
Dengan penuh cinta dan kasih sayang.Reno menggendong Lisa turun dari jet pribadi.Maya dengan setia telah menyiapkan kursi roda.Reno menurunkan Lisa di kursi roda,dan mendorongnya.Lisa merasa bahagia sampai matanya berkaca - kaca.Ke bahagianya tidak bisa di sebutkan satu persatu.Karena hanya hatinya, yang merasakan kebahagiannya tidak pernah berhenti.Setelah bertemu dengan Reno.Semua aman setiap pintu pemeriksaan telah mereka lewati.
Sekarang Restu yang berjalan di depan dan Maya berada di belakang Reno.Ternyata mereka sudah di jemput seseorang.Dan Reno menggendong Lisa masuk ke dalam mobil.Setelah itu Reno mengemudikan mobil jaguar hitamnya.Maya dan Restu di mobil yang berbeda dengan 2 orang body guard.Lisa mulai tidak nyaman dengan topengnya.
"Sayang,boleh saya melepas topengnya ?.Muka saya gatal."
"Baby,tunggu sebentar lagi kita sampai di rumah."
"Masih jauh rumahnya ?"
Reno hanya tersenyum.Sambil mengemudi,Reno sudah merencanakan pernikahannya dengan Lisa.
Lisa mulai memperhatikan perjalannya.Baginya seperti mimpi di siang hari.Dulu jalan Orchard hanya di lihatnya di tv.Sekarang Lisa melewatinya.Biasanya hanya matanya saja yang membulat.Sekarang mulutnya pun ikut membulat.Reno hanya bisa tersenyum melihat tingkah laku Lisa.
Yang membuatnya Lisa syok,ketika mobil sport Reno masuk ke perumahan kawasan Orchard. Lisa pernah membaca di google harga rumah di kawasan ini.Dari 41,7 miliar hingga 1 triliun. Dan Reno tinggal di kawasan elit ini.Lisa memandang Reno dan Reno tertawa melihat expresi Lisa.
" Sayang,kita tinggal di perumahan elit ini ?."
" Iya,baby.Kenapa?."
" Kalau gitu kamu kaya banget,ya?."
" Begitulah...."
" Pantas ibu kamu tidak suka sama saya."
" Sudahlah jangan ingat masa lalu lagi.Kita sudah sampai."
Lisa mengeluarkan kepalanya dari jendela mobil yang Reno buka.Setelah itu memasukkan kembali kepalanya.
Terpaku di dalam mobil,Reno membuka pintu mobil.Setelah itu terdengar suara mobil yang di tumpangi Restu,Maya dan 2 bodyguard.
"Baby,ayo turun .Saya akan memperkenalkan kamu pada staf di rumah."
Kursi roda sudah siap di pinggir mobil Reno.Reno menggendong Lisa dan menurunkan di kursi roda.Maya mendorong kursi roda yang di duduki Lisa.Lisa menarik napas dalam - dalam.Didepan sebelah kanan ada rumput jepang yang di tata rapi.Dekat jendela besar rumah Reno ,ada kolam kecil berisi ikan koi.Dan sebelah kiri tempat parkir mobil.Rumah 2 tingkat berwarna abu dan coklat kayu.Menambah elegan dan moderan.Semua staf di rumah Reno keluar dan membungkukkan kepala.Setelah itu Reno berkata.
"Namanya Amanda putri Baskoro.Dia calon istri saya.Di berasal dari Indonesia.Kalian harus melayani dia dengan baik."
"Siap pak."
Mereka semua ada 20 orang.10 orang perempuan dan 10 orang laki - laki.
Serempak menundukkan kepalanya pada Lisa.Lisa yang belum terbiasa melihat hal seperti itu merasa canggung.
"Selamat datang,nona Lisa.Happy nice day."
Lisa tersenyum dan Maya mendorong kursi roda yang di ikuti Reno.Restu dan 2 bodyguard mengikuti dari belakang.Lisa tidak bisa berkata apa - apa lagi.Bibirnya di gigit pikirannya menerawang.
