
siang ini Hans tengah menghadap sang ayah di ruangan CEO perusahaan dewa sasongko.
terlihat Hans tengah duduk berhadapan dengan dewa.
"plak" dewa melemparkan sebuah map berwarna biru, ke atas meja.lalu Hans meraihnya.
"apa ini, pa," tanya hans.
"bacalah! kau akan segera mengetahuinya," jelas dewa sembari memalingkan wajahnya.
lantas Hans membuka map di tangannya,
dan membaca setiap lembarnya.
"bagaimana ini bisa terjadi, pa," tanya Hans.
bagaimana bisa.omset perusahaan bulan ini anjlok,bahkan sangat parah. batin Hans.
"sepertinya ada yang berbuat curang pada perusahaan kita.bukan hanya itu saja, truk pemasok bahan-bahan ke pabrik kita juga tidak ada yang sampai. padahal statusnya sudah dikirim dari sana,dan beberapa supplier membatalkan kerjasama dengan perusahaan kita. kau tau jika perusahaan kita mengandalkan produk dari pabrik,"
"jika seperti ini terus, perusahaan kita bisa bangkrut Hans. eksport barang dari perusahaan kita ke luar negeri juga mulai menurun," jelas dewa dengan wajah suram.
Hans menatap geram benda yang tengah ia pegang saat ini.jelas ia tidak tega, jika perusahaan yang papanya bangun dari nol itu di ambang kebangkrutan.
siapa yang berani bermain-main dengan ku?
maka dia akan menerima ganjaran yang setimpal. batin Hans.
seketika dewa mengingat masalah putrinya yang belum ada titik terangnya juga.
"hans ,apa sudah ada perkembangan mengenai pelaku yang menjebak adikmu," tanya dewa.
Hans menggeleng pelan.
"aku rasa ini adalah ulah orang yang sama, Hans," ucap dewa.
"aku berpikir juga begitu.aku bahkan sudah menyewa ahli teknologi yang handal, dari luar negeri dengan biaya yang fantastis.
tapi tetap tidak ada hasil," ucap Hans sembari mengelap wajahnya dengan kasar.
"hanya ada satu jalan untuk menyelesaikan masalah ini," ucap dewa penuh keyakinan.
"Apa itu, pa," tanya Hans.
Dewa menarik nafas panjang, dan menghembuskan kasar.
"Mawar neraka. mereka bisa membantu kita, untuk memecahkan masalah ini," jelas dewa.
Hans berpikir tentang nama itu.
sejatinya Hans, belum pernah mendengarnya.
"Siapa mawar neraka, pa? Kenapa papa, sangat yakin hanya mereka yang bisa membantu menyelesaikan masalah ini," tanya Hans.
"Mawar neraka, adalah segerombolan klan mafia yang aktif di dunia bawah tanah di negeri ini. mawar neraka adalah klan, yang aktif di malam hari,"
"klan ini dulunya dibangun oleh seseorang yang dikenal dengan sebutan hell of the king, atau king.karena usianya yang tidak memungkinkan lagi, lalu king menurunkannya pada murid kesayangan, yaitu hell boy. atau yang lebih di kenal dengan sebutan, boy,"
"boy merupakan sosok misterius dibalik topeng tengkorak, berwarna putih.dia mewarisi sifat gurunya yang kejam, dan tidak kenal maaf pada musuh-musuhnya.
__ADS_1
boy menjalankan sistem organisasi klan di bantu oleh asistennya, yaitu Red devil.
Devil adalah sosok yang bersembunyi di balik topeng merah. seperti halnya boy, devil juga terkenal akan kekejamannya.
Devil memiliki bawahan lagi, yang disebut sebagai kapten.ada lima kapten di klan mawar neraka,kelima kapten itu memiliki keahlian khusus dalam bertarung, ataupun dalam bidangnya sendiri.mereka adalah mantan tentara berpangkat dari luar negeri yang di pecat, karena keburukannya sudah tidak bisa di toleransi lagi oleh negaranya.
untuk itu king secara khusus merekrut mereka,"
" kapten Gator,ia ahli dalam bidang pertarungan. entah itu tangan kosong, maupun dengan senjata tajam, dan senjata tumpul.
kapten fox, ia ahli dalam bidang tipu daya,mata-mata,dan bidang teknologi.fox memiliki hacker hacker yang handal tentunya.
kapten eagle,ia ahli dalam bidang merakit senjata. mulai dari senjata tajam,senjata api,peledak,ataupun senjata rahasia.
kapten leo, ia ahli dalam bidang mengoperasikan senjata.senjata jarak dekat,ataupun senjata jarak jauh,kavaleri, dan Artileri,"
"sedangkan untuk setiap anggota mawar neraka,satu orang berkekuatan satu banding sepuluh orang.jumlah anggota aktif hanya sekitar dua ratus orang lebih.sedangkan anggota pasif, sekitar tiga ratus orang,"
Jelas dewa panjang kali lebar.
