
Lisa menatap wajahnya ,kini Lisa telah berubah semakin cantik dan badannya lebih berisi. Reno suka tipe perempuan dengan body Spanyol, mulus bersih dan muka glowing.
Ternyata hidup seperti ini membosankan.Setiap harinya Maya dengan disiplin memberitahu kegiatannya.
Seperti hari ini, selesai mengantarkan Reno ke depan rumah untuk pergi kerja. Dan duduk di sofa ruang tamu. Maya menghampirinya.
"Selamat pagi, nona Lisa."
Dengan suara Lemas Lisa menjawab.
"Pagi".
Maya membaca jadwal Lisa hari ini di ponselnya.
"Nona, jam 9 pagi ada jadwal dengan dokter Mei. Untuk perawatan muka. Jam 11, Restu akan menjemput nona untuk makan siang dengan tuan Reno."
Lisa menjawab.
"Tumben, Sedikit jadwalnya."
Maya tersenyum. Maya bisa merasakan perasaan Lisa yang tidak terbiasa hidupnya terjadwal.
"Nona, harus sabar karena tidak mudah menjadi calon istri dari seorang CEO terkenal. Hidup nona akan di sorot orang lain."
Lisa terdiam.
"Hanya orang - orang tertentu yang mengetahui wajah asli nona."
Lisa menatap Maya dengan tatapan sedih, Lisa berkata.
"Sampai kapan sandiwara ini berakhir ?. Menjalankan hidup seperti ini baru satu bulan saja. Saya sudah bosan, dulu saya berpikir menjadi orang kaya raya menyenangkan. Tapi ke nyatakan nya sangat membosankan. Saya rindu orang tua, kakak dan sahabat. Mereka tulus menyayagi saya."
Lisa membiarkan air matanya berjatuhan membasahi pipi glowing nya. Maya menghapus air mata Lisa dengan tisu.
"Nona, berhentilah menangis. Kalau tuan Reno tahu nona menagis.Tuan Reno pasti sangat sedih."
Lisa mencoba tersenyum. Maya hanya bisa memandang Lisa dengan tatapan sedih. Maya mencoba menghibur Lisa.
"Sebenarnya apa yang ingin nona lakukan?."
Lisa berpikir sejenak.
"Saya ingin kuliah dan banyak teman. Dengan begitu saya tidak akan bosan."
"Baiklah saya akan memberitahu tuan Reno. Semoga tuan setuju dengan ide nona."
Lisa tersenyum dengan sopan Lisa bertanya pada Maya.
"Kenapa kamu mau jadi body guard?."
Maya menarik napasnya dalam - dalam.
"Suatu hari nanti saya akan beritahu nona. Kalau sekarang belum tepat waktunya."
"Baiklah kalau begitu."
Seorang staf rumah datang menghampiri mereka.
"Maaf nona, dokter Mei telah menunggu di lobby."
Lisa berkata.
"Antarkan ke salon."
"Baik nona."
Lisa memandang Maya.
__ADS_1
"Bagaimana kalau kamuΒ ikut saya untuk perawatan wajah?."
Maya tertawa.
"Terima kasih atas ajakan nya?."
"Body guard ngga boleh cantik ?."
"Saya tidak biasa melakukan hal seperti itu. Lebih baik kita sekarang ke ruangan salon. Dokter Mei sudah menunggu."
"Baiklah."
Mereka beranjak dari sofa mahal Reno yang empuk. Menuju ruang salon. Langkah Maya yang tegap dan percaya diri. Membuat Lisa kagum. Lisa berpikir
"Sepertinya Maya jago bela diri."
Dokter Mei langsung berdiri ketika Maya dan Lisa datang.
"Selamat pagi nona Lisa."
"Pagi, silakan duduk."
"Nona, hari ini saya akan menyuntik nona dengan vitamin E.vSupaya kulit nona tetap awet muda."
"Sebelum anda menjalankan tugas anda. Saya mau bertanya. Manfaat vitamin E selain untuk kulit agar terlihat awet muda. Manfaat lainnya apa saja dok?".
Dokter Mai tersenyum.
"Banyak manfaatnya meningkatkan kekebalan tubuh. Meningkatkan peluang hamil dengan mempertebal dinding rahim dan menyehatkan paru - paru."
Lisa mengaggukkan kepalanya.
"Baiklah dok,sekarang saya sudah siap.Silakan kerjakan tugas anda."
Dokter Mei mulai melaksanakan tugasnya. Setelah selesai dokter mulai memberikan perawatan pada kulit Lisa dengan masker emas, 30 menit telah berlalu. Sekarang wajah Lisa terlihat segar dan glowing. Dokter Mei tersenyum senang. Karena hasilnya sangat memuaskan.
"Nona perawatan anda hari ini telah selesai. Semoga anda menyukainya."
"Terima kasih dok."
"Sama - sama nona. Sekarang saya harus kembali ke tempat praktek saya. Nice to meet you."
Lisa tersenyum dan Maya mengantar dokter Mai ke depan rumah.
