
pagi yang cerah menghiasi langit kota s,
dari dalam kamar di sebuah hotel terdapat laki-laki dan perempuan yang tengah berbaring dan saling berpelukan di atas ranjang.
Dengan tubuh polos mereka yang hanya ditutup selimut sudah dapat membuktikan, jika pasangan itu telah melewati malam panas penuh gairah.
Begitu banyak jejak percintaan yang tertinggal ditubuh wanita yang kini terkulai lemah,dan beberapa bercak darah di atas spray ranjang itu sebagai saksi bisu atas terlepasnya kesucian.
Namun tanpa mereka sadari ada dua orang yang sudah berdiri dihadapan mereka dengan membawa sebuah ember yang terisi air.
Byur.....
mereka pun terbangun, dan menatap kedua orang yang tengah berdiri di hadapannya secara bergantian.
"Tuan muda," ucap angel dengan suara seraknya.
Azrael angel seorang pemuda (22)yang masih duduk di bangku kuliah dan bekerja paruh waktu di sebuah hotel milik keluarga dewa sasongko.
Dia bekerja sebagai bartender di sebuah bar di dalam hotel itu.
Pemuda yang tampan berperawakan tinggi,berkulit putih,gagah,dan berambut panjang sampai punggung.
angel memiliki kepribadian sedikit pendiam, namun tersembunyi sifat baik dalam dirinya.
Sedangkan wanita bersama angel tak lain adalah nalaya sasongko.
Wanita cantik (27) itu merupakan putri salah satu pengusaha ternama di kota s yang bernama dewa sasongko.
Ia berprofesi sebagai dosen di tempat angel kuliah.
Nala memiliki kakak laki-laki yang bernama Hans sasongko.
Hans adalah direktur utama di hotel angel bekerja,ia merupakan seorang duda sukses yang ditinggal mati istrinya pasca melahirkan anak mereka.
Nala sangat kaget mendapati papa dan kakaknya kini berdiri di hadapannya dengan tatapan penuh kekecewaan.
"ka Kakak," ucap Nala dengan terbata-bata.
Nala mulai mengingat-ingat apa yang terjadi pada dirinya. seketika ia melihat ke dalam selimut,dan betapa terperangah nya dia mendapati tubuhnya tanpa sehelai kain pun. Lantas ia beralih menatap tajam ke arah angel.
"Apa yang sudah kau lakukan padaku,"
"Jawab pertanyaan ku,"
Nala semakin frustasi karena tidak mendapatkan jawaban dari lelaki disampingnya.
Seketika tubuhnya bergetar, dan tangisnya pecah.kesucian yang ia jaga selama ini telah direnggut oleh lelaki disampingnya.
Hans yang terasa hatinya dicabik-cabik segera mendekati angel dengan tangan yang mengepal.
"Kau menghancurkan hidupnya,Br3ngsek,"
"bugh"
"Kau menodainya, b4jingan,"
"bugh"
Hans akan melayangkan tinjunya lagi,namun tertahan oleh lelaki di belakangnya.
"Cukup. dengan memukulinya tidak akan menyelesaikan masalah," Ucap dewa.
__ADS_1
Meskipun dia merasakan terombang-ambing dalam hatinya tapi dia memilih tetap tenang.
"Kenakan pakaian kalian,dan temui kami di ruangan ku," ucap Hans melenggang pergi.
Dewa menatap dingin angel sembari menahan emosinya,sakit bukan main seketika beralih menatap nala yang tengah bersembunyi di dalam selimut.
lalu ia pun meninggalkan kamar itu guna menyusul anak sulungnya,dengan guratan wajah yang penuh kecewaan tidak dapat ia sembunyikan.
...----------------...
Beralih ke dalam ruangan Hans.
Mereka berempat kini tengah memperbincangkan masalah yang menimpa angel dan Nala.
Kini Hans tengah menginterogasi adik perempuannya yang tengah menangis.
"Nala, apa yang kau ingat," Tanya Hans.
"Aku hanya ingat jika semalam,"
Flashback on
Malam yang ramai didalam bar,mulai dari pasangan muda-mudi,ataupun mereka yang datang sendiri untuk bertemu teman,atau rekan bisnis.
