAK TERLUPAKAN
AL YANG TEGAR


__ADS_3

Setiap waktu mendengarkan lantunan ayat suci Al Quran membuatnya tenang.Jiwa dan raganya mengajak untuk damai,dengan kerinduannya pada Lisa.Al yang biasanya diam kini mulai bisa beradaptasi dengan dokter dan suster tempat Al di rawat.Seperti hari ini Al mulai mengeluarkan isi hatinya pada dokter Renata.Dokter muda yang cantik,alim dan pintar.Dokter Renata memuji perkembangan Al yang pesat.


"Alhamdulillah,sekarang sudah merasa baik kan?."


" Iya.Saran dokter untuk pasantren kilat di tempat ayah dokter.Saya menerimanya dengan senang hati."


"Subhanallah,saya senang mendengarnya."


"Dok,tolong kasih tahu kakak saya .Kalau saya mau pasantren kilat di garut."


"Tentu akan saya sampaikan.Kapan kang Al akan pergi ke garut?."


"Secepatnya lebih baik."


Untuk sesaat Al termenung.Al berkata.


"Kalau besok gimana dok?."


Dokter Renata tersenyum.Dan berkata.


"Baiklah,besok hari minggu saya antar ke tempat pasantren bapak saya."


Mereka tersenyum.Mereka tidak menyadari bahwa mereka ternyata mulai saling mengagumi.Ketika dokter Renata tersenyum hati Al berdebar.Sedangkan dokter Renata mengagumi senyum Al yang manis.


Al merasakan ke nyamanan bila bersama dokter Renata.Al bangkit dari duduknya.


"Saya permisi dulu."


Dokter Renata tersenyum.Al meninggalkan kantor dokter Renata.


Sambil melangkah Al berpikir.


"Kenapa kalau di dekat dokter Renata bisa lupa Lisa?."


Al masuk ke kamarnya di dengarkan kembali lantunan ayat-ayat Al - Quran.Dalam hatinya Al berniat untuk belajar membaca Al Quran.Ketika kecil yang Al tahu hanya menghapal doa- doa pendek.Dengan membaca tulisan latin.Ayahnya terlalu sibuk berkerja,untuk memenuhi kebutuhan istri mudanya yang boros.Al memejamkan matanya.Sekarang Al akan melepas ke pergian Lisa dengan iklas.Kalaupun suatu saat mereka bertemu.Mungkin memang sudah waktunya bertemu.Al berbisik pada hatinya.


Lebih baik saya berpikir Lisa telah mati dan tidak akan kembali.


Perasaannya tenang dan Al mulai terlelap.Tidak ada lagi obat penenang atau suntikkan penenang.


Al pasrahkan semuanya pada Alloh.Walau hatinya semakin perih karena harus melupakan Lisa.Tapi luka ini akan cepat mengering,ketika Al semakin dekat dengan Alloh.


Terdengar adzan asar membangunkan tidurnya yang terlelap.Al bangun dari tidurnya, duduk sebentar ,Al melangkahkan lakinya ke kamar mandi.Selesai berwudhu Al melaksanakan sholat Ashar.Masih ada tetesan air mata saat Al bermunajat kepada Alloh.


Hanya saja sekarang doanya telah berubah.Tidak ada kata yang meratapi ke pergian Lisa.Doanya sekarang adalah.


"Alloh yang Maha memiliki hati.


Hamba Mu yang hina ini.Telah ikhlas melepas teman hidupnya.Di manapun dia berada dalam keadaan hidup atau mati.Semoga hati ini sembuh dan engkau memberi saya ke hidupan yang lebih baik.Aamiin"


Sudah tidak ada lagi teriakkan,


pertanyaan ataupun kebencian.


Hatinya terasa lapang.Al keluar dari kamarnya.Memperhatikan teman - teman senasibnya.Al berbisik


"Yaa,Alloh sembuhkan lah mereka.


Supaya mereka bisa merasakan kembali kasih sayang MU."


Ketika Al melangkahkan kalinya menuju dapur.Seseorang memanggilnya.Al membalikkan badannya.Ternyata dokter Renata yang memanggilnya.

__ADS_1


"Kang Al,mau kemana?."