Lisa terpaku menatap dirinya di depan cermin. Lisa kangen beli bakso, makan cireng rujak, serabi oncom telur.pokoknya semua jajanan Bandung. Bukannya Lisa tidak suka makanan barat. Tapi jajanan Bandung, cemilan terenak yang dari kecil sampai menikah Lisa suka memakannya. Lisa menarik napasnya dan mengeluarkannya lewat hidung dengan keras.
Lisa tidak sadar, Reno sedang memperhatikannya lewat CCTV rumah yang disambungkan ke laptopnya. Semua CCTV di rumah Reno yang mengendalikan. Dengan begitu Reno mengetahui siapa saja, yang setia padanya.
Melihat Lisa yang sering termenung.Reno bisa paham dan merasakan ke bosanan Lisa.Reno berpikir untuk selalu meluangkan waktu dengan Lisa. Ketika ada jadwal yang kosong. Laptop Reno matikan.
Terdengar pintu ruangannya di ketuk seseorang. Reno menyuruhnya untuk masuk.
" Masuk."
Ternyata sekretarisnya dan Restu. Reno menyuruh sekretarisnya keluar dan Restu masuk ke ruangan Reno.
"Selamat siang tuan. Saya minta ijin untuk menjemput nona Lisa."
"Siang, iya kamu harus hati - hati bawa Lisa. Dan suruh Maya untuk merubahnya menjadi Amanda."
"Baik tuan. Saya permisi."
Reno mengaggukkan kepalanya. Dan Restu meninggalkan ruangan Reno. Sambil berjalan Restu menghubungi Maya.
^^^Restu^^^
^^^Hallo,Maya tugasmu hari ini merubah wajah nona LisaΒ menjadi Amanda.^^^
__ADS_1
Maya
Okey.
Restu menutup ponselnya begitu juga dengan Maya. Setelah itu Maya bergegas menghampiri Lisa di salon. Lisa memejamkan matanya. Mengkhayal kota kelahirannya Bandung. Lisa rindu semuanya. Dengan lembut Maya menepuk pundak Lisa.
"Maaf, nona Lisa saya mengganggu."
Lisa membuka matanya.
"Ada apa?."
"Saya harus merubah nona menjadi Amanda. Tuan Reno menunggu nona di kantornya. Setelah itu nona akan makan siang bersama tuan."
"Baiklah."
Dengan cekatan Maya merubah Wajah Lisa menjadi Amanda. Butuh Waktu 30 menit Lisa telah berubah. Dan Maya telah memilihkan baju untuk Lisa. Kulot di bawah lutut berwarna biru tua. dengan blouse atasan kotak - kotak putih pendek. Dan kalung emas berinisial R terpasang indah dileher Lisa yang jengjang. Tangan kiri Lisa memakai jam tangan Rolex bertaburan berlian. Dan sepatu high heels berwarna putih.
Tampilan Lisa terlihat simpel dan santai.Maya memperhatikan kembali tampilan Lisa. Semua sudah terlihat serasi. Maya tersenyum begitu juga Lisa. Maya melihat jari Lisa yang polos tanpa cincin.
"Nona,saya akan pesankan nona cincin. Karena perhiasan nona belum banyak."
"Terserah kamu, buat saya memakai jam Rolex ini saja sudah lebih dari cukup."
Maya tersenyum ponsel berdering. Dan Maya melihat di layar ponselnya Restu.
Restu
Semua sudah siap.
^^^Maya^^^
^^^Sudah, saya akan antar nona ke luar.^^^
Restu mematikan ponselnya.Begitu juga dengan Maya.
"Maaf nona, Restu sudah menunggu di luar. Semoga makan siangnya berjalan lancar."
Lisa tersenyum dan melangkahkan kakinya menuju halaman. Untuk berjalan dari ruang salon ke halaman depan. Memerlukan waktu 15 menit. Dari ke jauhan Lisa melihat Restu menunggunya. Restu melirik jamnya. Reno tidak suka terlambat. Akhirnya sampai juga Lisa di depan halaman. Restu membuka pintu mobil. Dan Lisa masuk ke dalam mobil.
Restu masuk ke dalam mobil.Dan mengendarai mobil dengan kecepatan sedang.
π·Apakah makan siang Reno dan Lisa akan menyenangkan?.
kepo in kelanjutan ceritanya besok yaa.π·
Jangan bosen kasih vote dan coment nya.
Biar saya selalu S - E - M - A- N - G - A- T.
πππππ
β οΈ JANGAN LUPA !!!
π KETIK S-E-M-A-N-G-A-T di kolom KOMENTAR...
π VOTE / LIKE NYA JANGAN KETINGGALAN YAH....
π BERIKAN HADIAH JUGA.....
...SATU KATA BUAT PART INI !!!...
...KLO SEANDAINYA KALIAN ADA DIPOSISI LISA. KALIAN AKAN SAMA SEPERTI LISA ATAU GIMANA...???...
...SATU KATA BUAT AL, DONG......ππ»ππ»ππ»...
...SAMA BUAT LISA JUGA....ππ»ππ»...
__ADS_1
...ATAU KALIAN PUNYA PENDAPAT SENDIRI TENTANG PARA TOKOH. SILAHKAN BERKOMENTAR.....ππ»ππ»...
...βοΈβοΈβοΈ...