Sedangkan Nala tengah duduk seorang diri di meja paling ujung,dan tiba-tiba seorang pria menghampiri dirinya, dan duduk di depannya.
"Hey! boleh aku duduk," Sapa pria itu
"Silahkan," Jawab Nala tanpa menaruh rasa curiga.
"Kau datang sendiri," Pria itu.
"Hm. Aku menunggu kakakku," jawab Nala.
mereka berdua berbincang-bincang layaknya manusia pada umumnya.tak beberapa lama seorang waiters datang dengan nampan yang berisi dua gelas minuman,pria itu meraih dua gelas di atas nampan, dan memberikan kepada Nala salah satunya.
"ini untukmu," ucap pria itu.
Tanpa curiga Nala meraih gelas yang berisi air lime,Karena dia memang menyukai minuman itu.
"terimakasih," ucapnya.
Kena kau.Batin pria itu.
Pria itu terus menatap Nala,sesekali Nala hanya menyunggingkan senyumnya kearahnya.
Namun dari arah lain terlihat seseorang menghampiri pria itu dan membisikkan sesuatu,dengan segera pria itu meninggalkan nala.
"Tunggu disini, aku hanya sebentar, nona," ucap pria itu.
Nala hanya menganggukkan kepalanya.
Tak selang berapa lama,Nala mulai merasakan pusing dan gejolak yang aneh pada tubuhnya.
Panas menyeruak pada seluruh tubuhnya dan dicampuri pusing pada kepalanya.
Ah.. Kenapa kepalaku mendadak pusing, tubuhku juga panas sekali.batin Nala.
Nala memegang dahinya,Ia yang merasa keanehan pada dirinya pun pergi dari bar itu
dengan langkah yang terhuyung.
__ADS_1
Flashback off.
"Aku hanya mengingat sampai disitu kak, hiks hiks," jelas Nala sembari menangis.
Dewa yang duduk di samping Nala pun memeluk Nala untuk menenangkannya.
Kini Hans beralih menatap angel.
Dan kau,apa yang akan kau katakan? sedangkan CCTV-nya semalam diretas seseorang.ucap Hans dengan tatapan dinginnya.
"Biarkan dia bicara Hans," ucap dewa.
"Tuan,tuan muda saya akan menceritakan semuanya dari awal," Sanggah angel.
Angel pun menceritakan yang terjadi,bahwa ia bertemu Nala di depan pintu kamar hotel.
Flashback on.
Angel saat itu tengah berjalan,namun seketika pandangannya tertuju kearah wanita yang tengah berjalan sembari terhuyung.lantas angel mendekatinya dan meraih tubuhnya.
"Nona,anda tidak apa-apa," tanya angel.
Bukannya ini bu Nala?
Apa yang dilakukan wanita ini di hotel? Batin angel.
Angel sempat berpikir negatif tentang Nala dalam pikirannya, dengan alasan Nala berada di hotel ini.
"Tolong antar saya ke kamar," ucap Nala sembari menyerahkan kuncinya.
"Baik," ucap angel sembari menerima kunci.
Lantas ia membuka pintu lalu membawa Nala masuk dan membaringkan tubuh Nala di atas ranjang besar yang ia temukan.
Lebih baik aku meninggalkan tempat ini, perasaan ku sedang tidak enak.batin angel.
Baru saja angel membalikkan badannya dengan sigap tangan Nala meraih pergelangan tangan angel.
"Jangan pergi,tolong aku," ucap Nala dengan suara serak di campuri ******* kecil dari mulutnya.
"aku mohon,temani aku disini," imbuhnya.
Nala meliuk-liukan tubuh dan menggesekkan kedua kakinya bergantian,dan sesekali menggigit bibirnya.
"tolong lepaskan tangan saya," jawab angel.
Angel berusaha melepas genggaman tangan Nala, namun justru Nala menariknya hingga angel terjatuh di atas tubuh Nala.
Dan terjadilah tragedi itu.
Flashback off
Angel tidak melanjutkan ceritanya karena ia rasa itu tidak pantas.
Bersambung....
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
hay reader, perkenalkan ini karya pertama saya. mohon maaf jika banyak kekurangan dalam kisah yang saya tulis.
mohon dukungannya ya, terimakasih.
__ADS_1
.selamat membaca, dan selamat berimajinasi.