MARRIAGE SCANDAL

MARRIAGE SCANDAL
7. MARRIAGE SCANDAL


__ADS_3

Terimakasih buat yang nunggu cerita ini, semoga suka ya. Jangan lupa vote nya ❤


Chirs fokus mengemudikan mobilnya, kini disebelah chirs sudah ada nayara.


Mereka berdua akan pergi kerumah nayara, untuk menemui ibu nayara sekaligus memberitahukan bahwa mereka akan menikah.


Nayara yakin ibunya pasti akan sangat terkejut mendengar kabar ini, "Chirs, apa kamu yakin dengan semua ini?" Tanya nayara dengan nada gugup.


Chirs menghentikan mobilnya karena telah sampai di depan rumah nayara, chirs mengalihkan pandangan nya pada nayara."Apa kamu takut?" Tanya chirs pada nayara.


"Aku hanya sedikit khawatir karena ini terlalu mendadak." Jawab nayara


Chirs menyentuh punggung tangan nayara, "Tenang saja, semua akan berjalan lancar. Ayo kita keluar" Ajak chirs lalu keluar dari mobilnya.


Nayara memberanikan diri untuk keluar lalu berjalan beriringan dengan chirs, faktanya chirs terlihat sangat tenang.


Keduanya sudah berdiri di depan pintu depan rumah nayara, dengan cepat chirs mengetuk pintu rumah tersebut.


Tok tok tok


Tak lama kemudian ibu nayara membukakan pintu rumah nya, ibu nayara sendiri menunjukkan ekpresi bertanya-tanya saat melihat sosok chirs. 


Chirs membungkukkan sedikit kepalanya seraya mengulurkan lengannya untuk berjabat tangan dengan ibu nayara.


"Temannya nayara ya? Masuklah. Senang rasa nya nayara punya teman laki-laki." Tutur ibu nayara seraya mempersilahkan chirs masuk.


Chirs dengan santainya melenggang masuk kedalam rumah, setelah beberapa langkah akhirnya chirs menyadari bahwa nayara masih mematung di ambang pintu. Dengan cepat chirs menarik pergelangan tangan nayara, tentu hal tersebut membuat nayara tersentak.


"Duduklah ibu ambil minum dulu__"

__ADS_1


Chirs menuruti perkataan ibu nayara, mata chirs memperhatikan sekeliling ruangan. "Apa kamu hanya tinggal berdua saja?" Tanya chirs pada nayara.


"Iya, ayahku sudah meninggal" Jawab nayara santai.


"Kedua orang tua ku juga sudah meninggal, kamu beruntung masih memiliki ibu" Tutur chirs, nayara mengalihkan pandangan nya pada chirs. Nayara tak menyangka bahwa dibalik kekayaan yg ia punya, ternyata ada hal yang menyedihkan di hidup chirs. Nayara merasa yakin bahwa chirs dan diri-Nya akan saling mengerti satu sama lain.


Tiba-tiba suara langkah kaki menyadarkan mereka, suara langkah kaki yg tak lain adalah ibu nayara yg sudah selesai membuatkan minuman.


"Silahkan di minum, " Kata ibu nayara dengan sangat senang.


Entah kenapa wajah ibu nayara seperti berseri-seri karena melihat putrinya membawa laki-laki kerumah.


"Sebenarnya kedatangan saya kemari adalah untuk melamar nayara."


Ibunya nayara nampak begitu terkejut, perkataan chirs begitu tiba-tiba dan di luar dugaan. Nayara sendiri hanya bisa menggigit pelan bibir bawahnya untuk menghilangkan rasa gugup yg sedang ia rasakan.


"Chirs ini pacar nayara bu__" Nayara membuka sedikit suaranya.


Chirs menggenggam lembut lengan nayara, "Tolong ijinkan saya menikahi putri ibu, saya sangat mencintai nya dan ingin ia menjadi istri saya" Kata chirs dengan nada tegas.


Ibu nayara tersenyum, sebenarnya ia ingin tertawa karena melihat ekspresi chirs yg begitu serius. Entah kenapa rasanya ibu nayara sangat lega jika nayara berpasangan dengan chirs, walau ini adalah pertemuan pertama mereka tetap saja ibu nayara merasa bahwa chirs adalah laki-laki yg baik untuk nayara.


"Ibu sih terserah nayara saja, kalau nayara mau ya ibu setuju." Jawab ibu nayara.


"Terimakasih, saya sudah mempersiapkan semua nya. Mungkin ini terdengar terlalu mendadak tapi saya dan nayara sudah sepakat akan menikah 5 hari lagi."


"Apa tidak terlalu cepat? Persiapan pernikahan butuh waktu lama mana bisa di lakukan dalam 5 hari. " Kata ibu nayara.


"Tenang saja, semuanya sudah dipersiakan." Kata chirs dengan sebuah senyuman.

__ADS_1


                            ***


Setelah perbincangan yg cukup lama akhirnya chirs kembali ke apartemen nya, sedangkan nayara kini nampak sedang terdiam di dalam kamar.


Nayara duduk di depan cermin sambil memikirkan tentang hidupnya, ia tak menyangka bahwa dirinya akan menikah. Sedari awal ia sangat menentang pernikahan tapi kini ia rela menikah hanya demi uang, uang benar-benar meluluhkan prinsipnya.


Nayara teringat perkataan chirs saat melamar nya di depan ibunya, entah kenapa rasanya chirs terlihat begitu gagah saat itu.


"Apa yg sedang aku pikirkan!" Nayara mencoba menjauhkan pikirannya tentang chirs, ia harus ingat pada alasan mengapa mereka menikah hanya untuk kerja sama yg akan menguntungkan nya.


Tok tok tok


Nayara mengalihkan pandangan nya menuju pintu, tak lama kemudian masuklah ibu nayara.


"Ada apa bu?" Tanya nayara


Ibu nayara berjalan menuju ranjang milik putrinya dan duduk disana, "Ibu tak menyangka tinggal menghitung hari akhirnya putri ibu akan menikah, Ibu benar-benar akan sendirian."


Nayara berdiri menghampiri ibu-Nya, "Tolong jangan bilang begitu bu, kalau ibu mau nay akan tetap tinggal disini." Tukas nayara.


"Mana bisa begitu, kamu harus ikut dengan suamimu. Ingat ya nak kamu harus jadi istri yang baik, ibu rasa chirs laki-laki yg baik untuk mu. Jangan mengecewakan nya" Tutur ibu nayara sambil mengelus pelan kepala nayara.


Nayara langsung memeluk ibunya dengan erat, "Maafkan nayara bu__"


"Kenapa harus minta maaf, ibu senang akhir putri ibu akan menikah. Awalnya ibu pikir putri ibu ini akan jadi perawan tua" Kata ibu nayara dengan nada gurauan.


Nayara terkekeh pelan, 'Maaf kan aku bu, maaf karena aku berbohong. Aku menikah dengan chirs bukan karena saling mencintai, kami hanya saling membutuhkan. Semoga ibu mengerti." Batin nayara berseru.


#BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2