MAWAR DAN MESIU

MAWAR DAN MESIU
Rencana Tuhan


__ADS_3

Nala semakin merasa frustasi mendengar cerita dari mulut angel.


ia membenamkan wajahnya ke dalam dada papanya.


perasaannya bercampur aduk,antara kecewa sakit hati,dan marah,karena mendapati kenyataan,bahwa dengan keadaan setengah sadar dia di perkosa oleh angel.


"Hiks hiks hiks. aku sangat kotor hiks,"


"Siapa yang tega menjebak ku, pa? hiks hiks," ucap Nala diiringi tangisan.


Dewa tidak menjawab, ia hanya diam dan mengelus kepala anak perempuan tercintanya.


Berbeda dengan Hans yang sedari tadi amarahnya sudah memuncak,dari tatapannya saja ia seperti hendak menelan angel hidup-hidup.


Kini Hans berjalan mendekati angel dengan wajah bringas nya,dan meraih kerah kemeja angel hingga angel berdiri dari duduknya.


"Kau, kau seharusnya tidak melakukannya,atau kau bisa pergi dari tempat itu.Kau memang br3ngsek," teriak Hans sembari melempar tubuh angel.


"Seandainya saja aku bisa, aku sudah pergi dari tempat itu," sangkal angel.


"Maksud, mu," Tanya Hans.


"Aku lupa menarik kuncinya saat masuk,dan seseorang mengunci pintunya dari luar. sebagai lelaki normal tentu birahi ku naik ketika melihatnya merobek pa..." angel tidak melanjutkan kata-katanya.


Hans semakin geram dengan penuturan jujur dari angel.


"Sekarang apa yang akan kau lakukan," tanya Hans dengan geram.


"Aku akan menikahinya, sebagai bentuk tanggungjawab ku," ucap angel dengan percaya dirinya.


"Ha...ha...ha...,cuih... Kau, kau pikir kau sebanding dengan kami," tanya Hans dengan kesombongannya.


"Aku memang tidak sebanding dengan keluarga anda yang bertahta.tapi suatu saat aku akan mensejajarkan diri,entah itu di atas atau dibawah Anda," Jelas angel.


"Kau terlalu percaya diri, nak.jika bermimpi janganlah terlalu tinggi,takutnya mulut mu ditabrak pesawat," jawab hans dengan nada yang mengejek.


Angel dengan santai hanya menyunggingkan senyum tipisnya.


"Kau itu hanya seorang bartender,bagaimana kau bisa sukses? ada-ada saja," ejek Hans lagi.


"Jika tidak,aku juga siap masuk penjara untuk menebus kesalahan ku," jelas angel.


"Jika kau dipenjara, lalu siapa yang akan bertanggungjawab jika adik ku sampai hamil," ucap Hans dengan nada kesal.


"Bagaimana dengan pendapat mu pa," tanya Hans pada papanya.


Dewa yang sedari tadi hanya menyimak, kini ia membuka suaranya.


"Oke, kita nikahkan mereka.cukup hanya keluarga dekat saja yang menghadiri,"


"Dan kau,siapa namamu,"


Angel mendongakkan kepalanya,dan ia menjawab.


"Azrael angel tuan," jawab angel.

__ADS_1


dewa mengangguk-anggukan kepalanya dengan pelan.


"Tiga hari lagi kalian akan menikah, sekarang kau boleh pergi,"


"ingat jangan mencoba untuk kabur," ucap dewa.


Keempat orang itu membubarkan diri masing-masing dari perbincangan yang telah usai.Sesuai yang sudah ditetapkan,bahwa dalam waktu tiga hari lagi angel dan Nala akan menjalani pernikahan.


...----------------...


Didalam kamar sebuah rumah mewah keluarga sasongko.


sepulangnya dari hotel Nala memasuki kamarnya,dan saat ini tengah menangis di pangkuan ibunya.sesekali ia mengeluhkan kejadian itu pada ibunya.


"Ma, kenapa ini terjadi? aku sangat malu,"


"Nala takut dia bukan orang yang baik,"


"Nala nggak mau menikah dengannya,Nala tidak mencintainya," Ucap Nala di iringi isak tangis.