Melihat rumah Reno dan isinya membuat kepala Lisa pusing.
Nominal rumah Reno bukan miliaran tapi lebih dari miliaran.Rumah moderen dan elegan memperlihatkan pribadi Reno.Yang kuat,moderen dalam berpikir dan elegan dalam penampilan.Reno menyuruh Maya untuk mempersiapkan makan malam pada juru masak di rumahnya.
"Kamu suruh chef Tamaru,masak menu indonesia."
"Baik tuan,saya permisi dulu."
Reno menyuruh Restu dan bodyguard nya istirahat.
"Kalian istirahat dulu.Saya akan mengantar Lisa ke kamar."
__ADS_1
" Baik tuan."
Mereka pergi meninggalkan Reno dan Lisa.Reno mendorong kursi roda dengan pelan di tekannya tombol lift.Lisa terpaku mereka masuk ke dalam lift,beberapa detik kemudian lift tertutup.Lisa melihat nomer 2 lift berhenti.Kemudian pintu terbuka mereka keluar dari lift.Sekarang mata dan mulut Lisa berbentuk bulat.Reno yang melihat expresi Lisa tertawa.
Muka Lisa berubah menjadi pink.
"Sayang,please jangan k tawa terus."
"Dari tadi saya perhatikan muka kamu banyak expresinya.Lucu bikin gemes."
Mereka tertawa bersama.Dengan malu - malu Lisa berkata.
"Sayang,rumah kamu bagus sekali.
Saya ngga bakal betah tinggal di sini."
Sekarang mata Reno yang membulat.Mereka saling menatap Reno mengecup bibir merah Lisa.
Setelah itu Reno mendorong kursi roda.Menghentikannya di depan jendela kamar Reno.Reno duduk di kursi kulit berhadapan dengan Lisa.
"Mengapa kami berkata seperti itu?.Saya selalu bahagia berada di rumah ini."
"Rumah ini bagus tapi saya akan selalu kesepian.Apalagi kalau kamu pergi ke luar negri."
Reno tersenyum.
"Kemanapun saya pergi,kamu akan selalu ada disisi saya."
Sekarang Lisa yang tersenyum bahagia.
"Mulai sekarang ruangan tingkat 2 milik kita berdua.Kamu tidur di tempat tidur yang sama dengan saya"
"Tapi Reno,kita belum menikah saya belum cerai."
"Nama kamu Amanda yang menikah Lisa.Jadi sekarang kamu single.Paham....!"
"Reno,please....!"
"Saya sudah memutuskan dan kamu harus mengikuti ke putusan saya.
Kamu tidak suka akan ke putusan saya.Saya tidak perduli,mengerti !!"
Lisa terdiam,Reno masih seperti dulu Posesif.Di tatapnya mata Lisa,dan Lisa membuang pandangannya ke jendela besar kamar Reno.Hati Reno sakit melihat tatapan Lisa yang sinis.
"Baby,jangan seperti itu.Semua saya lakukan demi kebaikan kita."
Lisa masih tetap memandang keluar jendela.Bagi Reno marahnya Lisa bisa membuatnya gila.Di ambilnya gelas didekat meja ,dan di lempar ketembok.Lisa terkejut dengan apa yang di lakukan Reno.Di tatapnya mata Reno dengan sayu.Hati Reno bergemuruh meleleh semua amarahnya.Lisa berdiri dan berjalan pelan menghampiri Reno.Di peluknya Reno dengan lembut.Lisa berkata
"Sayang,maafkan saya.Kita di besarkan dengan budaya yang berbeda.Mengertilah,bukan saya tidak sayang atau cinta."
Ketika Lisa akan melepas pelukannya.
Reno masih mendekap Lisa dengan erat.Di bisikkan dengan lembut ke telinga Lisa.Isi hatinya yang paling dalam.
