
Selesai di kuret ,Lisa memandang Reno yang masih setia menunggunya.
Dokter Siska tersenyum, melihat dua sejoli yang sedang di mabuk cinta.
"Mbak Lisa istirahat dulu.Semoga cepat pulih.Saya sarankan selama 3 hari mbak Lisa untuk istirahat di sini."
Reno yang mendengar Lisa harus istirahat tiga hari langsung protes.
"Dok,saya tidak bisa meninggalkan perusahaan terlalu lama.Apa bisa sore saya bawa Lisa ke Singapura.Di sana saya akan panggilkan dokter dan perawat pribadi ?."
Dokter siska untuk sesaat terdiam.
"Sebenarnya saya takut terjadi sesuatu dengan Lisa.Tapi kalau bapak mau menulis surat perjanjian, bahwa bapak yang bertanggung jawab pada Lisa.Saya tidak keberatan."
"Baiklah,Dokter Siska buatkan surat perjanjian nanti saya tanda tangan."
"Baiklah pak kalau begitu."
Dokter Siska tidak bisa membantah kemauan Reno.Karena Dokter Siska harus membalas budi pada keluarga Reno.Sebagai anak yatim piatu.Dokter Siska di berikan bea siswa dan segala fasilitas.Oleh Yayasan yang di buat ayah Reno.Hanya dengan ini Dokter Siska bisa membalas keluarga Reno.Dokter. Siska pamit pada Reno dan Lisa.
Tinggal mereka berdua.Lisa bingung, dengan apa yang di katakan Reno pada Dokter Siska.
"Sayang,apa maksud kamu kita akan ke Singapura?."
"Untuk beberapa saat kamu harus menghilang dulu.Saya akan buat kartu identitas baru."
"Tapi...."
"Sudahlah baby,biar saya urus semuanya.Tugas kamu hanya segera pulih."
Lisa terdiam sebenarnya seberapa kaya keluarga Reno.Semua seperti mudah.Dan Reno mempunyai begitu banyak bawahan yang setia padanya.Reno mulai menghubungi Reza.
Reno
Reza,Saya dan Lisa akan ke
Singapura.Sekitar jam 4 sore.
Siapkan identitas baru untuk Lisa.Dan tolong katakan pada pilot Alex untuk mempersiapkan segalanya.
^^^Reza^^^
^^^Baik pak.Akan saya kerjakan segera.^^^
Reno
Thank you
Reno mematikan ponselnya.Lisa masih terus memandang Reno.Reno tersenyum.
"Baby,mulai sekarang tidak akan ada lagi yang akan memisahkan kita.Mama sudah meninggal sekitar satu tahun yang lalu.Sedangkan papa pasti menerima kamu.Karena papa sangat baik."
__ADS_1
" Bagaimana dengan pernikahan saya dan Al ?."
"Pernikahan itu batal di mata saya.Kamu harus ingat nama kamu bukan Lisa lagi.Kita tunggu Reza membawakan dokumen untuk kamu."
Entah kenapa perasaan Lisa jadi tidak menentu.Hatinya teringat Al.Melihat Reno yang mulai posesif padanya.Lisa menjadi tidak nyaman.Reno mulai merasakan kecemasan didiri Lisa.Bagi Reno cukup satu kali dalam hidupnya ke hilangan Lisa.Dengan nyawanya sebagai taruhan kalau sampai ada yang membawa Lisa pergi darinya.Di kecupnya tangan Lisa .Dan berkata
" Jangan sedikitpun di hati kamu untuk meninggalkanku.Karena saya tidak akan membiarkan kamu pergi dari saya.Lupakan si Al lambat atau cepat kamu akan menjadi permaisuri ku."
Hati Lisa berdebar ada bahagia ada juga perasaan sedih.Lisa ingin mengakhiri pernikahannya dengan Al secara baik - baik.Bukan seperti ini menyakiti Al secara pelan - pelan.Menghilang seperti di telan bumi.Reno mulai marah pada Lisa.
****
Sampai di rumah kontrakan Al termenung.Di lihatnya sisa darah di seprei.Mata Al berkaca - kaca.Al merasakan Lisa yang kesakitan,
sampai tidak sadarkan diri.Semua hanya karena hal sepele.
