
Sesuai yang sudah ditetapkan, jika pernikahan akan diadakan hari ini.tiga hari, setelah kejadian memalukan itu.
Dan kini tiba waktunya, dimana angel akan mengucapkan janji pernikahan bersama Nala.
Di kediaman dewa Sasongko tengah diadakan akad nikah, antara Azrael angel, dan nalaya sasongko.
tidak begitu ramai, karena hanya ada pihak keluarga sasongko.sedangkan angel,hanya datang seorang diri, karena dia anak yatim piatu.itu sangat miris baginya.
Acara pernikahan baru saja dilaksanakan.
Air mata Nala mulai jatuh, sejak mendengarkan angel mengucapkan janji pernikahan.
Sakit, perih, kecewa, takut, campur aduk menjadi satu dalam perasaan Nala.
Dia terpaksa menikah, demi menjaga aib yang terjadi padanya.
Setelah mengucapkan janji pernikahan, kini mereka secara sah menjadi sepasang suami-istri.seusai bertukar cincin kini angel bersiap untuk mengecup kening Nala, sebagaimana semestinya.
lantas Nala yang menundukkan kepalanya, lalu
angel meraih kedua pipi Nala, dan mengecup kening Nala.
"cup" senyum angel terukir tulus ke arah Nala.
berbeda dengan Nala.justru disaat ini ia merasa gelisah, entah ia harus merasakan apa saat ini.
aku tidak tau harus bahagia, atau sedih?
tapi yang jelas hatiku begitu hancur saat ini.batin Nala.
kedua mempelai menyalami dewa, dan renita secara bergantian.mereka berdua tak lain adalah, kedua orang tua Nala.
"Nak, aku titipkan putri ku padamu.
jaga dia dengan baik,maka dengan ini aku menyerahkan putri ku secara baik-baik padamu.
tolong jangan sakiti dia, dan jangan kau sia-siakan dia.
Pulangkan dia pada kami secara baik-baik, jika kau tidak menginginkannya lagi. sebagaimana kau mengambilnya," ucap dewa kepada angel.
dewa beralih kepada Nala, dan matanya mulai berkaca-kaca.
"Dan kau, nala sayang.
Sejatinya seorang ayah adalah, cinta pertama seorang anak perempuan.
Namun kini kau telah bertemu dengan seseorang yang akan kamu cintai sepanjang hidup mu.
Nala, cintai dia seperti kau mencintai papa. patuhi dia, ikutlah dia kemanapun.
Karena kau sekarang tanggungjawabnya.
tugas papa menjagamu sudah selesai,"
Ucap dewa sembari menyentuh kepala Nala.
...----------------...
Setelah acara sakral itu selesai, beberapa orang berkumpul di kediaman dewa sasongko.
Hanya Nala yang tidak terlihat.
jelas saat ini dia berada di kamarnya, untuk melepas baju pengantin dan membersihkan riasan diwajahnya.
Sesekali dia menatap pantulan wajahnya,dari sebuah cermin di hadapannya .ia mendapati bayangan dirinya dengan mata yang sembab.
ya, Tuhan.kenapa nasib ku semalang ini ?
__ADS_1
aku dinikahi seseorang yang sudah menodai ku.
bahkan ini tidak berakhir begitu saja.
aku harus hidup dengannya, setelah apa yang ia perbuat pada ku.batin Nala.
Nala berpikir keras tentang apa yang menimpanya, seketika terbesit sesuatu dalam benaknya.
"Aku kuat, aku bukan wanita lemah,"
"Jadi aku harus membuat kesepakatan dengan nya,"
"maka dari itu aku bukan pihak yang dirugikan lagi,"
"Ya, kesepakatan.gumam Nala sembari bercermin.
Nala mencoba meyakinkan hatinya sendiri,jika selama ini dia adalah wanita yang kuat, dalam menghadapi situasi apapun.
tapi ia tidak bisa membohongi rasa sakit yang menjalar pada hatinya.
"Kenapa kau cengeng sekali? ayo, Nala bangkit. kau pasti bisa," imbuhnya Nala.
"Tok..tok..Tok.." Tiba-tiba pintu kamar diketuk.
"Masuk," jawab nala dari dalam kamar.
dengan tergesa-gesa Nala menghapus air matanya.
Angel berjalan masuk kedalam kamar, sembari melepas jas yang ia kenakan di acara pernikahan tadi. lalu berbaring di atas ranjang.
