MANTAN YANG TIDAK TERLUPAKAN

MANTAN YANG TIDAK TERLUPAKAN
PEMBALASAN RENO


__ADS_3

Lisa memandang Reno dengan tatapan sedih.Dan Reno membalas tatapan Lisa penuh dengan cinta.


"Harusnya kamu paham,kenapa saya begitu posesif padamu.Saya takut kehilangan kamu lagi."


"Saya mengerti,tapi rasanya tidak adil kalau saya pergi tanpa memberitahu Al.Saya yakin Al pasti tersiksa."


"Jadi kamu masih memendam rasa padanya ?Apakah kamu belum sadar juga,Al hampir membuat kamu mati.


Lihat yang Al lakukan pada anaknya sendiri.Jadi mulai sekarang lupakan Al ."


"Reno,please saya memang kecewa dengan apa yang Al lakukan.Tapi saya tidak suka harus lari dari masalah.Ijinkan saya bertemu Al sekali saja.Sesudah itu kita akan selalu bersama."


Reno tersenyum sinis.Lisa menatap Reno dengan penuh harapan.


"Maaf,saya tidak akan  mengijinkan kamu bertemu Al."


"Reno,please....!!!!"


Reno keluar dari ruang praktek.Dokter Siska datang menghampiri Lisa.


"Maaf mbak,saya pindahkan mbak ke kamar.Biar istirahat dengan tenang."


Lisa mengaggukkan kepalanya.Lisa pindah dari ranjang operasi ke kursi roda.Lisa mulai merasakan linu di bagian sensitifnya.Dokter Siska menolong Lisa pindah ke kursi roda.Semua Dokter Siska lakukan sendiri.Demi ke amanan Lisa dan Reno.


"Setelah pindah ke kamar,saya berikan obat ."


Lisa mengaggukkan kepalanya.


Dengan kursi roda Lisa di pindahkan ke kamar.Di lihat Reno di ruang tamu.Lisa hanya bisa memandang Reno sekilas.Sedangkan Reno lebih memilih meminum kopinya pelan - pelan.Setelah sampai di kamar,Dokter Siska menolong Lisa naik ke tempat tidur untuk istirahat.Dokter Siska mengeluarkan obat dari sakunya.


Mengambil gelas yang berisi air putih.


Dan menyuruh Lisa meminumnya.


"Dengan meminum obat ini kamu tidak akan merasakan ngilu di area sensitif mu.Sampai kamu tiba di Singapura.Obat yang saya berikan harus habis dalam waktu 3 hari."


Lisa mengaggukkan kepalanya.


Dokter Siska meninggalkan Lisa sendiri.


"Saya harus membereskan semua urusan mbak Lisa dengan bapak Reno.Mbak istirahat dengan tenang .


Dokter Siska melangkahkan kakinya keluar dari kamar Lisa.Lisa mencoba memejamkan matanya.


Di ruang tamu Reno menunggu Dokter Siska.Melihat Dokter Siska menghampirinya,Reno menyimpan cangkir yang berisi kopi di meja.


Dokter Siska mengeluarkan kertas perjanjian yang harus di tanda tangani oleh Reno.


"Silakan bapak tanda tangani surat perjanjian ini."


Reno mentanda tangani kertas perjanjian.Dan memberikan kembali kepada dokter Siska.Mereka berjabat tangan.Reno pamit pada Dokter Siska untuk ke kamar Lisa.


"Semua sudah selesai.Terima kasih."


" Sama - sama ,pak."


Setelah itu Reno pamit pada dokter Siska.Untuk ke kamar Lisa.


"Sekarang saya ke kamar Lisa dulu.Mau melihat Kondisinya."


Reno berjalan santai ke kamar Lisa.Di pintu kamar Lisa,Reno melihat Lisa terbaring lemah.


"Baby,urusan kamu sudah selesai.Kita tinggal menunggu Reza membawa dokumen kamu."


"Iya,terserah kamu saja."


"Saya tidak suka kalau kamu marah.Tugas kamu hanya bahagia dan setia pada saya.Mudah kan?."


" Iya."


Lisa memilih mengalah .Reno tersenyum bahagia.Ponsel Reno berdering.Reno mengangkat ponselnya.Karena yang menghubunginya Reza.


