
Hai semua kembali lagi ya 🤠jangan bosen ya kalau aku update setiap hari, semoga cerita nya nyampe di hati kalian semua. Oh iya jangan lupa VOTE DAN KOMEN nya juga, suka banget deh buat yang selalu kasih aku suport terimakasih banyak 🖤
              ____
Pesta pernikahan nayara dan chirs telah selesai, kini mereka berdua telah sampai di apartemen milik chirs. Hal pertama yang nayara rasakan saat masuk kedalam apartemen chirs adalah takjub dengan kemewahan apartemen tersebut.
Bahkan dari jendela apartemen mereka dapat melihat indah nya suasana kota di malam hari.
"Ini kamar mu, dan disebelah sana kamarku. Kita akan tidur di kamar yang berbeda, ingat jangan sembarangan masuk kedalam kamar ku tanpa seijin dariku." Kata chirs lalu melenggang meninggalkan nayara di kamar nya.
Nayara hanya menuruti perkataan chirs, tubuhnya terasa letih seharian menerima tamu undangan chirs. Ia harus berdiri lebih dari 10 jam, kini saat nya untuk beristirahat sebelum beristirahat ia memilih untuk mandi terlebih dahulu.
Tubuhnya terasa sangat segar takala air hangat mengguyur permukaan kulit nayara, hari yang cukup melelahkan.
Setelah selesai mandi ia merasa perut nya lapar, dengan cepat ia keluar dari kamar dan menuju dapur. Setelah sampai di dapur ia mengambil beberapa buah dan juga cemilan kering, tak lupa segelas susu di tangannya.
Saat ia hendak kembali menuju kamar tiba-tiba langkah nya terhenti melihat chirs yang berada di luar apartemen lebih tepat nya di kursi depan jendela sembari sibuk dengan laptop nya, nayara melirik kearah jam dinding. Pukul 00:02 sudah lebih dari tengah malam dan chirs masih sibuk mengerjakan pekerjaan nya, dengan langkah gontai nayara datang menghampiri chirs.
"Apa pekerjaan nya tidak bisa ditunda besok?" Tanya nayara tiba-tiba dan duduk di sebelah chirs.
Chirs menoleh, "Ini untuk presentasi besok pagi tidak bisa di tunda." Jawab chirs.
Nayara mengangguk pelan, ia memperhatikan chirs sambil memakan cemilan yang ia bawa. "Apa kau memang tidak sendirian di apartemen ini?" Tanya nayara penasaran.
"Iyah aku sendirian disini."
"Kalau boleh tau memang nya kemana orang tua mu?" Tanya nayara lagi, sedari awal ia hendak bertanya akan hal itu apalagi saat mereka menikah dari pihak chirs sama sekali tidak ada keluarga yang datang.
__ADS_1
Chirs menghentikan kegiatan mengetik laporan nya, melihat ekpresi chirs yang tiba-tiba berubah hal tersebut membuat nayara sedikit tak enak hati. Ia takut bahwa pertanyaan nya mengganggu chirs.
"Kedua orang tua ku meninggal karena kecelakaan." Jawab chirs dengan nada berat.
Mendengar jawaban chirs perasaan nayara jadi semakin tak karuan, ia takut bahwa chirs jadi sedih.
"Malam itu kedua orang tua ku pulang dari kantor, mereka bekerja bersama. Tapi naas nya mobil yang mereka kendarai di tabrak oleh sebuah truk, kudengar pengendara truk itu juga meninggal. Akhirnya aku dan orang kepercayaan ayah memutuskan untuk tidak memperpanjang kasus tersebut." Tutur chirs.
"Aku turut berduka ya, dan maaf kalau pertanyaan ku ini membuat mu tak nyaman" Ujar nayara dengan perasaan tak enak.
"Tidak apa-apa, lagi pula itu hanya bagian dari masalaluku. Oh ya sebaiknya kamu cepat tidur besok kamu harus ikut aku ke kantor." Ujar chirs.
Nayara Mebelalak mendengar perkataan chirs bahwa ia harus ikut ke kantor nya, "Kenapa aku harus ikut?" Tanya nayara.