"Kemana Lisa pergi ?.Sendiri kah atau dengan orang lain ?.Apa yang harus saya lakukan?.Bagaimana mengatakan, pada orang tuanya dan mertuanya ?.Ya,Alloh tolonglah saya.
Al hanya bisa berkata pada dirinya sendiri.Di hempaskan tubuhnya pada kasur busa.Bau minyak wangi Lisa masih menempel di guling.Bau yang membuat Al ketagihan .Hanya untuk memeluk ataupun menatapnya.Semua telah hilang.Otak Al tidak bisa berpikir jernih.Semua karena Lisa menghilang.Al tertidur karena lelah secara jasmani dan rohaninya.
Pagi yang cerah dengan suara motor,mobil,teriakkan tukang sayur,dan banyak suara lain.Tidak ada yang bisa membangunkan Al yang terlelap.Eko yang menghubungi Al .Tidak ada jawaban.Karena takut terjadi sesuatu dengan Al.Akhirnya Eko mendatangi rumah Al.Hanya dengan beberapa menit Eko sudah berada di depan rumah Al.Di ketuknya pintu ruang tamu.Tidak ada yang membukakan pintu.Karena penasaran Eko membuka pintu,ternyata tidak di kunci.Eko langsung membuka tirai dan jendela,rumah kontrakan Al.Di carinya ternyata Al masih terlelap.Eko bersyukur ternyata Al baik - baik Saja.Di hampiri Al yang masih tidur.
"Al,bangun udah siang."
Al masih tertidur.Akhirnya Eko keluar rumah, untuk membelikan Al dan dirinya sarapan.Sampai di warung nasi uduk, ema - ema mulai rame tanya Eko.Salah satunya istri ibu RT.
"Mas Eko,gimana kabarnya neng Lisa?."
"Saya kurang tahu keadaannya sekarang.Kalau udah sarapan saya sama mas Al .Mau balik ke rumah sakit."
"Mudah - mudahan cepat sembuh.Saya pengen nengok mbak Lisa."
" Iya,bu makasih."
Eko langsung pergi, dan membayar nasi kuning yang di pesannya.Dengan hati yang tidak menentu Eko mempercepat langkahnya.Ketika Eko masuk rumah tercium wangi kopi.Sepertinya Al sudah bangun.Ternyata tebakkan Eko benar.
" Akhirnya,lo udah bangun.Sarapan dulu gue udah beli nasi uduk."
Dengan langkah lemas Al duduk di karpet ruang tengah.Al teringat kembali kejadian kemarin bersama Lisa.Al tertawa keras sampai Eko ketakutan .Seketika Al tertawa sesudah itu menagis.Sambil memanggil nama Lisa.
" Lisa....Lisa....Lisa maafkan saya!!!!"
Eko berusaha menenangkan Al.Tapi Al semakin menjadi.
"Lisa kamu di mana?.Maafkan Aku Lisa.Aku Cinta kamu Lisa.Aku tidak lupa buatkan kolak pisang buat anak kita.Aku sudah janji sama kamu.Lisa kamu di mana?".
Eko hanya bisa mondar mandir melihat tingkah laku Al.Eko bingung apalagi Al masih menangis dan sesekali tertawa keras.Akhirnya Eko ambil ponsel Al.Eko ingat kode ponsel Al adalah Lisa.Ternyata kodenya masih sama Eko sangat bersyukur.Di carinya no kontak kakak Al yang bernama Sarah.Setelah ketemu Eko langsung menghubungi Sarah.
Eko
Assalamualaikum,ini saya mbak sarah Eko.
__ADS_1
^^^Sarah^^^
^^^Waalaikumsalam,iya ko ada apa?^^^
Eko masih sempat menggaruk kepalanya yang tidak gatal.Karena bingung harus memulai pembicaraan dari mana dulu.Di tariknya napas dalam - dalam.Sarah sudah tidak sabar menunggu jawaban Eko.
^^^Sarah^^^
^^^Ada apa yah,Eko.Tumben kamu menghubungi saya pake no Al.^^^
Eko
Maaf,mbak ada keadaan darurat.saya belum bisa ngasih tahu di sini.Kalau bisa, gimana mbak Sarah sekarang ke rumah kontrakan Al.Saya tunggu sekarang.