Reno


Semua telah siap?


^^^Reza^^^


^^^Sudah pak.Saya akan menunggu bapak di bandara.Maya akan datang 1 jam sebelum pemberangkatan.^^^


^^^Mbak Lisa akan Maya make up sama dengan foto identitas barunya.Nama mbak Lisa di ganti menjadi  Amanda Putri Baskoro.Berumur 25 tahun dan masih single*.^^^


Reno


Okey,kerja yang bagus.Bagaimana dengan perusahaan ?


^^^Reza^^^


^^^Tidak ada masalah pak.^^^


Reno


Thank you.


^^^Reza^^^


^^^Sama -sama pak.^^^


Reno mematikan ponselnya.Dan menghampiri Lisa.


"Sebentar lagi kita akan tinggal di Singapura.Semoga kamu betah di sana.Kalau ada yang mengganggu hubungi saya."


Kenapa Lisa tidak merasakan bahagia.Yang Lisa rasakan perasaan sedih,meninggalkan orang - orang yang dekat dengannya.kenapa hari ini Lisa teringat terus pada Al.Reno mengecup bibir merah Lisa.Lisa terkejut.

__ADS_1


"Setiap kamu termenung saya akan menghukum kamu."


Lisa tersipu malu Reno tertawa.


Seseorang mengetuk pintu kamar.


Dan Reno mempersilakan orang tersebut masuk.Dokter Siska masuk membawakan makanan untuk Lisa.


"Simpan saja makanan nya di meja.


Saya yang akan menyuapi Lisa makan."


"Baik,pak.Di meja makan sudah


tersedia masakan Padang."


Reno tersenyum begitu juga dengan Lisa.Dokter.Siska meninggalkan mereka berdua.


"Baby,makan dulu yang banyak.


Kalau kamu pulih,kemanapun saya pergi saya akan bawa kamu."


" Okey siapa takut !!."


Reno tertawa ingatnya pada Lisa, saat Lisa memakan nasi kuning.Yang tidak malu menghabiskan nasi kuningnya.Reno hanya bisa menggelengkan kepalanya.Di suapnya Lisa dengan sabar.Sesekali Reno bercanda dengan Lisa.Ketika dekat dengan Lisa.Reno bisa menjadi dirinya sendiri.Karena Lisa memandang Reno sebagai seorang laki - laki biasa.Dan Lisa menerima Reno apa adanya.


"Baby,makanan kamu sudah habis.Sekarang saya mau makan dulu.Kamu sendirian di sini ngga apa - apa kan ?."


" Iya,ngga apa - apa."


Reno keluar dari kamar Lisa menuju ruang tengah.Ternyata ada Dokter Siska yang sedang makan.Akhirnya mereka makan bersama.


"Dokter Siska keinginan anda untuk mengambil S2 ke jepang.Silakan anda tentukan keberangkatannya.


Hubungi Reza,dia akan mengurus segalanya."


"Terima kasih pak Reno."


Reno tersenyum begitu juga dengan Dokter Siska.


Terselip di hatinya ada perasaan iri pada Lisa.Bisa mendapatkan seorang pengusaha muda sukses.Dan dari keluarga kaya raya.Di tambah dengan ke tampanan Reno dan tubuhnya Yang atletis.Reno di mata perempuan adalah sosok laki - laki yang sempurna.


Terdengar dari luar,suara mobil masuk ke halaman rumah Dokter


Siska.


Reno sudah bisa menebaknya.


Ternyata Maya telah datang dengan membawa tas besar.Di tekannya bel oleh Maya.Dokter.Siska membukakan pintu ruang tamu.Maya masuk ke dalam rumah.


"Selamat siang pak Reno."


"Siang,sekarang bereskan semua keperluan Lisa.Saya selesaikan dulu makan siangnya."


Maya mengaggukkan kepalanya.


"Maaf,mbak harus mau memakai topeng karet ini.Karena identitas mbak sudah berubah."


Dengan suara pelan Lisa menjawab.


" Iya,mbak."


