
"ayo masuk aku obati dulu," ucap nala sembari menyeret tangan angel masuk.
angel hanya bisa pasrah dan mengikuti langkah kaki istrinya. namun ia lebih kaget lagi ketika nala menariknya ke lantai dua, dan memasuki kamar milik nala. kamar pengantin yang pernah ia singgahi semalam dengan nala dulu, ketika baru menikah.
"Nala kenapa," ucap angel namun terpotong oleh Nala.
"ssssssst! diam dan jangan banyak tanya," ucap Nala sembari meletakan satu jari di bibirnya.
"lepas jaket mu, dan duduk di ranjang! aku akan segera kembali," perintah Nala sembari melenggang pergi.
dengan alasan tak ingin berdebat, lantas angel melepas jaketnya, dan ia duduk di atas ranjang sesuai dengan yang diperintahkan istrinya. tak beberapa lama kemudian, Nala datang membawa sebotol air putih dan kotak p3k.
"ini minumnya! katanya kau haus," ucap Nala sembari mengulurkan sebotol air.
"terimakasih," ucap angel lalu meraihnya.
"glek... glek... glek..."
angel menghabiskan setengah dari isi botol itu. lalu ia meletakkannya di atas nakas dekat ranjang. kini ia beralih menatap Nala yang tengah berdiri dihadapannya yang terlihat tengah mencari sesuatu pada tubuh angel.
"kau cari apa," tanya angel.
"mana lukanya," tanya Nala yang sedari tadi tidak menemukan luka pada suaminya.
"di punggung" jawab angel.
"oh, di punggung. buka bajumu," perintah Nala.
"tidak mau," tolak angel.
"jika tidak mau, bagaimana aku mengobati lukamu," protes nala.
"ayo buka," sembari menarik baju angel keatas.
angel pun mengangkat kedua tangannya keatas. dengan sedikit paksaan nala berhasil menanggalkan baju angel. namun betapa terperangahnya nala, ketika mendapati tato bergambar mawar merah pada dada putih angel.
dia memang memiliki perawakan yang gagah. kulit putih melekat pada seluruh tubuhnya. tapi...batin Nala.
hati Nala berhenti bergumam kala matanya menatap sebuah tato. lantas ia memberanikan diri untuk bertanya.
"angel kau bertato," tanya nala dengan raut wajah menuntut penjelasan.
"hem," jawab angel singkat dengan menundukkan kepalanya.
"sejak kapan," timpal nala lagi.
"waktu itu aku baru masuk ke Universitas, entah kenapa saat aku pulang kuliah hari pertamaku, aku merasa ada dua orang mengikuti ku dari belakang,"
"awalnya aku tidak menghiraukannya. tapi lama-lama mereka mendekat. saat itulah aku tidak sadar apa yang terjadi lagi. tapi ternyata aku hilang selama dua hari,"
"saat aku sadar aku sudah di dalam rumahku.
__ADS_1
aku merasakan sedikit perih di bagian dada dan punggung, lalu aku memeriksanya. ternyata seseorang telah menato tubuh ku,"
"sampai saat ini aku juga belum tau siapa dan kenapa dia melakukan ini," jelas angel panjang lebar.
nala hanya menyunggingkan senyum sinisnya, seolah dia tidak percaya dengan ucapan suaminya.
aku harap kau sedang tidak membohongiku. batin Nala.
"kau marah," tanya angel sembari mendongakkan kepalanya.
"tidak angel, aku tidak marah," ucap Nala.
"aku juga masih memiliki satu tato lagi dipunggung," ucap angel membalikan badan untuk menunjukan punggungnya.
"astaga angel! gambarnya menakutkan sekali," ucap nala lalu menggigit jarinya.
angel terkekeh melihat ekspresi istrinya yang menurutnya sangat menggemaskan.
lebih menakutkan ketika kau marah. tapi kau manis juga saat rasa khawatir terpancar pada rona wajahmu nala. batin angel.
"ayo! katanya mau mengobati luka ku," seru angel.
"aku nggak mau lihat punggung mu! gambarnya menakutkan, berbalik lah menghadap kearah ku," pinta nala.
"cih, dasar wanita," gumam lirih angel.
lantas angel membalikan badannya menghadap Nala. mereka berdua duduk bersila dengan saling berhadapan. nala mulai membuka kotak yang sudah ia siapkan. lalu Nala mulai membuka sebuah botol berisi alkohol, dan menuangkannya di sebuah kapas. setelah itu ia meraih tengkuk leher angel supaya angel mendekat, dengan begitu Nala lebih mudah mengobati luka angel. sedangkan angel meletakan dagunya di bahu Nala.
