
Selesai makan dan ngobrol Reno menggendong kembali Lisa ke kamar.Lisa merasa tersanjung dan bahagia.Lama sudah mereka tidak bertemu.Ternyata cinta mereka tidak padam.
"Sekarang kamu istirahat dulu.Saya tunggu di sini sampai kamu tertidur."
Reno duduk di kursi ,menghadapkan wajahnya pada Lisa yang terbaring.Mereka saling menatap dan akhirnya tersenyum.Reno membelai rambut Lisa dengan Lembut.Dan Lisa mencoba memejamkan matanya.Ada perasaan tentram saat Reno membelainya.Dan Lisa tertidur pulas.Melihat Lisa terlelap Reno bangkit dari duduknya.Dan merebahkan badannya di sofa.Untuk Lisa apapun akan Reno lakukan,asalkan Lisa bahagia.Malam semakin pekat.Dua insan yang sedang dilanda rindu.Terlelap dengan ketenangan jiwanya.Ada harapan dalam hati mereka .Untuk terus bersama.
Dokter Siska baru datang dari rumah sakit.Di langkahkan kakinya menuju kamar Lisa.Di bukanya pintu kamar Lisa pelan - pelan.Dokter Siska tersenyum,ternyata mereka masih tertidur.Akhirnya dokter Siska meninggalkan mereka.
Reno terbangun dari tidurnya.Badannya terasa kaku.Karena Reno tidak terbiasa tidur di sofa.Di lihatnya Lisa masih terlelap.Reno keluar kamar menuju kamar mandi.Reno membersihkan mukanya dengan air.Dan merasakan ke segara.Akhirnya Reno menelepon Reza.
Reno
Bawakan semua keperluan saya.saya tunggu di rumah dokter Siska.
Reza
Baik pak.
Reno menutup ponselnya.Dan keluar dari kamar mandi.Reno berpapasan dengan dokter Siska.
"Pagi,pak Reno.Bisa kita bicara sebentar?."
"Pagi,apa ada yang penting?."
"Tentu,tentang Lisa."
"Baiklah, kalau begitu."
"Kita bicara di ruang praktek saya."
Reno mengikuti dokter Siska dari belakang.Sesampai di ruang kerja dokter Siska.Dokter Siska mempersilakan Reno untuk duduk.
"Silakan duduk,pak."
Reno duduk berhadapan dengan dokter Siska.Hanya meja yang menghalangi mereka.
"Saya akan mengkuret Lisa hari ini.Karena melihat kondisinya sudah membaik."
"Apa itu kuret?"
"Kuret sebenarnya adalah nama sebuah alat operasi.Untuk mengeluarkan jaringan dari dalam rahim.Prosedurnya di sebut kuretase.Prosedur ini dilakukan oleh dokter kandungan.Dan umumnya memakan waktu kurang lebih,10 sampai dengan 15 menit.Sebelum kuret di lakukan pasien telah di bius terlebih dahulu.Kuret atau kuretase adalah prosedur yang bertujuan untuk.Membersihkan plasenta yang masih tersisa didalam rahim,paska ke guguran."
Reno mengaggukkan kepalanya ,tanda setuju.Setelah itu Reno meminta ijin untuk bertemu Lisa.
"Saya permisi dulu."
"Silakan pak."
Dengan langkah percaya diri Reno menuju kamar Lisa.Ternyata Lisa sudah bangun dari tidurnya.Lisa termenung dan Reno tidak suka melihat Lisa termenung.
"Baby,apa yang kamu pikirkan?."
Lisa sedikit terperanjat,setelah itu tersenyum.Dengan sedikit malu - malu Lisa menjawab pertanyaan Reno.
"Ini,saya mau mandi tapi ngga ada perlengkapannya,baju dan itu loh...."
Reno tersenyum melihat wajah Lisa yang merona.Di angkat ponselnya.
Reno
Reza,tadi saya lupa memberitahu kamu.Sekalian bawa semua kebutuhan untuk Lisa.
Reza
Baik pak,keperluan mbak Lisa akan segera menyusul.Saya akan hubungi Maya.Sekarang saya sudah masuk gerbang komplek rumah dr Siska.
Reno
Okey,tapi ngga pake lama.
Reza
Saya usahakan.
Reno memutuskan hubungan dengan Reza.Lisa memandang Reno dengan tatapan takjub.Lisa menutup mulutnya menahan tawanya.Reno yang melihat Lisa tertawa.Mulai mendekati Lisa.Dengan gemas di kecup ya kening Lisa.
"Kenapa kamu tertawa?."
"Kamu ,kalau sedang bicara serius dengan Reza.Berwibawa banget ,muka kamu terlihat cool.Saya jadi gemas melihatnya."
Akhirnya berderai tawa Lisa.Reno memandang Lisa dengan tatapan bahagia.Dan Reno menutup mulut Lisa dengan Lembut.