Reno masuk ke kamar Lisa.Melihat cara kerja Maya.Maya mengikat rambut panjang Lisa.Setelah itu memasukkan topeng karet yang sangat tipis ke kepala.Di belakang kepala ada lubang untuk mengeluarkan cepolan rambut Lisa.Wajah Lisa tertutup sampai dengan leher.Yang terlihat lubang untuk mata,mulut dan telinganya. Kulit muka Lisa yang sekarang terlihat berwarna coklat.Maya mulai make-up muka Lisa.Terakhir Maya memberikan tahi lalat di atas sudut kiri bibirnya.


Topeng merekat sempurna di wajah Lisa.Lisa masih bisa bernapas lega.


Setelah itu  Maya memasangkan rambut palsu .Maya memberikan saran kepada Lisa.Untuk tenang supaya misi berjalan dengan baik.


Maya mulai memberitahu misinya.


"Nama mbak sekarang Amanda Putri Baskoro.Umur 25 tahun belum menikah.Mbak pergi ke Singapura untuk berobat.Mulai sekarang saya menjadi body guard mbak Lisa."


Reno menghampiri Lisa dan Maya.Di kecupnya kening Lisa dengan sayang.


"Mulai sekarang Maya bodyguard dan asisten pribadi kamu.Semua kebutuhan kamu Maya yang akan menyediakan.Setengah jam lagi Restu akan datang.Kamu ganti baju dulu."


Maya mendorong kursi roda yang berada di pinggir kamar Lisa.Di hampiri Lisa,dan menolong nya naik ke kursi roda.Setelah itu mereka menuju kamar mandi.Dan Lisa mengganti baju di kamar mandi.


Ketika Maya ikut masuk ke dalam kamar mandi.Lisa dengan sopan menyuruhnya keluar.


"Saya bisa ganti baju sendiri.Kamu tunggu saya di luar."


"Baik,nona.Mulai sekarang saya akan memanggil ada dengan nona.Sebagai hormat saya pada anda."


Lisa tersenyum.Maya keluar dari kamar mandi,menunggu Lisa selesai memakai baju.


Di kamar mandi Lisa duduk di toilet duduk yang tertutup.Ternyata tidak mudah menjadi seorang yang kaya raya.Terbiasa ke mana - mana bebas.Sekarang Hidupnya bagai burung didalam sangkar emas.


Pintu di ketuk seseorang,


membuyarkan lamunan Lisa.


"Nona,anda baik - baik saja di dalam?."


"Iya,tunggu sebentar lagi saya selesai di baju.


Lisa bergegas menganti bajunya.


Setelah itu merapikan rambut palsunya.Di buka pintu kamar mandi.


Dengan setia Maya menunggunya.Lisa duduk kembali di kursi roda.Maya mendorong Lisa ke ruang tamu.Reno sedang duduk di ruang tamu.


Bersama Dokter Siska.Terdengar suara mobil masuk ke dalam halaman rumah Dokter Siska.Maya membuka pintu ruang tamu.Restu menghampirinya.

__ADS_1


Reno bangkit dari sofa dan menghampiri mereka berdua.


"Semua sudah siap?."


Restu menjawab pertanyaan Reno.


"Sudah tuan.Silakan tuan masuk ke dalam mobil."


"Maya tolong antarkan Lisa ke mobil."


"Baik tuan."


Reno menghampiri Dokter Siska.Dan mengulurkan tangannya.


"Terima kasih."


Dokter Siska membalas uluran tangan Reno.


"Sama - sama pak.Semoga perjalanan bapak menyenangkan.Dan sampai di tempat tujuan dengan selamat."


Reno tersenyum di lihatnya Lisa sudah berada di depan pintu.Ketika Restu akan menggendong Lisa masuk ke dalam mobil.Reno berteriak.


"Jangan dekati Lisa !!!!"


Restu mundur dan berdiri dekat Maya.Reno berjalan cepat.Lalu menatap Restu tajam.Restu menunduk.


"Maafkan kelancangan saya tuan."


"Saya maafkan,yang boleh menyentuh Lisa hanya saya.Kamu mengerti !."


Restu mengaggukkan kepalanya.Lisa hanya bisa terpaku.Di gendongnya Lisa ke dalam mobil oleh Reno.Reno masuk ke dalam mobil.Setelah itu Restu menutup pintu mobil.Dan Maya masuk ke dalam mobil,duduk berdampingan dengan Restu.Restu memijit tombol untuk membuka secara otomatis kaca belakang.Mobil berjalan dengan pelan.Reno dan Lisa melambaikan tangannya pada Dokter Siska.