Hans mendengarkan penjelasan dari, ayahnya. lantas ia pun berpikir keras sejenak.
Ada benar juga. apa salahnya jika mencoba? Batin Hans.
"Baiklah. aku, akan menemui hello boy.
Tapi dimana mereka berada, pa," Tanya Hans.
"Aku tidak tau tepatnya. tapi beberapa orang pernah mengatakan, jika mereka bersembunyi di sebuah gedung tua.gedung itu terletak di pinggiran kota.gedung itu berada dekat dengan sebuah tebing," Jelas dewa.
"Aku akan mendatangi tempat itu segera," ucap Hans.
...----------------...
Di sisi lain.
Siang hari.
Angel tengah berada di parkiran kampusnya. kebetulan jam belajarnya telah usai.
"Angel, ayolah," rengek seorang wanita yang tak lain adalah maya. maya saat ini tengah merengek minta di antar pulang oleh angel.
"Maya, aku sibuk! bagaimana kalau lain kali saja ya," Ucap angel.
"Waktu itu kau juga mengatakan lain kali. sekarang lain kali lagi,besok pasti lain kali lagi.
Aku bosan mendengar alasan mu, angel," ucap maya dengan bibir manyun.
Angel terkekeh mendapati maya seperti itu.
"Maya. aku capek, please ngertiin aku!
coba kau minta antar sama, Bobby!
pasti dia mau," Ujar angel.
"Nggak mau,aku maunya sama kamu," Ucap Nala dan beralih memeluk Angel dari belakang.
"Maya, lepas! aku malu dilihat orang," ucap angel berusaha melepaskan diri dari maya.namun maya tetap pada prinsipnya. akhirnya angel yang mengalah, dan mau tidak mau dia harus mengantar pulang wanita itu.
__ADS_1
"Oke, aku antar.tapi untuk yang terakhir kalinya," ucap malas angel.
"Ye... ayo," Maya langsung saja naik ke atas motor angel, tanpa angel suruh.
"Astaga! sampai kapan nenek Lampir itu mengganggu ku," gumam angel.
Dengan perasaan terpaksa angel menuruti kemauan maya.dan ia mulai memacu motornya memecahkan jalanan.
Maya memeluk erat perut angel, dan juga menyandarkan kepalanya di punggung angel.
sesekali maya menjahili angel, yang tengah berkendara. maya meraba-raba perut sixpack angel yang lebih mirip atlet menurutnya.
Angel yang merasa geli pun menegur maya.
"Berhenti melakukan itu," protes angel.
"Memangnya kenapa? bukanya enak," Ucap maya.
enak gundul mu! sangeeek ki lho. batin angel.
Angel semakin tidak nyaman dengan perlakuan itu.
"Berhenti,atau aku turunkan disini," ucap angel dengan kesal.
motor angel kini berhenti di pertigaan.
Kebetulan lampu lalu lintas berwarna merah.
"Iya iya. cih, diraba perutnya aja udah marah.
Apa lagi di raba burungnya," decak maya kesal.
Tanpa angel sadari, sepasang mata tengah memperhatikan angel, dan maya.
sepasang mata itu tidak lain adalah Nala.kini Nala berada di dalam mobilnya, yang berhenti tidak jauh dari angel berada.
"Baru pagi tadi aku menegurnya, siangnya berulah lagi. sekarang malah lebih parah lagi," decak Nala kesan sembari memukul stir mobilnya.
"Aku akan menghukum mu angel!
lihat saja nanti," ucap Nala dengan menyeringai.
Nala melajukan mobilnya kembali, karena lampu merah sudah berubah menjadi hijau.
Sedangkan angel, melanjutkan mengantar maya ke arah yang berbeda, dengan Nala.
Berselang waktu setengah jam, angel tiba di apartemen Nala.
Ia mendapati ruang tamu yang kosong. lalu ia beralih ke dapur, untuk mencari minuman. karena sedari tadi tenggorokannya terasa kering.
Namun dia juga tidak menjumpai Nala di sana.
Diapun duduk di depan meja makan.lalu angel membuka tutup botol,dan meminumnya.
Selain Haus dia juga lapar tentunya, apalagi sekarang tutup saji tengah menggodanya.
"Masak apa dia hari ini,"
bersambung..
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...