"Hari ini kamu akan menjalankan kuret.Supaya plasenta yang tertinggal di rahim bersih.Dr siska bilang tidak sakit karena kamu akan di bius.Waktunya sebentar antara 10 sampai dengan 15 menit.Saya akan temani kamu."
"Terima kasih atas segalanya.Kamu membantu saya dengan tulus."
"Kenapa kamu bicara seperti itu?."
__ADS_1
"Saya masih istri sah Al. Seharusnya dia yang mendampingi saya,bukan kamu."
Reno menatap tajam Lisa.Mukanya yang putih memerah.Lisa tertunduk.Di angkatnya muka Lisa.Mata mereka beradu.
"Mulai dari kamu pingsan di kamarmu.Kamu sudah menjadi milik saya.Jadi ,ngga usah nama orang itu kamu sebutkan lagi.Saya tidak suka."
Lisa memegang tangan Reno dengan Lembut.
"Maafkan saya."
Dengan gerak cepat Lisa memeluk Reno.Reno membalas pelukan Lisa dengan lembut.setiap Lisa menyebut nama Al.Hati Reno rasa terbakar cemburu.
Pintu kamar di ketuk seseorang.Lisa melepaskan pelukannya dan Reno membuka pintu.Reza tersenyum.
"Pagi pak,semua keperluan bapak sudah saya siapkan."
Reno menyuruh Reza masuk dan menyimpan keperluannya di atas meja.
"Terima kasih."
"Sama - sama ,sekitar 20 menit lagi Maya sampai dan membawa keperluan mbak Lisa."
"Okey,thank you."
"Maaf pak ,di meja makan sudah tersedia nasi kuning lengkap.Untuk sarapan bapak,mbak Lisa dan dokter Siska."
" Good job."
"Terima kasih pak,apa masih ada yang bapak perlukan?.Sebelum saya kembali ke kantor."
"Tidak ada,hari ini saya akan menemani Lisa.Kalau ada yang sangat darurat di perusahaan kamu hubungi saya."
"Baik pak.Saya ijin untuk kembali ke kantor."
"Okey,hati - hati."
Sebelum Reza pergi.Lisa menatap Reza dan Reza tersenyum,sambil mengaggukkan kepalanya.
"Semoga mbak Lisa cepat pulih kembali."
Lisa tersenyum.
"Terima kasih,hati - hati di jalan."
Reza mengaggukkan kepalanya dan pergi meninggalkan Reno dan Lisa.Reno membuka tas yang di bawa Reza.Dan mulai membawa beberapa perlengkapannya.
Lisa tersenyum,Reno mencubit pipi Lisa yang sedikit chubby.Lisa membulatkan matanya.Reno berlalu sambil tertawa geli.Setelah Reno menghilang dari pandangannya.Lisa termenung,bagaimana menjelaskan semuanya pada Al.Apa Al akan menerima semua keputusannya?.Kalau sudah memikirkan ini semua ,Lisa jadi pusing tujuh keliling.Lisa tidak menyadari ke beradaan dokter Siska di pintu kamarnya.Dokter Siska memandang Lisa.Pantas saja Reno tergila -gila pada Lisa.Paras Lisa yang cantik,kulitnya putih bersih dan badannya yang semampai.Dokter Siska bisa melihat dari mata Lisa.Mata seorang wanita yang lugu dan sederhana.Tapi hatinya sangat baik dan tulus.
"Pagi,mbak Lisa."
Lisa terperajat.Setelah melihat siapa yang datang.Lisa tersenyum.
" Pagi dokter,Apa sekarang waktunya saya di kuret?."
" Iya,Tapi sebelumnya mbak Lisa sarapan dulu."
"Baiklah dok,kalau begitu saya tunggu Reno selesai mandi."
"Iya,saya tunggu di ruang praktek."
"Baik dokter,terima kasih."
Bunyi bel membuat Lisa dan dokter siska terkejut.Mereka tertawa bersama.
"Saya buka dulu pintu depan.Mungkin ada pasien."
Lisa mengaggukkan kepala dan tersenyum ramah.Dokter Siska pergi meninggalkan Lisa sendiri.Lisa menarik napas panjang.Kenapa hatinya tidak merasa rindu pada Al?.Lisa nyaman ketika berada dengan Reno.Lisa sudah tidak perduli lagi dengan Al ataupun keluarganya.Reno masuk ke dalam kamar untuk ke dua kalinya.Reno melihat Lisa termenung.Rasanya Reno ingin teriak,marah dengan sikap Lisa yang seperti itu.Reno mencoba untuk sabar.
"Baby,udah jangan melamun saja.Saya sudah bilang semua akan baik - baik saja."
Pintu kamar di ketuk seseorang.Reno membalikkan badannya.Lisa bingung siapa wanita cantik ini?.
"Pagi,pak .Saya membawa semua perlengkapan mbak Lisa."
"Berikan semua pada Lisa.
"Baik pak."
Maya menyerahkan pada Lisa, lima tas dengan tulisan merk terkenal dunia.Setelah itu Maya pamit.
"Tugas saya telah selesai.Saya pamit untuk kembali ke kantor.
