
Jakarta yang panas membuat Lisa kegerahan.Sambil duduk lesehan Lisa menemani Al sarapan nasi goreng.
"Kenapa duduknya semakin menjauh?."
Dengan bibir seperti kerucut,Lisa menjawab pertanyaan Al.
" Kenapa ngga ngerti juga,saya mual
kalau bau bawang putih."
Al tersenyum.Posisi Lisa berada di dekat pintu dapur.Berdiri memandang Al.Al tidak nyaman Lisa memandangnya dengan pandangan kesal.Al bangkit dari duduknya, di tarik tangan Lisa untuk duduk dekat dengannya.Lisa menutup hidungnya.
Al mulai kesal.
"Harusnya kamu lawan rasa mualnya. Jangan manja kaya gitu."
Berderailah air mata Lisa.Al hanya bisa menatap Lisa dengan tajam.
"Ya,sudah saya pergi kerja dulu."
Al mendekatkan mulutnya ke hidung Lisa.Aroma bawang putih yang khas.
Membuat Lisa menutup hidungnya.
Al membuka tangan Lisa.
"Baby,ayah kerja dulu.Assalamualaikum."
Al pergi dengan perasaan senang.Lisa berlari ke kamar mandi.Mengeluarkan semua isi perutnya.Terdengar suara motor matic Al ,keluar dari halaman rumahnya.Sambil jongkok Lisa menagis.Dengan kepala yang sedikit pusing Lisa menuju kamarnya.Di rebahkan badannya.
Entah kenapa pinggangnya panas dan sakit,sampai Lisa tidak bisa membalikkan badannya.Badan Lisa berkeringat dan perutnya sakit.Lisa hanya bisa menangis sambil menahan perutnya.Tiba-tiba Lisa merasakan sesuatu yang hangat keluar.Badannya mulai di banjiri keringat dingin.Sakitnya semakin tidak tertahan.Lisa tidak sadarkan diri.
Dengan malas Reno membuka laptop nya.Di carinya Lisa, betapa terkejutnya Reno melihat Lisa tidur tengkurap tapi celana piama ya mengeluarkan darah.
Reno mengambil ponselnya dan menghubungi Lisa.Tapi tidak ada jawaban.Akhirnya Reno menghubungi Reza.
" kamu jemput dr siska di rumahnya.Antar ke rumah Lisa.Saya segera menuju rumah Lisa."
Reno mengganti bajunya dan berlari menuju halaman rumahnya.Restu Supir merangkap sebagai bodyguard nya.Langsung membuka pintu mobil.
Reno memerintahkan Restu untuk mengantarnya ke rumah kontrakan Lisa.
"Antar saya ke rumah Lisa.Cepat...!!!!"
Restu mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang.Reno mulai panik.
"Lo,bisakah ngebut?."
Jakarta yang macet membuat Reno geram.Ponsel Reno berdering.
Reza
Maaf pak mbak Lisa mengalami ke guguran.Sekarang saya dan dr siska menuju rumah sakit Elisabet.
Reno
Okey,saya akan menuju rumah sakit.
Reno menyuruh Restu menuju rumah sakit Elisabet.
Hati Reno gelisah mukanya tegang.Pikiran Reno tidak bisa fokus.
__ADS_1
Dalam hatinya Reno berdoa.
"Alloh Yang Maha Penyayang,jangan rebut Lisa dariku.Biarkan kami bahagia walau itu hanya sementara."
Mata Reno mulai berkaca-kaca.Di hempaskan punggungnya kebelakang kursi.Reno memejamkan matanya.
Akhirnya Reno sampai di rumah sakit.Reno keluar dari mobilnya dengan tergesa-gesa.Restu berlari menuju bagian informasi.
Hanya dengan satu kode yang mereka tahu.Reno mengikuti Restu dari belakang.Reza menahan Reno untuk masuk ke ruang UGD.
"Sabar pak Reno.Kondisi Mbak Lisa sangat memprihatinkan."
Reno duduk di kursi panjang besi rumah sakit.Matanya menatap Restu.Restu mengerti dan dia mencari dr Siska.
Di sebelah Reno ada seorang kakek-kakek.
"Maaf,bapak siapanya mbak Lisa?."
Reno memandang kakek- kakek itu.
Reza menghampiri mereka.
"Maaf pak,ini kakaknya mbak Lisa.Pak Reno bapak ini ketua RT di lingkungan rumah mbak Lisa."
Reno tersenyum dan mengeluarkan tangannya.
"Reno."
Bapak RT tersenyum dan menjabat tangan Reno.
" Saya ismail."
Restu datang dan Reno meminta ijin untuk bicara dengan bodyguardnya.
Pak Ismail tersenyum mempersilakan Reno untuk mengobrol dengan Restu.
Dokter yang memeriksa Lisa keluar.Reno langsung menghampirinya.
"Bagaimana keadaan adik saya?."
"Maaf pak,kami sudah berusaha maksimal.Tapi anak yang didalam kandungannya tidak tertolong.Ibunya masih belum sadar."