"deg deg deg deg"
"sebaiknya aku sering-sering terluka, biar kau perhatian denganku," gumam angel lirih.
namun Nala masih mendengarkannya.
"jangan harap aku mau mengobati mu lagi jika kau terluka," decak Nala kesal.
Nala dengan telaten mengobati luka angel dan membersihkan bekas darah di sekitar luka itu.
suasana hening yang tercipta dari mulut keduanya. setelah beberapa menit, kegiatan medis Nala pun usai, lalu memanggil angel beberapa kali namun angel tidak menyahuti nya.
"angel...angel," panggil Nala.
"angel...angel," panggil Nala lagi dengan menyentuh pelan kepala bagian belakang angel.
Nala tidak mendapat jawaban dari suaminya. ia hanya Merasakan deru nafas angel yang berhembus beraturan, menandakan jika angel tengah terlelap.
"astaga, dia tertidur," gumam Nala lirih.
"kau pasti sangat lelah," gumamnya lagi.
sejenak Nala menikmati suara deru nafas angel. tanpa angel sadari, Nala melepas kuncir rambut angel, dan mengelus rambutnya secara perlahan.
__ADS_1
andai saja kita berjumpa bukan dengan cara seperti ini. mungkin aku bisa memberimu hati yang selayaknya kau miliki.
tapi perasaanku sudah takut lebih awal, bahkan untuk saat ini, aku belum bisa memastikan keteguhan hatiku untuk memberi maaf secara tulus padamu. maafkan aku angel. batin Nala.
...****************...
disisi lain.
pagi yang indah menghiasi langit-langit kota surabaya. matahari yang cerah nampak memberikan seutas harapan, untuk semua insan yang akan memulai pertempuran melawan dunianya masing-masing.
raut wajah gembira menghiasi wajah para manusia di pagi ini. mereka meyakini, jika keberuntungan dan nasib baik akan datang pada orang yang rajin dan disiplin.
namun berbeda dengan suasana hati tuan scorpio. sang pemimpin klan mafia kalajengking pasir. pagi ini ia sudah mendapati kabar yang membuatnya tercengang. sehingga membuat selera sarapan paginya rusak.
seseorang berjalan mendekati Scorpio yang tengah duduk di depan meja makan sembari menikmati sarapannya.
"bos! ada hal penting yang ingin saya sampaikan," ucap kapten alex yang tiba-tiba datang.
kapten alex adalah salah satu kapten dari pasukan kalajengking pasir. ia menduduki peringkat nomer tiga dalam jajaran orang penting di klan mafia itu.
"duduklah," ucap Scorpio tanganya mempersilahkan alex duduk.
"ada apa," imbuh Scorpio.
alex pun duduk bersebrangan dengan bosnya.
"kami menemukan mayat kapten radeks, dan semua anggotanya didekat gudang penyimpanan," jelas kapten alex.
seketika darah yang mengalir ditubuh Scorpio terasa naik menuju ubun-ubun, dan mendidih bagaikan air diatas pengapian.
"kurang ajar," seru Scorpio sembari menggebrak meja.
"truk yang kita curi hilang semua. gudang juga telah diledakkan, bos," tambah lagi alex.
"siapa yang berani melakukanya," tanya Scorpio dengan nada emosi.
"kami masih menyelidikinya bos, kami hanya menemukan beberapa tangkai bunga mawar yang berserakan disekitar mayat," jelas alex.
Scorpio terdiam sejenak dan berpikir. lalu ia mengingat sesuatu, jika ia meyakini bahwa mawar yang berserakan itu sebagai jejak atau simbol.
"mawar neraka,"ucap Scorpio dengan mengadu giginya.
mawar neraka,sepertinya lumayan hebat. mereka berani bermain-main dengan kalajengking pasir. batin alex.
"sebar orang kita! dan cari dimana anggota mawar neraka bersembunyi," perintah Scorpio.
"kita akan membuat perhitungan dengan mereka," ucap Scorpio dengan geram.
"baik bos, saya permisi," pamit alex.
"mau bermain-main denganku, maka kau akan mendapatkan permainan yang seru,"
__ADS_1
bersambung...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...