Nala menatap tajam kearah angel.
Bagaimana bisa dia setenang itu?sedangkan aku merasa setidak nyaman ini.batin nala.
terukir kebencian dari wajah dan mata Nala seketika melihat angel di hadapannya.
"Kenapa kau menatap ku seperti itu," Angel.
Dengan berani Nala menjawab pertanyaan angel dengan apa yang kini tengah berada di dalam otak dan hatinya.
"Meskipun kita telah menikah jangan harap kau bisa menyentuh ku," ucap Nala.
Cih,apa dia sedang mengatur ku? Batin angel.
"Aku ingin membuat kesepakatan dengan mu," ucap Nala dengan tatapan penuh harap.
"Apa," Jawab singkat angel.
"Tidak ada kontak fisik antara kita. kita akan berpisah, setelah enam bulan pernikahan jika tidak ada kecocokan di antara kita," jelas Nala.
Jadi dia ingin sekali berpisah! baru saja menikah sudah berpikir untuk berpisah.
Oke aku akan mengikuti permainan mu. Batin angel.
"Oke, aku terserah padamu," jawab angel.
Nala tersenyum kecut mendengar jawaban angel, karena dengan begitu mudah angel mengiyakan kemauan Nala.
Namun senyuman itu hanyalah alih-alih.
Jauh didalam hati Nala ada rasa sesak dalam kegelapan.
Ya Tuhan, maafkan aku yang akan mempermainkan sebuah pernikahan.
aku hanya takut jika suatu saat nanti, rasa benci ku berubah menjadi cinta.
aku lebih takut lagi jika mendapati kenyataan, disaat aku jatuh cinta padanya,
__ADS_1
Justru dia akan meninggalkan ku.
usiaku tidak muda lagi, bahkan dia masih sangat muda.aku takut, dia akan meninggalkan ku demi wanita yang yang lebih muda.
itu akan sangat miris bagi ku.
apa-apaan ini?dari jomblo,lalu menikah,dan menjadi janda setelah enam bulan ini. hiks hiks hiks...
Aku tau ini akan mengecewakan papa, mama, bahkan kak Hans. Tapi apa dayaku? aku akan berusaha semampuku. aku tidak ingin, menjadi korban cinta sepihak.batin nala.
Saat ini angel tengah memikirkan pesan dari dewa sasongko. pesan untuk menjaga dan membahagiakan Nala, kini mulai menjadi bayang-bayang yang mengusik benak angel.
Dia merasa jika acara Sakral itu dan pesan mertuanya itu bukan main-main.
Bagaimana cara ku membahagiakannya?
baru saja menikah, sudah meminta cerai.
Astaga, cobaan apa lagi ya Tuhan?Batin angel.
Nala yang baru selesai dengan kegiatannya pun mendekati ranjang.
"Aku mau tidur. kau, tidurlah di sofa," ucap Nala.
"Kau tidak ingin tidur dengan ku?
Inikan malam pertama kita," Goda angel.
Seketika Nala berkacak pinggang dan menajamkan pandangannya kearah angel.
"Apa kau mau, ini menjadi malam terakhir mu angel," ucap Nala dengan tatapan mengerikan.
"Cih, mulai hari ini aku memelihara serigala," gumam angel sembari bangkit menuju sofa panjang yang terletak tidak jauh dari ranjang itu.
Nala yang merasa kelelahan pun berbaring dan menutup tubuhnya dengan selimut,dan ia pun terlelap.
Sedangkan angel berbaring di sofa. namun sialnya, matanya justru enggan untuk terpejam.
Semalam dia hanya membolak-balikkan tubuhnya.angel akhirnya terlelap juga setelah bergelut dengan rasa ketidaknyamanan di tempat barunya itu.baru saja dia terlelap, dia langsung dibangunkan oleh suara orang mengigau.
"Tidak,"
"Tidak,"
"Aaaaaaaaaa"
Angel pun terbangun,ia mendapat Nala yang menggelinjang.lantas ia berjalan mendekati ranjang tempat nala tertidur.
"Sepertinya dia mimpi buruk," gumam angel.
"Hey bangun," ucap angel dan menepuk pelan pipi Nala.
Nala akhirnya sadar, dan membuka matanya. namun justru ia berteriak semakin keras.
ketika mendapati angel di hadapannya.
Aaaaaaaaaa...
"Pergi bedebah,"
"Pergi dari sini,"
"Pergi,"
Bersambung......
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1