
Selesai sholat magrib Al keluar dari musola.Dari jauh Eko melambaikan tangannya.Al tersenyum tipis.Al menunggu Eko di depan pintu kamar Lisa.Eko mendekat.
" Lo ,makan dulu entar masuk angin ."
Al tersenyum sinis.
" Gue ,ngga bisa makan.Gue tegang apa yang akan gue katakan sama Lisa.Kita tidak jadi orang tua.Semua gara - gara gue yang ngga percaya mitos ibu hamil.Pikiran gue kalut,gue stres,apa kata mertua ama orang tua gue.Gue ngga bisa jaga Lisa dengan baik."
Eko menatap sahabatnya dengan perasaan iba.
"Semoga ,Alloh mempermudah segala urusan lo."
Al mencoba tersenyum dan membuka kamar Lisa.Betapa terkejut Al dan Eko,Lisa menghilang.
Al berlari ke kamar mandi tapi tidak ada Lisa.Eko jongkok melihat bawah ranjang Lisa,tapi hasilnya nihil.Eko dan Al saling berpandangan.Mereka memijit tombol panggilan untuk suster.3 menit kemudian seorang suster ke kamar Lisa.
"Ada apa ya ,pak?."
Al langsung bertanya.
"Suster lihat istri saya?."
Suster yang bernama Ratna ,tertulis di papan namanya kaget.
"Tadi ibu Lisa masih terbaring lemah di sini.Sudah di cari di kamar mandi?."
Al dan Eko menjawab dengan serempak.
"Sudah....!!!!"
Suster langsung menelepon keamanan rumah sakit.Dua orang satpam rumah sakit ke kamar Lisa.Setelah itu mereka mengajak Al dan Eko ke kantornya.
"Kita lihat rekaman CCTV.Dengan begitu kita akan tahu kemana ibu Lisa pergi."
Al,Eko dan 2 orang satpam berjalan cepat.Mereka menuju ruang satpam.
Dengan perasan tidak menentu ,Al mengikuti Satpam rumah sakit.Eko hanya bisa memandang Al.Ternyata perasaannya benar akan ada kejadian
yang mencekamkan.Sampai di depan ruang satpam.Dengan gesit satpam yang bernama Nugraha.Duduk di depan layar 14 inci.
Di putar ulang kejadian 1 jam yang lalu.Tidak ada yang mencurigakan.Lorong ruangan yang bernama Mawar sepi.
Mereka bingung di putar kembali waktu kebelakang 30 menit.Semua normal tidak ada penampakan Lisa.
__ADS_1
Di majukan 2 jam kemudian.Hasilnya tetep sama.Lisa hilang entah kemana?.
Al tidak percaya dengan apa yang di lihatnya.Al mulai panik,Al bingung harus berbuat apa?.
Kepala satpam juga bingung .Karena belum pernah ada orang sakit yang menghilang dari rumah sakit.Mereka saling pandang satu sama lain.Kepala satpam memberi saran untuk melaporkan kejadian ini pada polisi.
"Bagaimana ,kalau kita laporkan kepada pihak yang berwajib?."
Al menggelengkan kepalanya.
"Saya harus musyawarah dulu dengan keluarga."
Kepala satpam menganggukkan kepalanya.Al akhirnya keluar dari ruang satpam ,dengan badan yang lemas.Eko mengikuti Al dari belakang.Eko memilih untuk diam.
Eko sadar dalam hati Al ,Al sebenarnya panik.Al duduk di kursi besi rumah sakit yang panjang.Al berpikir ,bagaimana caranya mengatakan pada mertua dan orang tuanya.Al hanya bisa menatap ponselnya.Akhirnya Eko memberanikan diri untuk bicara dengan Al.
"Gue bantu ,ngasih kabar orang tua lo."
Al tetap terdiam.Eko mulai bingung.
"Al,lo baik - baik aja kan?."
Al menggelengkan kepalanya.
Eko termenung semua yang di katakan Al memang benar.Lisa di culik ataupun kabur tidak ada buktinya.Eko mengacak - acak kepalanya dengan keras.Mereka berdua benar - benar bingung.
Menuntut rumah sakit juga tidak mungkin.Pikiran Eko jadi tidak menentu.
"Masa Lisa di culik jin rumah sakit."
Eko menutup matanya karena ketakutan.
👻👻👻👻
Al memandang Eko.
"Apa yang lo pikirin?."