Dokter Siska membalas lambaian Reno dan Lisa.Dengan sedikit mengaggukkan kepala dan tersenyum.Restu mulai menaikan kecepatan mobilnya.


Di dalam mobil Reno menggenggam tangan Lisa dengan lembut.Lisa sandarkan tubuhnya pada kursi mobil yang empuk.Begitu juga Reno.


Perasaan Reno sangat tentram.Dan mereka tertidur.


***


Mobil memasuki bandara soekarno - Hatta.Restu dengan pelan membangunkan Reno.Sedangkan Maya membangunkan Lisa.


Mereka bangun dan untuk sesaat terdiam.Setelah itu keluar dari mobil .Mereka Berjalan memasuki bandara.Lisa duduk di kursi roda.Maya mendorong Lisa.Dari kejauhan mereka melihat Reza.Restu menghampiri Reza.Dokumen untuk mereka Reza berikan pada Restu.Dan Restu memberikan Kunci mobil pada Reza.Reza mengaggukkan kepalanya pada Reno dan Lisa.Reza terus berjalan meninggalkan mereka.


Meraka masuk ke dalam memperlihatkan tiket dan paspor mereka masuk dengan tenang.


Setelah itu mereka mengeluarkan semua barang yang ada di saku.


Mereka lolos masuk ke dalam bandara.Dengan langkah cepat mereka menuju pesawat jet pribadi.


Lisa hanya bisa terpaku.Semua seperti mimpi baginya.Reno menggendong Lisa memasuki pesawat jet pribadinya.Restu dan Maya mengikuti dari belakang.Pilot Mark menyapa mereka dengan ramah.


"Selamat sore tuan Reno dan nona Amanda.Somoga perjalanan kita ke Singapura tidak ada kendala."


Pesawat mulai meninggalkan bandar udara soekarno - Hatta.Menuju bandar udara Internasional Changi Singapura.Lisa masih tidak percaya dengan apa yang terjadi.Semua seperti mimpi.Sedangkan Reno merasa nyaman,bisa selalu dekat dengan Lisa.Reno tersenyum sinis.


Dan berbisik pada hatinya.


"Pembalasanku pada Al belum seberapa.Kita lihat siapa yang akan menderita dan gila.Kamu sudah mengambil keperawanan Lisa dariku.


Tunggulah pembalasan lainnya dariku."


Lisa menatap wajah Reno yang dingin dan senyum sinis nya.


"Sayang,kamu lagi mikirin apa?."


Reno kaget dengan pertanyaan Lisa.Reno hanya tersenyum.


"Saya bingung kamu mau tinggal di apartemen atau di rumah?."


"Menurut kamu,enakkan di mana?."


"Di rumah,kamu bisa bebas bergerak.


Dan melakukan banyak hal."


Lisa terdiam.Reno mengerti ke resah Lisa.


"Rumah yang akan kita tempati.


Rumah hasil saya menabung.Papa menetap di Amerika.Mama sudah meninggal 1 tahun yang lalu.Jadi kamu jangan takut,tidak akan ada yang berani memisahkan kita lagi."


Lisa memeluk Reno dengan perasaan bahagia.Reno hanya tersenyum dan membelai lembut punggung Lisa.


"Saya akan membuat kamu bahagia."


"Terima kasih."


Satu jam perjalanan udara mereka.


Ada getaran asmara yang membahagiakan mereka berdua.


Dengan perasaan yakin Reno akan membuat Lisa tidak bisa berpaling darinya.Dan melupakan Al.Mereka telah mendarat dengan selamat di bandar udara Internasional Changi Singapura.❤️❤️❤️


 


⚠️ JANGAN LUPA !!!


📌 KETIK S-E-M-A-N-G-A-T di kolom KOMENTAR...


📌 VOTE / LIKE NYA JANGAN KETINGGALAN YAH....


📌 BERIKAN HADIAH JUGA.....

__ADS_1


😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘


FOLLOW JUGA MY AKUN *LA ROISA


__ADS_2