"Nala sayang, dengerin mama ya. dia memang bersalah tapi dia mau bertanggung jawab. itu artinya, dia masih memiliki kebaikan. kamu nggak boleh menganggapnya dia bukan orang baik, hanya karena satu kesalahannya.di dunia ini tidak ada manusia yang sempurna," jelas mama Reni.


"Tapi dia sudah menghancurkan masa depanku, ma. dia menghancurkan hidup ku,"


"Dia merenggut...hiks hiks..."


Nala tidak sanggup melanjutkan kata-katanya.


"Nak, mama tau ini berat,bahkan juga menyakitkan. jika harus milih, siapa yang mau menikah dengan cara seperti ini,"


Jangan hanya menyalahkan satu pihak nak,


mungkin Tuhan punya rencana yang baik untukmu,"


"satu lagi,papamu pasti akan mengusut masalah ini sampai tuntas," ucap renita yang saat ini tengah menenangkan hati anaknya.


Nala hanya diam dan semakin mendalami tangisannya.saat ini ia tidak mampu berpikir dengan jernih,jadi sulit membedakan situasi.


"Nak, menurut lah demi dirimu sendiri.


Mama adalah orang pertama yang merasa sakit setelah dirimu pada kejadian ini," ucap Reni sembari menyeka air mata yang tak ia sadari turunnya.


Orang tua seharusnya bahagia melihat anak Perempuannya akan dipinang seseorang lelaki.


Tapi bukan dengan cara seperti ini.


Terutama kau sayang,Semoga Tuhan menukarkan dengan yang sepadan setelah apa yang terjadi.Batin Reni.


"Nala sayang,ingat kata-kata mama. Tuhan akan membuat hitam langit untuk mendatangkan pelangi,"


"Kau pasti akan menemukan kebahagiaan, jika kau ikhlas dalam menjalani setiap cobaan.


Karena sejatinya tidak ada ujian yang tidak dapat kita lampaui, selama kita bersabar, dan berusaha,"


"Sudah sana bersihkan dirimu,badan mu bau dan lengket sekali," Ucap Reni.

__ADS_1


Nala yang sudah merasa puas menangis beralih duduk di ranjang nya dan mengusap air matanya.


Reni memegang kedua pipi anak perempuannya,dan mengecup keningnya.


"Cup.sudah sayang, jangan menangis lagi masa cantik-cantik cengeng," ledek Reni.


Nala mengerucutkan bibirnya karena ulah mamanya.


"ah mama," rengek Nala.


"Sudah sana mandi! tuh ingus kamu kemana-mana,"


...----------------...


Beralih pada angel.


Di dalam sebuah apartemen kecil angel tengah berbaring di atas ranjangnya sembari menatap langit-langit apartemen,sesekali bergumam.


Bisa-bisanya aku terjebak masalah seperti ini dengan wanita itu.


Bahkan aku masih terlalu muda untuk menikah.gumamnya.


Angel teringat betapa galaknya dosen itu di Universitas.


flashback on


Waktu itu angel tengah duduk di taman dekat Universitas sembari mengerjakan sesuatu di atas bukunya.dari jalan setapak terdapat Nala tengah berjalan melintasi murid yang tengah duduk di tepi taman .


Semua murid yang tengah duduk lantas tertawa melihat tubuh bagian belakang Nala.


Karena banyak yang tertawa,Nala pun merasa aneh.


"Kenapa mereka tertawa,"


"Apa mereka menertawakan ku," gumam Nala.


Nala yang merasa aneh pun memperhatikan dirinya,dari ujung kaki sampai dada.


lantas ia meraba punggungnya,dan ia menemukan kertas yang menempel pada punggungnya.


"Kedalam 100meter,"


"Sial,aku dikerjain," gumamnya kesal.


Nala pun mengedarkan pandangannya dan betapa geramnya ia saat ini.


Oh, dia.batin Nala.


Nala tengah berjalan mendekati seseorang tengah duduk.


"Hey,kamu," Tunjuk Nala


Bersambung


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2