"Rekan-rekan kerja ku ingin mengadakan pesta perayaan atas keberhasilan salah satu project kami, dan semua pekerja yang sudah beristri wajib membawa istri nya."
"Kamu yakin akan membawaku?" Tanya nayara pelan.
Nayara menggeleng pelan tanda bahwa dirinya tidak sibuk dan mau ikut pergi ke pesta perayaan tersebut.
"Kalau begitu aku mau langsung tidur biar besok tidak kesiangan." Ujar nayara lalu pergi kedalam kamar nya.
Selepas nayara pergi chirs kembali mengerjakan tugas kantor nya, sekelebat bayangan tentang kehadiran delvin di pernikahan nya membuyarkan konsentrasi nya.
Chirs kembali mengingat kedatangan delvin dengan felisha dan yang membuat nya semakin memanas adalah lengan felisha yang tak pernah melepaskan rangkulan nya pada delvin, seolah ingin menujukkan kepada semua orang bahwa mereka pasangan yang harmonis.
"Bagaimana bisa dia melupakan aku secepat itu, kalau dia bisa kenapa aku tidak. Aku harus melupakan nya secepat mungkin!" Chirs mulai bertekad untuk melupakan delvin dalam hidupnya, berusaha akan merelakan delvin bersama wanita lain.
__ADS_1
Dilain tempat nampak delvin yang tidak bisa tertidur karena pikiran nya yang sedang kacau, setelah pulang dari pesta pernikahan chirs delvin perasaan nya begitu berantakan. Pertama ia tak menyangka chirs akan menikah dan kedua ia merasa begitu kesal karena kenzo yang selalu mengganggu felisha. Entah perasaan apa ini, ia bahkan lebih kesal melihat sikap kenzo pada felisha dibanding melihat chirs menikah.
              ___
Layaknya seorang istri pada umumnya pagi hari ia sudah menyiapkan semua keperluan chirs, termasuk masak untuk sarapan pagi. Awal nya ia pikir karena chirs orang kaya pasti dia akan mempunyai asisten rumah tangga tapi ternyata tidak, walau begitu nayara tidak keberatan mengerjakan seluruh pekerjaan rumah.
Setelah semua nya siap kini saat nya nayara bersiap siap untuk menghias diri, sebelum itu nayara sudah membangunkan chirs terlebih dahulu.
Nayara memang bukan wanita yang pintar mengmenghias wajah tapi setidaknya ia bisa walau sedikit, dan untuk acara kali ini ternyata chirs sudah mempersiapkan apa yang akan nayara pakai. Terbukti sekarang di lemari nya sudah terdapat beberapa dress cantik yang harganya selangit.
Ia memilih dress pendek berwarna putih, sangat cocok saat di pakai oleh nayara. Sedikit polesan make-up di wajahnya menambah kecantikan nayara.
...
...
Setelah selesai berhias nayara pergi menuju dapur, dan di dapur sudah ada chirs yang menunggu nya untuk sarapan. Sebenarnya nayara sedikit tidak nyaman dengan dress yang ia gunakan, pasalnya dress tersebut sangatlah pendek bahkan panjang dress tersebut tidak sampai selutut sehingga menampakkan paha indah dan kaki jenjang milik nayara.
Namun ia tidak merasa risau, sebab ia pikir chirs tidak akan terganggu. Ia kan tahu bahwa chirs seorang gay jadi ia tidak perlu takut bahwa chirs akan melakukan hal-hal yang tidak di inginkan.
Sedangkan chirs hanya bisa terdiam melihat nayara yang duduk di sebelah nya dengan dress yang sangat pendek tersebut, memang tidak ada rasa gairah ataupun tergoda namun ia merasa ada hal aneh jika terlalu lama memperhatikan tubuh nayara.
"Apa kamu yakin akan menggunakan pakaian itu ke acara ini?" Tanya chirs.
"Kenapa? Apa ada yang salah dengan pakaian nya?"
Chirs bingung akan menjawab apa, sebenarnya tidak ada yang salah hanya saja itu pasti akan menjadi pusat perhatian lelaki lain pikir chirs.
__ADS_1
"Tidak apa-apa jika itu membuat mu nyaman pakai saja." Jawab chirs lalu fokus menyantap makanan nya.
#BERSAMBUNG...