
Pagi ini angel tengah berjalan menuju kelasnya.
Tak selang waktu yang lama, sampailah angel didalam kelas.Angel melihat Bobby yang sudah duduk di dalam kelas. lantas ia menghampirinya.
"Pagi bro," sapa Bobby.
"Pagi juga, bob," jawab angel sembari mengangkat tangannya untuk tos.
Bobby membalasnya. namun ia sedikit heran,dengan sesuatu yang ada pada angel. hanya saja dia sungkan untuk bertanya.karena ia tau, jika angel tak mau dicampuri urusan pribadinya.
Sejak kapan dia memakai cincin?
Itu seperti cincin pernikahan.
Sepertinya ada yang dia sembunyikan dari ku.aku harus menyelidiki nya.batin Bobby.
Angel menatap penuh tanda tanya pada Bobby.
"Kau kenapa," Tanya angel.
"Aku tidak apa-apa," Jawab Bobby.
"pagi-pagi udah bengong," gumam angel.
"tumben kau hampir telat," tanya Bobby.
"jalanan macet. jadi mau tidak mau,aku putar balik," jelas angel.
"oh, macet ya. padahal tadi biasa-biasa saja. jalan juga tidak terlalu ramai," gerutu Bobby.
pada akhirnya dosen pun memasuki ruang kelas.Pelajaran pun dimulai seperti hari-hari biasanya yang angel jalan.saat ini dosen mulai menjelaskan tentang materi hari ini panjang kali lebar, kali tinggi.
semua murid nampak memperhatikannya. namun berbeda dengan angel, yang tengah bermain dengan lamunannya.
Bagaimana setelah ini?gaji ku hanya tiga juta.
untuk angsuran motor satu juta,hanya sisa dua juta,itupun belum terpotong untuk bensin, makan, uang sewa apartemen sama Bobby.
Tabung ku sudah menipis untukku membelikan cincin pernikahan, dan juga maskawin waktu itu.ternyata pernikahan tanpa persiapan bukan ide yang bagus, aku belum cukup untuk mencapai itu semua.
Ya Tuhan. baru satu hari saja,kepala ku sudah pusing.
cih, untuk sementara ini, terpaksa aku harus menumpang hidup padanya.Batin angel.
tapi jika di pikir-pikir. nala itu selain cantik, dia juga seksi.huh bodinya itu lho, gawe keri tur anget.(bikin geli dan hangat). Hi Hi Hi.......batin angel.
angel tengah memainkan imajinasi nakalnya. tanpa ia sadari, wajahnya kini tengah senyam-senyum sendiri.
Sedangkan bu dosen melihat angel senyam-senyum pun sadar, jika angel tidak fokus mengikuti pelajaran.
Lantas dosen Wanita itu memanggilnya.
"Azrael angel,"
"Azrael,"
"Angel,"
Angel tidak menjawab panggilan sang dosen.
"Angel," teriak bu dosen dengan geram.
"Iya, bu. satu porsi mie ongklok khas Wonosobo, minumnya es dawet ayu banjarnegara," Teriak angel karena reflek.
Semua murid dikelas itu pun menertawakan tingkah angel yang mirip orang bodoh itu.
"Astaga," angel menepuk jidatnya.
bodohnya aku.batin angel.
"Maaf Bu! saya tidak fokus hari ini. saya minta maaf," ucap angel dengan tertunduk.
"Duar" dosen itu menggebrak mejanya.
"apa kamu pikir kelas saya warung makan? cepat keluar! pergilah ke klinik! tenangkan dirimu di sana," perintah dosen itu.
__ADS_1
Angel menuruti anjuran dosennya.
mungkin saat ini pikirannya memang sedang kacau, atau sedang mesum.
aWok.....aWok.....
...----------------...
Disisi lain.
sejak pagi tadi nala berada di apartemennya.
kesibukan bersih-bersih, dan menata tempat itu menyita waktunya hingga sore hari.
saat ini ia tengah berbaring di atas ranjang kesayangannya, sembari menatap sebuah foto pengantinnya di dalam kamar apartemen.
Entah mengapa dia ingin memajang foto pengantinnya bersama angel, di dinding sebelah atas pintu masuk kamarnya.
foto itu tidak nampak jika dilihat dari luar kamar.tapi akan terlihat jelas, jika dari dalam.
Azrael angel. nama mu sedikit berlebihan.
nama angel, seharusnya untuk cewek.
tapi nama Azrael, menurut ku sangat mengerikan.
Tapi jika diperhatikan, kau cukup tampan.
Badanmu tinggi, dan sepertinya kekar juga.