"Harusnya kamu mengerti,saya hampir gila mencari kamu.Sekarang kamu ada di hadapan saya.Biarkan saya melepaskan rindu saya padamu.Kamu harus tidur bersama saya.Di kamar ini,karena dari SMU saya sudah menganggap kamu istri saya.kalau dengan selembar kertas bisa membuat kamu tenang.Besok kita menikah."
Lisa memejamkan matanya.Tidak mudah memberi pengertian pada Reno.Semakin keras Lisa pada pendiriannya.Lisa yakin, isi ruangan ini bisa hancur seketika oleh Reno.
Lisa kaget ada bunyi roda menghampiri kamar Reno.Reno melepaskan pelukkannya.Keluar perempuan cantik di balik pintu.Lisa memandang Reno.Reno tersenyum perempuan cantik itu membersihkan gelas pecah.Dengan memakai vacum,setelah itu masuk ke dalam lemari dan menutupnya kembali.Lisa membulatkan matanya.Bertanda siapa wanita itu?.
__ADS_1
Reno tertawa keras hatinya bahagia melihat Lisa cemburu.Akhirnya Reno bercerita.
"Dia sepia robot khusus pembersih rumah.Saya sering mengeluarkan amarah.Dengan melempar sesuatu yang dekat dengan saya.Kamu pengen tahu alasannya?."
Lisa mengaggukkan kepalanya.
"Setiap saya ingat kamu.Mencari kamu tapi tidak bertemu.Saya murka dengan melempar sesuatu saya merasa sedikit baikkan.Dulu yang membersihkan pecahan gelas ataupun apapun itu oleh manusia.
Tapi tidak ada yang sanggup membersihkan dengan baik.Selalu ada yang tertinggal.Saya sering terluka oleh pecahan kaca.Saya memesan robot pembersih dari jepang.Setelah memakai robot saya sudah tidak terluka lagi."
Lisa tersenyum dengan menutup mulutnya.Bagi Reno begitu menggemaskan.Rasanya Reno sudah tidak sabar lagi,untuk menjadikan Lisa permaisurinya.
Terdengar deringan Reno tersenyum.
"Maya datang untuk membuka topeng kamu."
"Akhirnya di lepas juga topengnya."
Lisa dan Reno saling menatap bahagia.Pintu kamar Reno otomatis terbuka.Dan Maya masuk ke dalam kamar super mewah Reno.
"Maaf nona,saya terlambat datang.
Saya akan membuka topeng nona."
Lisa mengaggukkan kepalanya.Dan duduk kembali di kursi rodanya.Dan Maya mulai membuka rambut palsu Lisa.Setelah itu topengnya.Rasanya muka Lisa panas.Maya membersihkan muka Lisa dengan cream.Setelah itu di bersihkan dengan tisu basah.Muka Lisa terasa segar.Setelah selesai membersihkan muka Lisa.Lisa mengingatkan pada Reno untuk makan malam.
" Tuan,15 menit lagi waktunya makan malam."
" Iya,terima kasih.Setelah kami selesai mandi.Kami akan makan malam."
"Saya permisi dulu tuan."
"Iya.thank you."
Maya keluar dari kamar super Reno.
Reno memandang Lisa.
"Jangan lupa makan obat yang di berikan Dokter Siska.Kalau kamu sudah sehat,saya akan membawa kamu belanja."
Lisa tersenyum ini kah rasanya bahagia?.Bersama dengan seseorang yang kita cintai.Lisa mengecup kening Reno.Dan Reno membalas mencium kening Lisa.
Akhirnya mereka bahagia.♥️♥️♥️
⚠️ JANGAN LUPA !!!
📌 KETIK S-E-M-A-N-G-A-T di kolom KOMENTAR...
📌 VOTE / LIKE NYA JANGAN KETINGGALAN YAH....
📌 BERIKAN HADIAH JUGA.....
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘
...SATU KATA BUAT PART INI !!!...
...**DAPET SALAM DARI LISA 👋🏻...
__ADS_1
...GOODBYE 👋🏻👋🏻👋🏻👋🏻👋🏻**...