"Saya mau ke dapur.Perut saya minta di isi."


Tawa renyah dokter Renata membuat Al terpesona.Al berbisik dalam hatinya.


"Subhanallah,cantik sekali dokter Renata."


Dokter Renata menatap Al.Dan berkata.


"Saya traktir makan sate ayam atau sate kambing,mau?."


Al tersenyum.Dokter Renata menundukkan matanya.Dadanya bergemuruh.Al menjawab,


"Boleh,tapi nanti gantian saya yang traktir dokter."


"Okey,siapa takut."


Mereka berjalan beriringan.Di depan gerbang dokter Renata meminta ijin pada satpam.


"Saya mau mengajak Al makan sate di depan rumah sakit.Al sudah sembuh.


Besok Saya akan antarkan Al ke garut.Untuk mengikuti pasantren kilat di tempat ayah saya."


"Alhamdulillah,kang Al cepat sembuhnya.2 minggu karantina.


Sekarang sudah bisa beraktifitas lagi."


Al dan Dokter Renata tersenyum.


Gerbang di buka pak satpam.Mereka berdua keluar dari RSJ.Ketika akan menyebrang jalan.Spontan Al memegang tangan dokter Renata dengan lembut.Dokter Renata kaget dan setelah sampai di depan penjual sate,Al melepaskan tangannya.Dan berkata.


Mereka saling memandang.Setelah itu dokter Renata menundukkan kepalanya.Belum pernah ada laki- laki yang memegang tangannya.Dan dokter Renata tidak merasa kikuk.


Padahal Al bukan muhrimnya.Tapi melihat Al yang belum banyak paham syariat agama islam.Dokter Renata memaklumi nya.Al melangkah menuju pedagang sate.Ternyata pedagang sate mengenal baik dokter Renata.


"Neng dokter Renata,kemana aja ?.Biasanya tiap minggu makan di sini."


"Sibuk pak,saya kuliah lagi ambil S2."


"Pantes jarang ke temu.Sekali ketemu udah langsung bawa yayang ha....ha....ha....."


Muka dokter Renata langsung berubah menjadi pink.Al hanya tersenyum dan hatinya semakin tidak karuan.Mereka duduk saling berhadapan.Mang sate menghampiri mereka.


"PuntenΒ ( maaf),kalau si akang pesan sate ayam atau kambing?."


Al melirik dokter Renata dan tersenyum.


"Pesanan saya sama seperti dokter Renata."


"Siap kalau gitu 10 tusuk perporsinya.Sate kambing dan tiap piringnya di isi 2 lontong.Okey!.


Mereka mengaggukkan kepalanya bersamaan.


Mang sate yang melihat mereka kompak. Langsung mengeluarkan pendapatnya.


"Kalau sudah jodoh kompak ngangguknya juga."


Al tertawa di ikuti mang sate.Sedangkan dokter Renata menutup mukanya karena malu.Hari ini Al merasa bahagia.Saking bahagianya Al lupa pada Lisa.


10 Menit kemudian pesanan datang.Al dan dokter Renata makan bersama.Ada perasaan kaku saat Al melihat dokter Renata menyantap sate kambing.Tapi Al juga tidak bisa memungkiri hatinya yang tidak berhenti berdebar kencang saat bersama dokter Renata.

__ADS_1


Apakah ini bertanda Al mulai melupakan Lisa?.Membuka hatinya untuk perempuan lain?.


πŸ€πŸ€πŸ€


Di singapure Sarah dan pak Haris lebih senang memadu kasih.Jadwal bertemu dengan sahabatnya Yudi hanya 2 hari.Sisa waktunya mereka pergunakan untuk melepas rindu.Setiap bangun pagi badan Sarah remuk.Tapi Sarah menikmati ke bersamaan nya dengan Pak Haris.Cinta telah membutakan mereka.Yang seharusnya Napsu menjadi tawanan, dan Akal menjadi pimpinan.Mereka hiraukan Cinta di atas segalanya.Norma agama seperti tidak ada.Apalagi menjaga ke percayaan istri sah pak Haris.Sebegitu rumit kah cinta atau karena cinta ini terlarang .Tapi mengapa yang di larang itu memabukkan dan menjadi candu untuk orang yang menjalaninya ?.Jawabannya hanya mereka yang pernah merasakannya.Bisa menjawab dengan logika mereka.Sedangkan yang belum merasakannya.Hanya bisa mencibir dan memaki .