Eko menggelengkan kepalanya.Mana mungkin Eko berani bilang sama Al.Soal jin rumah sakit.Yang ada Eko habis di h*j*r Al.
Al akhirnya melangkahkan kakinya kekamar Lisa di rumah sakit.Berharap ada sesuatu yang Lisa tinggalkan.Al berjalan tergesa - gesa
Eko mengikuti Al.Sampai juga Al dan Eko di kamar Lisa.Dalam hati Al berdoa ,semoga Lisa ada di dalam kamar.
__ADS_1
Betapa hancurnya hati Al kamar Lisa masih sama seperti tadi.Al masuk ke dalam kamar.Di angkatnya bantal yang di tiduri Lisa.Hasilnya tidak ada apa - apa.
Al mulai berpikir jernih.
"Siapa yang mengantar Lisa ke rumah sakit?.Al menanyakan Eko.
" Elo,tahu siapa yang mengantar Lisa ke rumah sakit?."
Eko berpikir sebentar.
"Kalau gue ngga salah pak RT,yang antar Lisa ke rumah sakit.Ceritanya ada laki-laki dan perempuan yang mau bertamu pada Lisa.Pintu ruang tamu terbuka.Di ketuk lagi pintunya ngga ada jawaban.Datang mbak Lis tetangga kita.Dengan selonong boy masuk ke dalam rumah lo.Di cari - cari di dapur ngga ada .Di lihat Lisa tidur ,mbak Lis beranikan diri masuk ke kamar.Mbak Lis kaget lihat Lisa pantatnya berdarah.Mbak Lis panik, tamu mbak Lisa masuk ke rumah.Kata mbak Lis perempuan yang berhijab itu seorang dokter.Mbak Lis lapor pak RT.Terus mbak Lisa di bawa ke rumah sakit.Gitu ceritanya."
Al mengenal Lisa hanya sekitar 4 bulan.Teman Lisa banyak ,karena Lisa orangnya supel. Kepala Al mulai panas semua jadi buntu lagi.
Eko menarik napas panjang.Di pejamkan matanya.Jangankan Al yang panik dan pusing tujuh keliling.Eko sudah mulai stres memikirkan Lisa.
Al menyerah untuk sesaat.
"Kita balik ke rumah.Sebelumnya Kita bayar administrasi Lisa dulu."
Eko langsung berdiri.Sedangkan Al masih duduk pandangannya kosong.Dengan hati - hati Eko menepuk punggung Al pelan.Al memandang Eko.Eko kaget Al memeluknya dengan erat.Terdengar isak Al yang pelan.Hati Eko jadi meleleh.Al yang kaku,keras dan cuek ternyata bisa menangis juga.Eko biarkan Al menagis.Di tariknya badan Eko oleh Al.Eko melihat Al menghapus air matanya.Setelah itu Al menatap Eko.
"Jangan bilang siapa - siapa.Kalau gue nagis.Entar reputasi gue yang cool jadi hilang."
Al mencoba bercanda, dengan menghibur hatinya yang remuk.Eko hanya bisa tertawa terpaksa.Karena hati Eko juga ,bisa merasakan apa yang di rasakan Al.
Mereka berjalan menuju ruang Administrasi.Al mengeluarkan dompetnya.
"Lo yang bayar ,kaki gue lemes banget."
Eko bisa paham kondisi Al.Di ambilnya dompet di tangan Al.
" Elo,duduk aja di sini.Biar gue yang bayar."
Al duduk sendiri, pikirannya kalut.Semua tidak ada jalan keluarnya.Al merasakan bahwa ,dia tidak akan bertemu lagi dengan Lisa.
Al tutup matanya ,masih dengan jelas kejadian di pagi itu.Betapa j*h*t Al pada Lisa.Tatapan Lisa ,bibir Lisa yang mengerucut,mata Lisa yang berkaca - kaca.Memohon pengertiannya bahwa Lisa sangat tidak suka bau bawang putih.Butiran air mata mulai keluar dari sudut mata Al.Al teringat baby nya yang mau kolak pisang.
Al membiarkan air matanya menetes begitu saja membasahi pipinya.
Hallo semua gimana kabarnya?.
Semoga tetap semangat memberikan saya vote dan coment.Dengan memberikan saya komentar.Saya merasa dekat dengan kalian.Dan bisa memperbaiki novel saya.
__ADS_1
😘😘😘😘😘