"Okey,thank."
Maya pergi dan tersenyum ramah pada Lisa.Reno mencium pipi Lisa.
"Sekarang waktunya tuan putri mandi."
__ADS_1
"Okey.Tunggu sebentar ,dokter Siska bilang setelah sarapan saya akan di kuret.Saya takut jarum suntik."
Suara Lisa yang manja ,membuat Reno memeluk Lisa dengan lembut.Dan Lisa menyembunyikan mukanya ,di dada Reno yang bidang dan harum.
"Jangan takut ,saya akan selalu ada di sampingmu."
Lisa melepas pelukan Reno dan menatap Reno dengan tatapan sayang.Lisa tersenyum.
"Janji,tidak akan pergi."
"Bukankah yang pergi itu kamu."
" Maaf."
"Sudahlah itu masa lalu.Yang terpenting sekarang dan masa depan.Okey ."
Lisa tersenyum dan memeluk Reno.
" I love you."
" love you too.
Reno tersenyum bahagia.Akhirnya Lisa mengungkapkan isi hatinya.Di gendong Lisa menuju kamar mandi.Di depan pintu kamar mandi Reno menurunkan Lisa.
"Jangan masuk dulu.Saya bawakan keperluan kamu di kamar."
Dengan langkah cepat Reno kembali ke kamar. Rumah dan tempat praktek dokter Siska memang sangat sederhana untuk ukuran Reno.Demi cintanya pada Lisa.Rasa nyaman ,Reno samping kan.
"Baby,ini semua perlengkapan mu."
"Makasih,sayang."
Rasanya Reno ingin terbang melayang.Mendengar kata - kata yang Lisa ucapkan.Lisa tersenyum.
"Cepat mandinya,kita selesaikan semua urusan kamu di sini hari ini.Setelah itu kita pulang ke singapura.Kamu bisa istirahat dengan nyaman di sana."
" Iya ."
Lisa masuk ke kamar mandi. Dengan setia, Reno menunggu Lisa di depan pintu kamar mandi.Terdengar suara Lisa yang menyanyi.Reno jadi teringat ketika ulang tahunnya yang ke 17.Lisa menyanyikan satu lagu milik Dewa 19 yang berjudul lagu cinta.Mendengar Lisa menyanyi pada waktu itu, sempat membuatnya merinding.Lisa menyanyikannya dengan perasaan yang sangat dalam.Ternyata itu adalah tanda perpisahannya.Lisa membuka pintu kamar mandi .Di lihatnya Reno masih terpaku membelakangi pintu kamar mandi.
"Sayang,lagi ngapain kamu di sini?."
Mendengar suara Lisa ,Reno terperanjat dan langsung membalikkan badannya.
"Baby,sudah selesai mandinya?."
"Iya,ayo kita sarapan."
Lisa menggandeng tangan Reno.Reno melepaskan tangan Lisa.Lalu menggendong Lisa sampai meja makan.Lisa tersipu ternyata dari dulu Reno bucin.Membuat hati Lisa kelepek - kelepek.Mereka sarapan pagi dengan nasi kuning komplit.sesekali mereka saling tatap dan tersenyum.Dokter Siska menghampiri mereka.
"Gimana sarapannya?."
"Enak,saya dari kecil suka sarapan nasi uduk atau nasi kuning."
Reno dan dokter Siska tersenyum.Melihat Lisa dengan lahap sarapan.Dokter Siska duduk di dekat Lisa.
"Sekitar jam 10 pagi.Saya akan lakukan kuret padamu."
Lisa memandang Reno.
" Okey,dokter."
"Silakan habiskan sarapannya.Saya ke ruang praktek dulu."
" Iya,dokter terima kasih."
Dokter Siska pergi meninggalkan mereka.Lisa memandang Reno.
"Ada apa,dari tadi kamu kaya yang gelisah?."
"kamu,sudah selesai makannya?."
"Sudah,terus kamu mau apa?."
"Emm,boleh nasi kuningnya saya habiskan?."
Reno menatap Lisa dengan tatapan tajam.Lisa terdiam.Reno tertawa,bagi Reno masih ada perempuan yang polos di zaman sekarang.Lisa memandang Reno dengan muka cemberut.
"Baby,kita beli yang baru aja.Masa kamu makan bekas saya."
"Udah deh,saya udah lapar banget."
Lisa langsung membawa piring ,yang berada di hadapan Reno.Setelah itu memakan nasi kuning.Reno hanya menggelengkan kepalanya.Dalam beberapa menit, nasi kuning ludes di makan Lisa.Lisa tersenyum dan Reno mencubit pipi Lisa dengan gemas.
"Aawww....!!!!"
Reno tertawa.Lisa memegang pipinya dengan tangan kanan.Semua terasa indah dan menyenangkan untuk mereka berdua.Lisa sepertinya lupa akan keberadaan Al.Sepertinya Cinta Lama Bersemi Kembali.Di antara mereka.
__ADS_1
❤️❤️❤️