Akhirnya cita - cita pak haris membuat bakery khusus jajanan pasar Indonesia terkabulkan.Sarah menjadi kepercayaan pak Haris di Singapura.Dan posisi Sarah sebagai seketaris akan di gantikan temannya Yuni.Sarah akan tinggal di Singapura.Percintaan mereka tidak akan di ketahui istri sah pak Haris.Pak Haris akan sering bertemu dengan Sarah.Dengan Alasan bisnisnya perlu penanganan yang lebih.Pak Haris hapal watak istrinya.Selama credit car tidak ada masalah.Istrinya akan tenang.


Hari ini terakhir mereka berada di singapura.Mereka menikmatinya hanya berdua di hotel bintang Lima.Harga permalam yang fantastik tidak pernah menjadi kendala untuk Pak Haris.Ke bahagia nya dengan Sarah tidak bisa di ukur dengan materi.pak Haris mencoba memberi pengertian pada Sarah untuk hubungannya.


"Sayang,kamu harus bertahan sebentar lagi.Ketika perusahan bakery ini berhasil.Saya akan menceraikan istri saya."


"Iya,sayang."


Pak Haris mengelus perut Sarah yang rata dengan lembut.


"Semoga perut ini cepat terisi.Saya sudah tidak sabar mendapatkan seorang anak.Dengan begitu penghinaan istri saya berakhir.Dan istri saya yang sombong akan menyesal telah menyakiti saya bertahun - tahun."


" Iya,sayang saya akan menjaganya dengan baik."


Mereka saling berpelukkan.Untuk ke sekian kali mereka melakukannya lagi.Candu yang memabukkan untuk mereka berdua.


πŸ€πŸ€πŸ€


Lisa termenung ternyata baginya menjadi orang kaya raya tidak menyenangkan.Semua harus menurut aturan.Hanya bisa bertahan karena mempunyai Reno yang sangat mencintainya.Di lihatnya Reno masih tidur memeluk dirinya dengan erat.Sering badannya pegal karena menahan badan Reno yang atletis dan tinggi.Kalau sudah begini Lisa hanya bisa menunggu Reno terbangun.Ingatnya kembali pada suaminya Al.Rasa bersalahnya terus menghantui hatinya.Tanpa Lisa sadari sudut matanya mengeluarkan air matanya.Dengan cepat Lisa menghapusnya dengan tangan kanan nya.Dan Reno terbangun.Memandang Lisa ,sisa butiran air mata masih ada di pipi Lisa yang mulus.Reno langsung duduk dan memandang tajam Lisa.Sebelum Reno marah Lisa berkata.


"Saya,rindu ibu."


Meksipun berbohong tapi Reno mempercayainya.Di peluknya Lisa dan berkata.


"Maafkan saya.Setiap ke rinduan mu pada ibu.Akan saya bayar dengan ke bahagian yang lebih.Hari ini saya akan membawa kamu ke jepang.Kita akan melakukan bisnis setelah itu berjalan - jalan.Bukakah kamu dulu bercita - cita berkeliling dunia?.Saya akan mewujudkannya.


Pelukan Reno yang hangat dan belainya membuat Lisa terbuai.


⚠️ JANGAN LUPA !!!


πŸ“Œ KETIK S-E-M-A-N-G-A-T di kolom KOMENTAR...


πŸ“Œ VOTE / LIKE NYA JANGAN KETINGGALAN YAH....


πŸ“Œ BERIKAN HADIAH JUGA.....


😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘


...SATU KATA BUAT PART INI !!!...


...KLO SEANDAINYA KALIAN ADA DIPOSISI LISA.KALIAN AKAN SAMA SEPERTI LISA ATAU GIMANA...???...


JAWAB DIKOLOM KOMENTAR YAH..


NGOMONGΒ² KALIAN TEAM SIAPA NIH.....



LISA & RENO


2.LISA & AL



...---------Β°β€’Β°---------...

__ADS_1


__ADS_2