
Selamat pagi, selamat beraktivitas semua 😊 saya update lagi semoga gak bosen ya 🤗 jangan lupa VOTE dan KOMEN🖤
              _____
Hari ini kenzo dan nayara nampak sedang bersama di sebuah cafe, mereka berdua terlihat asyik berbincang sambil menikmati minuman dan makanan yang telah mereka pesan.
"Eh kamu udah hubungi felisha buat datang kesini?" Tanya nayara.
"Udah kok, bantar lagi juga pasti datang." Jawab kenzo.
Kenzo awalnya berpikir bahwa felisha tidak akan mau bertemu dengan nya lagi, apalagi setelah kejadian dimana kenzo memukuli delvin.
Tapi seperti nya dugaan kenzo salah, delvin tidak memberitahukan apa-apa pada felisha perihal siapa yang telah memukulinya.
Kalau felisha tahu mungkin felisha akan sangat marah pada kenzo, apalagi kenzo rasa felisha sangat mencintai delvin.
Tak perlu menunggu lama akhirnya felisha datang, kali ini ia terlihat sangat tidak bersemangat.
Mata nya sembab, wajah nya pun terlihat pucat.
"Kamu baik-baik saja sha?" Tanya kenzo saat pertama kali felisha datang.
"Gpp kok, aku cuma sedang kurang enak badan."
Nayara menyentuh kening felisha, "Kamu demam sha, kenapa masih tetap datang. Kalau memang sakit sebaiknya diam saja dirumah." Ujar nayara.
"Gpp nay, aku sedang tidak ingin dirumah." Kata felisha.
Kenzo merasakan ada yang aneh dengan sikap felisha, ia juga merasa bersalah. Ia takut felisha semakin renggang dengan delvin setelah kejadian itu.
"Sebenarnya ada apa kalian ngajak aku ketemu disini?" Tanya felisha.
"Gini sha, aku sebenarnya mau ngajak kamu sma nayara buat liburan di salah satu villa milik ku yang ada di bandung." Ujar kenzo menjelaskan pada felisha.
"Aku sih mau tapi delvin pasti tidak akan mengijinkan."
"Mangka nya aku mau kalian berdua bawa suami kalian masing-masing"
Felisha dan nayara terdiam, mereka memikirkan tawaran dari kenzo. Felisha sendiri pasrah ia sudah yakin delvin tidak akan mau ikut lagipula mereka berdua kan sedang bertengkar.
Dan nayara sendiri yakin bahwa chirs tidak akan ikut, dia tahu bahwa chirs mempunyai jadwal yang padat di kantor.
"Udah lah kalian berdua tuh kebanyakan mikir, ajak aja suami kalian. Anggap ini kado dari aku buat pernikahan kalian berdua, cuma 1 hari aja kok masa iya suami kalian gak mau." Ujar kenzo.
"Baiklah aku akan coba bilang pada chirs" Jawab nayara.
"Aku sih gak yakin delvin mau ikut, tapi yasudah aku akan mengajak nya." Ujar felisha.
__ADS_1
"Gitu dong, aku senang kalau kita semua bisa pergi bersama." Ujar kenzo.
               •••
Sepulang nya dari cafe felisha memilih untuk langsung pulang kerumah, felisha heran saat masuk kedalam rumah semua lampu di ruangan rumah nya sudah menyala.
Ia akhirnya tahu bahwa delvin berada dirumah, padahal ini masih jam 5 sore tetapi delvin sudah pulang dari galeri.
"Kamu habis dari mana?" Tanya delvin saat melihat felisha datang.
"Aku habis keluar sebentar."
Delvin memperhatikan felisha dengan seksama, ia melihat wajah felisha sangat pucat. Nampak seperti orang yang sakit, "Kamu sakit?" Tanya delvin khawatir melihat kondisi felisha.
"Aku gpp kok, cuma sedikit demam." Elak felisha.
"Kenapa masih saja keluyuran padahal kamu sedang sakit, cepat masuk kekamar dan istirahat. Aku akan carikan obat demam nya." Ujar delvin
"Aku tidak butuh obat, aku hanya butuh istirahat."
"Yasudah cepat masuk kekamar, istirahat. Nanti aku buatkan makan malam." Ujar delvin.
Sikap delvin sangat berbeda dari biasanya, ia jadi semakin hangat.
"Besok kamu ada acara nggak?" Tanya felisha
"Tidak ada, aku besok hanya pergi ke galeri." Jawab delvin
Delvin mengernyit mendengar nama Kenzo, "Dalam rangka apa dia mengajak kita berlibur" Ujar delvin seolah curiga dengan ajakan Kenzo.
"Ya dia kan tidak lama disini, apa salah nya kalo dia ngajak kita buat liburan bareng. Kalau kamu gak mau juga gpp tapi aku tetap akan pergi."
