
Follow itu gratis ya jadi biar saling kenal follow dulu, dan yang pasti biar ada notifikasi setiap update!
Aku ingetin VOTE nya tekan ya biar gak lupa ☺
Selamat membaca bestieee
°°°
_Ruang rapat_
Berberapa pemegang saham berkumpul di satu ruangan untuk membicarakan perkembangan perusahaan, chirs duduk di kursi paling depan karena posisinya sebagai CEO.
Ansell seperti nya tidak pernah kehabisan cara untuk menjatuhkan chirs dari jabatannya buktinya ia sekarang memprovokasi seluruh pemegang saham untuk menyuruh chirs menikah. Karena chirs sudah cukup dewasa sehingga seluruh pemegang saham berpikir pernikahan sudah dapat di laksanakan agar chirs dapat mempunyai penerus, entah kenapa ansell curiga pada sikap chirs yang selalu menghindari pembicaraan tentang pernikahan.
"Jadi kapan anda akan melangsungkan pernikahan? Bukankah anda sudah cukup dewasa untuk hal itu, kalau anda tidak menikah juga maka terpaksa anda harus turun dari jabatan anda dan kita akan mencari pemimpin pengganti."
Chirs di buat pusing oleh permasalahan ini, ia tak mau melepaskan jabatannya begitu saja hanya karena ia belum menikah.
"Aku akan menikah, aku sudah memiliki kekasih. Pernikahan akan di langsungkan secepatnya, jadi jangan khawatirkan hal itu" Kata chirs dengan lantang.
°°°
Kini chirs nampak gusar di ruangan kerjanya, ia bahkan memijat pelipisnya terus menerus. Bagaimana ia akan menikah ketika pacar saja ia tak punya, dan lagi ia tak berminat sedikitpun pada wanita.
Chirs memutar otak nya mencari cara agar ia bisa melewati permasalahan ini, belum sempat ia mendapat ide tiba-tiba suara pintu terbuka mengalihkan perhatian nya.
Sosok yang datang sudah jelas adalah Heru asistennya, "Apa ada masalah bos?" Tanya Heru penasaran, ia sebenarnya mendengar dari banyak nya pegawai yang menggosip kan tentang perkataan chirs bahwa ia akan segera menikah.
"Aku harus bagaimana? Bagaimana bisa aku menikah ketika pacar saja aku tak punya." Tanya chirs yang sudah kehabisan akal.
Heru mengerti bahwa permasalahan yang di hadapi oleh chirs saat ini cukup besar, "Anda penah bilang bahwa anda tertarik pada gadis yang dulu membantu Anda, bukankah dia gadis yang menyukai uang. Anda bisa manfaatkan itu untuk bekerja sama dengannya, kalian akan saling menguntungkan." Kata heru memberikan saran pada chirs.
Ide Heru benar-benar membantu chirs saat ini, "Kamu benar sekali, aku akan menghubungi nya sekarang." Kata chirs lalu mengambil telpon genggamnya.
Nayara Call
Chirs: Hallo nayara.
__ADS_1
Nayara: eh chirs ada apa telpon?
Chirs: kamu ada waktu hari ini?
ada yang ingin saya bicarakan.
Nayara: Aku ada waktu sekarang.
Chirs: Kita bertemu di Cafe, aku segera kesana sekarang.
Nayara: Baiklah.
°°°
Sambungan telepon terputus chirs lalu mengambil mantel nya, "Aku pergi dulu, kabari aku jika ada sesuatu yang penting." Kata chirs pada Heru.
"Siap bos," Jawab Heru.
Setelah mendengar jawaban dari Heru, chirs langsung keluar dari ruangannya. Ia terlihat semakin gagah saat mengenakan mantel yang ia beli langsung dari Korea, wajahnya yang tampan dan postur tubuh yang memadai sungguh perpaduan yang sangat sempurna.
Sampai akhirnya ia tiba di depan cafe yang ia janjikan pada nayara, di dalam cafe tersebut sudah ada nayara yang duduk sendirian. Dengan langkah pasti chirs menghampiri nayara, senyum nayara mengembang melihat kedatangan chirs.
"Apa kamu sudah menunggu lama?" Tanya chirs lalu menarik kursi di depan nayara.
Nayara menggeleng pelan, "Belum lama, aku juga baru sampai." Jawab nayara.
Terlihat jelas bahwa nayara penasaran dengan maksud chirs mengajak nya bertemu, "Kamu yang memesan ini?" Tanya chirs menunjukan gelas minuman yang berada tepat di hadapannya.
"Iya, apa kau tak menyukai kopi?" Tanya nayara
Chirs menarik gelas kopi itu, lalu menghirup aroma nya. "Aku menyukai ini," Jawab chirs lalu meminum kopi yang di pesankan oleh nayara.
"Jadi ada perlu apa mengajak ku bertemu?" Nayara mulai membuka suara karena tak mau terlalu lama basa-basi.
Chirs menampakan ekspresi canggung saat di tanya oleh nayara, "Kamu pernah bilang kalau kamu sangat suka uang, jadi aku ingin menawarkan kerja sama yang bagus. Yang jelas kerja sama ini akan menghasilkan banyak uang untuk mu." Tutur chirs sengaja tidak mengatakan langsung pada intinya.
Nayara menaikan sebelah halisnya, "Kerja sama seperti apa?" Tanya nayara penasaran.
__ADS_1
"Jadilah istri saya, dan saya akan berikan semua yang kamu mau." Kata chirs dengan lantang.
Awalnya nayara terkejut dengan perkataan chirs, tapi tiba-tiba ia tertawa. Ya ia tertawa, perkataan chirs mampu membuat nya tertawa tanpa henti. "Akting kamu bener-bener lucu. Kamu pasti mau melamar pacar kamu kan? Dan minta bantuan aku. Tenang aja aku pasti bantu kamu," Kata nayara.