^^^Sarah^^^
^^^Ada apa,kenapa tidak sekarang saja saya di kasih tahu?.^^^
Eko
Saya tunggu di rumah kontrakan Al.sekarang juga.
Eko langsung matikan ponselnya.Hati Sarah jadi tidak menentu.Sarah langsung pergi kekamar mandi untuk membersihkan dirinya.Sarah kakak perempuan Al,mereka dua bersudara.Sarah belum menikah ,pekerjaannya sebagai seketaris pribadi di salah satu perusahan besar.Membuatnya sibuk dan tidak memikirkan
pasangan hidupnya.Umurnya sekitar 34 tahun.Bagi Sarah Al adik kesayangannya.Karena mereka di tinggal oleh ibu kandungnya.Ketika umur Sarah sekolah menengah pertama.Dan Al sekolah dasar.Ayah mereka menikah dengan seorang perempuan yang masih muda.
Sehingga mereka berdua tidak diperhatikan.Mereka tumbuh menjadi anak yang posesif,kaku dan temperamen.semua itu mereka lakukan untuk menjaga diri mereka ,dari orang -.orang yang jahat.Padahal dalam hatinya mereka adalah orang - orang yang penyayang dan takut di tinggal pergi orang yang mereka sayang.Sarah mengambil kunci mobilnya.Dengan hati yang tidak menentu Sarah kemudikan mobil dengan kecepatan sedang.Jakarta yang macet membuatnya harus terus bersabar.Akhirnya jalanan mulai bisa di kendalikan .karena polisi mulai mengatur lalu lintas dengan baik.Sampai juga Sarah di depan halaman rumah Al. Dengan langkah tergesa - gesa Lisa masuk ke rumah Al.Eko mendengar suara mobil terparkir di halaman rumah kontrakan Al.Saat pintu ruang tamu di buka.Mereka berdua sama - sama terkejut.
"Silakan masuk kak."
"Ada apa dengan Al?."
Eko tidak menjawab ,Sarah langsung masuk ke dalam rumah kontrakan Al.Betapa terkejutnya Sarah melihat Al yang sedang menagis.Di peluknya Al dengan penuh kasih sayang.Di belainya punggung Al dengan lembut.Al semakin mempererat pelukannya pada Sarah.Di biarkan Al mengeluarkan segala emosinya.Sarah dengan sabar memeluk Al.Eko meneteskan air mata.Al melepas pelukannya pada Lisa.Eko memberikan gelas berisi air putih pada Al.Al meminumnya sampai habis.Sarah menatap Al dengan penuh pertanyaan.Sarah melihat sekeliling ruangan tapi tidak di temukan Lisa.Al yang duduk menyandarkan tubuhnya pada tembok.Suasana menjadi hening.Dengan memberanikan diri.Eko mulai menceritakan kejadian beberapa hari yang lalu.Sarah mendengarkan dengan seksama.Tidak ada pertanyaan yang keluar dari mulut Sarah.Yang ada hanya matanya yang sesekali membulat.Dan melirik pada Al yang terpuruk.Setelah Eko menceritakan semuanya pada Sarah.Sarah menutup matanya.Masalah yang Al hadapi tidak mudah.Sarah juga bingung harus mencari Lisa kemana?.Akhirnya Sarah hanya bisa berkata pada Al.
"Kamu yang sabar,kakak akan menyewa seorang detektif.Kita cari Lisa sampai ketemu.Sekarang kita tidak usah ngasih tahu mertua kamu atau orang tua kita."
Al memeluk Sarah.Sarah membalas pelukan Al.Dan berbisik pada Al.
"Kamu harus sabar,kuat dan optimis bahwa Lisa akan kita temukan."
Al melepas pelukkannya.Menatap mata Sarah dengan tajam.Sarah tersenyum.
Guys......
dukung author yah.....
dengan cara ketik s-e-m-a-n-g-a-t, lalu kirim ke kolok komentar.
Dan.....
tekan like ya....
__ADS_1
Jangan lupa follow my akun. !!!