Delvin membayangkan apa yang akan terjadi jika felisha pergi berlibur tanpa nya dan di tempat tersebut ada Kenzo, delvin tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Ia tidak akan rela jika felisha berlibur tanpa nya, "Baiklah kita pergi bersama." Ujar delvin cepat.
Walau sebenarnya felisha dan delvin belum sepenuh nya berbaikan, tapi sebenarnya felisha senang jika delvin dan dirinya pergi berlibur.
Permasalahan yang kini mereka hadapi memang bukan perkara yang mudah, apalagi ini bersangkutan dengan kelanjutan hubungan mereka.
Tapi setidaknya kalaupun harus berpisah, felisha tidak mau ada penyesalan di hati nya. Ia sudah berjuang selama ini, kalaupun perjuangan nya sia-sia tetapi ia tidak menyesali itu semua.
               •••Â
Dilain tempat nampak nayara yang sedang menyiapkan makan malam untuk Chris, ia nampak begitu bersemangat malam ini.
Lama berkutat di dapur kini semuanya telah siap, sambil menunggu kedatangan Chris nayara memilih untuk duduk di ruang tengah sambil menonton acara di TV.
Ia teringat bahwa hari ini ada jadwal tayang drama Korea kesukaan nya, karena saking sukanya saat menonton episode kali ini nayara nampak begitu terbawa suasana.
__ADS_1
Karena cerita nya begitu menyedihkan nayara mulai menangis, kalo saja ada orang lain yang melihat nayara saat ini mungkin orang tersebut akan sangat keheranan. Ia menangis sampai kedua matanya memerah dan sembab.
Ting tong
Suara bel pintu apartemen berbunyi, nayara sadar bahwa Chris sudah datang. Buru-buru ia menyeka air matanya, ini memalukan pikir nayara.
Hanya menonton drama genre sad romance saja sudah membuat nya menangis.
"Aku pulang." Ujar Chris saat masuk kedalam rumah dan melihat nayara yang menunggu nya.
"Aku sudah siapkan makan malam, cepat ganti baju dan mari makan malam bersama." Kata nayara.
Chris memperhatikan wajah nayara, dengan cepat Chris menahan lengan nayara, sampai akhir nya nayara berbalik dan mereka saling berhadapan. Chris menyentuh wajah nayara, "Kenapa mata mu sembab? Apa kamu habis menangis?" Tanya Chris pada nayara.
Mata nayara melotot tak bisa lepas memandang Chris dalam jarak yang begitu dekat, sampai akhirnya nayara tak sanggup dan langsung berbalik membelakangi Chris.
"Aku abis nonton drama korea, sedih banget." Ujar nayara.
"Benarkah? Aku kira kenapa. Kalau begitu aku mau bersih - bersih dulu habis itu makan malam." Setelah mengucapkan kata-kata itu Chris memilih masuk kedalam kamar lalu pergi mandi.
Nayara sudah tak tahan dengan perlakuan Chris padanya, saat Chris menatap nya barusan dan menyentuh pipinya nayara bahkan membayangkan bibir lembut Chris mencium bibirnya. Khayalan yang terlalu tinggi memang, tetapi itu lah yang terjadi. Nayara mengacak rambutnya frustasi, ia dibuat galau oleh sikap Chris.
Tak berselang lama Chirs akhirnya keluar dari kamar dan pergi ke dapur untuk makan malam.
Setiap harinya Chris di buat senang oleh masakan lezat yang di buat oleh nayara, saking suka nya masakan nayara ia jadi seperti candu akan apa yang di masak oleh nayara.
"Chris ada yang ingin aku bicarakan." Ujar nayara membuka suara.
"Ada apa?"
"Aku di ajak oleh teman ku untuk berlibur ke Bandung, tapi dia juga ingin kamu datang." Kata nayara
"Teman kamu yang mana?" Tanya Chris lagi.
"Teman ku si kenzo, dia kebetulan punya villa di bandung. Dia pengen kita datang berlibur bersama kesana."
Chris ingat teman yang nayara sebutkan, "Owh dia." Gumam Chris pelan seraya tetap menikmati makanan nya.
"Kalau gk ikut juga gpp sih, aku saja yang kesana"
"Aku ikut"
Nayara melongo tak percaya dengan apa yang di katakan Chris, Chris menerima ajakan nya untuk pergi.
"Memang nya kamu tidak sibuk di kantor?" Tanya nayara penasaran.
"Aku bos nya, aku punya bawahan jadi ada mereka yang bisa meng-handle sementara." Jawab Chris dengan nada sedikit sombong.
__ADS_1
Nayara tersenyum bahagia, akhirnya ia ada waktu berlibur bersama dengan Chris.
Bersambung...