Reno hanya bisa mengaggukkan kepalanya.Setelah itu Reno menghampiri pak RT.
"Bapa hubungi suaminya.Kalau saya yang menghubungi akan ada perkelahian.Dan rahasiakan pertemuan kita.Demi keselamatan Lisa."
Setelah itu Reno pergi.Pak RT hanya bisa mengaggukkan kepalanya.Reza mengeluarkan amplop coklat kecil.Dan memberikan pada pak Ismail.Reza berkata.
" Buat ganti uang pulsa.Rahasiakan ini ,jangan ada yang tahu bahwa pak Reno kakak tiri ibu Lisa.Nanti ada masalah besar."
Pak Ismail tersenyum.Sambil memegang amplop coklat.Reza membalikkan badannya.
"Rahasia atau bapak bisa masuk penjara."
Mata pak Ismail langsung membulat.Tangannya gemetar.Reza berkata lagi.
"Uang itu cukup untuk bapak dan keluarga pulang kampung.Beli sawah dan sapi.Hidup bapak dan keluarga akan tenang."
Pak Ismail mengaggukkan kepalanya.
Reza meninggalkan pak Ismail yang masih kaget.
__ADS_1
Mereka berjalan bersama Restu membuka pintu mobil untuk Reno.Dan Reza duduk di depan .Mereka meninggalkan rumah sakit.Reno memerintahkan Restu untuk ke apartemen nya.
"Kita ke apartemen.Rapat dadakan sekarang kalian berpikir, bagaimana caranya menculik Lisa dari rumah sakit.
Dengan serempak mereka menjawab.
"Siap pak."
Reno membisu tapi otaknya terus berpikir. Sampai di apartemen ,Restu yang akan membuka pintu untuk Reno kalah cepat.Reno dengan santainya keluar dari mobil.Menuju lift Restu dan Reza mengikuti dari belakang.Sampai juga mereka di dalam apartemen Reno.
Reno menyuruh mereka duduk.
"Apa sudah ada jalan keluarnya?"
Restu tersenyum.
"Bapa tinggal menunggu di vila.Saya akan antarkan Mbak Lisa ke sana."
Reno tersenyum.
"Tidak sia-sia saya membayar kalian mahal."
Restu pamit untuk mengerjakan tugasnya.
Reno tersenyum.
Tinggal Reza dan Reno di apartemen.
Reno memerintahkan Reza untuk ke kantor.
" Kamu kerjakan tugas seperti biasanya.Laporkan segalanya setelah beres.Hubungi Alex biar dia yang mengantar saya ke vila."
Reza mengaggukkan kepalanya.Reza menyerahkan ponsel Lisa pada Reno.Reno tersenyum sudah tidak ada lagi barang bukti yang akan menemukan Lisa..Dan pamit pada Reno.
Tinggal Reno sendiri di apartemannya.Kesempatan ini tidak akan Reno sia-siakan.
Akhirnya pembalasannya untuk merebut Lisa dari tangan Al telah terwujud.Reno tersenyum senang.Bahagia karena dia yang menjadi pemenangnya.
Dan kesempatan ini tidak akan Reno sia - siakan.Reno akan membuat Al menagis.Dan merasakan apa yang di rasakannya.Cemburu yang sangat menyakitkan.
Dan Lisa tidak akan bertemu lagi dengan Al.Reno akan membawa Lisa pergi jauh.Akan Reno rebut hati Lisa hanya untuknya.Reno menerima semua kekurangan Lisa.Baginya Lisa berada selalu dekat dengannya itu sudah cukup.
Reno Akan mengikat Lisa dengan menghamili Lisa.
Sempurna sudah rencananya.Mereka tidak akan bersatu lagi.Reno akan berusaha membuat Al dan Lisa saling membenci.Dengan begitu Lisa akan menjadi miliknya untuk selamanya.
Reno berjanji dalam hatinya.Akan selalu membahagiakan Lisa.Perbuatan ibunya dengan sengaja menjauhkannya dari Lisa.Tidak akan terulang kembali. Ibu Reno telah meninggal dunia 1 tahun yang lalu.Sekarang sudah tidak ada yang menghalangi cinta mereka.
Bagi Reno menghilangkan Al sangat mudah.Tapi Reno memilih untuk tidak melakukan hal yang akan merugikan dirinya.
Selamat datang Lisa,ke bahagian telah menunggu kita.Reno tertawa sangat keras.Hatinya merasa sangat puas, dengan apa yang di alami hari ini.
Di pandangi pemandangan kota jakarta di balik kaca tebal apartemennya.
Reno tersenyum ,besok yang di lihatnya adalah pemandangan vilanya yang berada di cianjur.Hamparan sawah -sawah yang hijau akan memanjakan matanya yang lelah.
Dan Reno yakin Lisa akan bahagia.
Berhasilkah Reno menculik Lisa?.
Lanjut lagi bacanya๐๐๐
__ADS_1
Saya tunggu vote and coment nya.