Coba saja kalau rambutnya dipotong. sepertinya lebih tampan dari sekarang.batin Nala.
Nala seketika sadar dari lamunannya dan beralih duduk di ranjang.
"astaga! kenapa aku memikirkannya,"
"ah, tidak tidak. jika begini, aku bisa jatuh cinta padanya,"
"itu tidak boleh terjadi, itu tidak benar," gumamnya.
apa lagi saat ia tengah bertatap muka dengan angel.
"Tok tok tok" Suara pintu di ketuk.
Nala yang mendengar suara pintu diketuk pun beranjak dari ranjang.
"Sebentar," ucap Nala kini ia berjalan menuju pintu utama, dan membuka kuncinya.
ceklek. suara pintu terbuka.
Betapa terperanjatnya dia, ketika mendapati suaminya sudah berdiri di depan apartemennya.
Bagaimana dia bisa tau aku ada disini?
Pasti orang rumah yang memberitahunya.Batin Nala.
"Hey, Kau tau aku disini," sapa Nala.
"ya. mama yang memberi tau alamat ini," jawab angel.
"Oh,seperti itu.masuklah," ucap Nala sembari mempersilahkan angel masuk.
"terimakasih," ucap angel.
mereka pun berjalan masuk.
"apa hari ini kau bekerja," tanya Nala sembari berjalan.
"tidak. tuan Hans memberikan libur beberapa hari untuk ku," jawab angel.
cih, jadi selama beberapa hari ini aku akan bersamanya?
awas saja kalau dia sampai Macam-macam. batin Nala.
Nala berjalan masuk dengan dibuntuti angel dibelakangnya.
__ADS_1
Sesekali angel mengedarkan pandangannya.
matanya terus menatap tata ruang apartemen yang terkesan rapi itu.
Dan sesekali dia memperhatikan Nala, yang terus berbicara menjelaskan tentang ruangan yang ada di apartemen itu.
Dibalik sikap angel yang tidak terlalu suka banyak bicara, ia sedikit tidak nyaman dengan Nala yang cerewet.
"Nah, sekarang tinggal kamar yang belum aku tunjukkan. ikut aku," ajak Nala.
"sebelah kiri kamarmu. sebelah kanan kamarku!
Ayo, masuk. aku akan merapikan barang-barang mu," ucap Nala.
Tanpa nala sadari, dia menarik tangan angel masuk kedalam kamar.angel agak merasa kaget dengan yang dilakukan Nala.namun dia tidak protes,melainkan mengikuti tarikan tangan Nala.
Sampailah mereka berdua didalam kamar. sedangkan Nala, baru sadar jika dia masih menggenggam tangan angel,dengan cepat dia melepaskannya.
Aduh, apa yang aku lakukan tadi?
Kenapa aku menarik tangannya? batin Nala.
"Eh, maaf," ucap Nala.
Angel tidak menyahuti kata maaf dari Nala.
justru dia malah membuang mukanya.
jujur saja, dia tengah merasa gugup saat ini.
Genggaman tangannya sangat hangat.
sehangat hembusan bayu senja.
cih,apa yang aku pikirkan?batin angel.
Lantas angel menurunkan tas ransel yang dia bawa dari apartemennya.beberapa saat yang lalu, angel mengambil barang-barang pribadinya di apartemen yang dulu ia tinggali.
Saat dia akan mengeluarkan baju bajunya dari dalam tas Nala mencegahnya.
"biar aku saja," ucap Nala sembari meraih tas dari tangan angel.
"aku bisa sendiri," tolak angel.
Nala melototkan matanya.seketika angel langsung memundurkan badannya.
Kemudian Nala memasukkan semua pakaian angel kedalam lemari yang berada di kamar itu.
setelah pakaian angel habis di dalam ransel itu nala mengerutkan dahinya, kala ia mendapati sebuah dua buah bingkai foto.
Siapa mereka?
Dan mereka cantik sekali! ucap batin Nala.
Dia terus memandangi dua foto dengan wajah yang berbeda itu.terbesit dalam hati Nala ingin bertanya kepada angel.dengan jurus nekatnya, dia pun memberanikan diri untuk bertanya.
"Angel," panggil Nala.
"ya, ada apa," jawab angel tanpa menoleh.
"mereka siapa,"
Bersambung....
...****************...
Mie ongklok adalah makanan khas Wonosobo, makanan favorit author ya guys.....
sedangkan dawet ayu adalah minuman khas banjarnegara... enak enak tenan guys...
dipangan mie'e....
di seruput dawet'e...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1