"Kamu pasti salah paham, saya benar-benar ingin kamu menikah dengan saya."
Nayara terdiam, tangannya kini bergerak menyentuh gelas minuman miliknya. Meneguk sedikit air yg ada didalamnya lalu kembali memperhatikan chirs, "Aku tidak percaya pernikahan, bukan kah aku sudah bilang aku hanya menyukai uang. Aku tidak tertarik pada pernikahan, bagiku pernikahan hanya akan membuat orang-orang sengsara. Jadi sebaiknya kamu lupakan saja niatan mu itu," Jelas nayara dengan nada santai.
Chirs tersenyum, ia merasa bahwa nayara adalah gadis yang cocok untuk ia ajak kerja sama. "Sama seperti mu saya juga tidak berminat pada pernikahan, tapi saya harus menikah agar saya bisa mempertahankan posisi saya sebagai CEO. Tenang saja saya akan membayar mu jika kamu bersedia pura-pura menjadi istri saya, ini hanya pernikahan pura-pura jadi tidak ada yang perlu kau khawatirkan" Balas chirs panjang lebar.
Nayara mulai mengerti maksud dari lamaran yang chirs ajukan padanya,"Walau bagaimana pun kamu tetap laki-laki, aku tidak percaya bahwa laki-laki dan perempuan bisa pura-pura menikah dengan tinggal satu atap."
"Saya ini seorang Gay, saya tidak akan menyentuh wanita. Jadi jangan takutkan hal itu." Chirs begitu terang-terangan pada nayara, sampai-sampai nayara tak berkutik. Ini pertama kali nya nayara mendengar lelaki yang mengakui bahwa dirinya gay, apalagi chirs adalah orang terpandang tapi di depan nayara ia tak malu mengakui hal itu.
"Jadi bagaimana? Apa kamu mau menjadi istri pura-pura saya?" Tanya chirs lagi.
Nayara tersenyum lalu mengulurkan tangannya, "Baiklah saya mau!" Kata nayara menerima tawaran chirs. Entah kenapa nayara percaya pada chirs, ia yakin bahwa mereka bisa menjadi partner yang cocok.
Chirs membalas uluran tanggan nayara, "Apa kita harus membuat surat kontrak pernikahan?" Tanya chirs pada nayara. Bukankah ia terlalu dramatis sampai menanyakan hal itu. Pasalnya di setiap drama Korea yang ia tonton tentang pernikahan pura-pura pasti di dalamnya ada kontrak yang kedua pasangan harus setujui.
Nayara kembali tertawa karena pertanyaan chirs, "Aku tak membutuhkan nya, tapi aku harap kamu memegang kata-kata mu kalau kamu akan memberikan apapun yang aku mau." Jawab nayara tegas.
Chirs menganggukkan kepalanya tanda mengerti, ia bisa memberikan apapun yang nayara mau. "Saya mengatakan ini untuk berjaga-jaga saja, saya harap kita bersikap profesional dan tak melibatkan perasaan apapun pada pernikahan ini. Apa kamu mengerti?" Kata chirs memastikan, chirs mengatakan semua ini semata-mata karena ia memang bukan laki-laki normal dan ia juga sudah tidak memilik rasa cinta yang tersisa di hatinya. Yang ia harapkan dari pernikahan ini hanyalah perusahaan, ia harus menikah demi mempertahankan perusahaan yang ia kelola.
"Aku mengerti, tenang saja aku tidak akan melibatkan perasaan apapun." Balas nayara
Chirs merasa lega karena gadis yang ia ajak menikah adalah gadis yang mempunyai prinsip yang sama dengannya, "Pernikahan kita akan di laksanakan 5 hari lagi, semua persiapan akan saya urus. Tidak perlu memikirkan apapun, dan hari ini sebaiknya saya mengunjungi ibumu." Kata chirs.
Nayara masih tak percaya dengan perkataan chirs, bagitu entengnya dia mengatakan bahwa pernikahan mereka akan di langsungkan 5 hari lagi. 5 hari adalah waktu yang cukup singkat, ia tak mengrti bagaimana bisa merencanakan pernikahan dengan waktu secepat itu. Terlebih lagi nayara belum pernah mengenalkan orang tuanya pada chirs, "Hari ini? Tapi bukan kah 5 hari itu terlalu cepat. Apa kamu akan mengadakan pernikahan rahasia? Lagipula kamu kan belum mengenal keluarga ku" Tanya nayara bingung.
Chirs menarik nafas dalam, "Pernikahan kita akan di gelar besar-besaran, banyak wartawan yang akan meliput kita. 5 hari sudah sangat cukup untuk mengatur segalanya, saya mempunyai banyak koneksi jadi tidak perlu berlama-lama hanya untuk mengatur pernikahan yang mewah. Untuk orang tua mu, saya tau kamu hanya tinggal berdua dengan ibu mu mangka dari itu saya ingin menemuinya sekarang." Jawab chirs panjang lebar.
Nayara kini mengerti kenapa menjadi orang kaya itu enak, ya itu karena apapun yang orang kaya butuhkan akan terlaksana dengan mudah. Hanya dengan uang semua lancar begitu saja, tekad nayara untuk menjadi orang kaya sangatlah kuat. Ia tidak sadar bahwa langkah yang ia ambil saat ini adalah langkah yang akan membawa nya kedalam perjalanan hidup yang sesungguhnya.
#BERSAMBUNG...
Kritik dan saran boleh ya di lontarkan di kolom komentar, terimakasih sudah membaca☺
__ADS_1